KediriNews.com – Misteri Hilangnya Pendaki di Gunung Wilis Kediri Akhirnya Terjawab, Ditemukan di Lokasi Ini!

Pada akhirnya, misteri mengenai hilangnya pendaki bernama Muhammad Agus (24) di kawasan Gunung Wilis Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, berhasil terpecahkan. Setelah dilakukan pencarian yang intensif oleh tim SAR gabungan, jenazah korban akhirnya ditemukan di lokasi yang tidak jauh dari jalur pendakian yang biasa digunakan.

Muhammad Agus, warga Cengkareng, Jakarta Barat, bersama dua temannya melakukan pendakian ke Puncak Limas Gunung Wilis melalui Jalur Sekartaji pada Selasa (8/10/2024). Namun, saat turun menuju Pos Sekartaji, Agus terpisah dari rekan-rekannya dan hingga kini belum ditemukan.

Tim BPBD Kabupaten Nganjuk, Basarnas Jawa Timur Bojonegoro, serta relawan dan masyarakat setempat langsung melakukan pencarian manual di lokasi tempat Agus terakhir kali terlihat. Upaya pencarian dilanjutkan dengan olah TKP untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut.

Novix Hariadi, Komandan Regu Basarnas Jawa Timur Bojonegoro, menyatakan bahwa pencarian pada hari pertama belum membuahkan hasil. “Kami akan memperluas area pencarian esok hari,” ujarnya.

Setelah berlangsung selama beberapa hari, akhirnya jenazah Muhammad Agus berhasil ditemukan di lereng sebelah timur Punggungan Wilis, di bawah Jalur Sekartaji. Lokasi penemuan ini diketahui juga menjadi jalur pendakian korban bersama kedua rekannya ke Puncak Limas.

“Jenazah korban ditemukan di bawah jalur, atau sekitar 180 meter dari Puncak Sekartaji,” kata Koordinator Unit Siaga Basarnas Bojonegoro, Novix Heryadi.

Jenazah Pendaki di Lereng Gunung Wilis

Jenazah Agus ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kedalaman 25 meter di bawah jalur, dengan jarak 180 meter jika ditarik garis lurus dari posisi tenda mereka di Sekartaji. Korban ditemukan dalam posisi tengkurap di semak-semak setelah tim gabungan mencium bau tak sedap.

“Proses evakuasi cukup sulit karena posisi jenazah berada di medan cukup curam dan miring,” tambah Novix Heryadi. Setelah dievakuasi, jenazah korban berhasil diturunkan sekitar jam 18.00 WIB, dan selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Nganjuk untuk dilakukan identifikasi.

Nantinya, setelah seluruh proses selesai, jenazah almarhum Muhammad Agus akan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sebelumnya, Agus dilaporkan hilang pada Rabu, 9 Oktober 2024. Ia melakukan pendakian ke Puncak Limas Gunung Wilis pada Selasa, 8 Oktober 2024, sekitar pukul 08.00 WIB, bersama kedua temannya, Aris dan Hari melalui Jalur Sekartaji, Nganjuk.

Setelah berhasil sampai Puncak Limas, mereka bertiga kemudian turun. Namun, sesampainya di pos Zero, Aris dan Heri baru sadar kalau Muhammad Agus sudah tidak ada.

Pencarian Pendaki di Gunung Wilis

Meski kasus ini terjadi di wilayah Nganjuk, peristiwa serupa juga pernah terjadi di Kediri. Seorang pendaki remaja bernama Galang Setia Ramadani (17) dilaporkan tersesat di kawasan Bukit Klotok, Kota Kediri, pada Minggu (23/11/2025) malam. Peristiwa ini terjadi di sekitar area Dam Tretes, salah satu titik jalur populer di kawasan tersebut.

Tim BPBD Kota Kediri langsung bergerak cepat setelah menerima laporan keadaan darurat dari Call Center Lapor Mbak Wali 112. Galang diketahui memulai pendakian melalui jalur Clasic pada pukul 16.00 WIB dan tiba di puncak Batu Bengkah sekitar satu jam kemudian. Saat perjalanan turun, Galang bertemu dengan seorang pria yang tidak dikenalnya, sehingga membuatnya merasa tidak nyaman dan mempercepat langkah.

Namun, kondisi semakin gelap, dan remaja asal Mojo Petok, Kabupaten Kediri tersebut mulai ragu terhadap jalur yang ia pilih. Minimnya cahaya dan kondisi malam membuatnya kehilangan orientasi hingga akhirnya tersesat.

Respons cepat BPBD Kota Kediri pun segera dilakukan. Tim URC-PB dikerahkan pada pukul 19.30 WIB untuk menyusuri jalur pendakian. Pencarian sempat terhambat karena minimnya penerangan di tengah kawasan hutan Bukit Klotok. Kondisi diperburuk hujan ringan yang menurunkan jarak pandang.

Setelah upaya intensif, Galang akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada pukul 20.49 WIB. Setelah pemeriksaan awal, ia diserahkan kembali kepada keluarganya pada pukul 21.29 WIB.

BPBD Kota Kediri pun menyarankan adanya pembentukan pos pendakian resmi di Bukit Klotok sebagai pusat informasi, pemantauan pendaki, dan mitigasi risiko.

Dengan penemuan jenazah Muhammad Agus di Gunung Wilis dan penyelamatan Galang di Bukit Klotok, kedua kejadian ini mengingatkan pentingnya persiapan yang matang sebelum melakukan pendakian, termasuk memahami jalur dan memastikan waktu turun yang aman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *