KediriNews.com – Mengapa Kota Kediri Disebut Kota Sangat Inovatif? Ini Sederet Prestasinya yang Mengagumkan

Kota Kediri, yang terletak di Jawa Timur, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada tahun 2025, Kota Kediri ditetapkan sebagai penerima Penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025 dengan predikat “Kota Sangat Inovatif” oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Hal ini menjadi bukti bahwa kota ini telah konsisten dalam menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Innovative Government Award merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri berdasarkan hasil pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID). Melalui pengukuran ini, pemerintah daerah dinilai dari berbagai aspek, mulai dari tata kelola pemerintahan, ekosistem inovasi, hingga kualitas serta kuantitas inovasi yang diimplementasikan untuk masyarakat.

Predikat “Kota Sangat Inovatif” diberikan kepada pemerintah daerah yang memperoleh skor Indeks Inovasi Daerah melampaui ambang batas sebagaimana ditetapkan dalam pedoman IGA 2025. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi dan keberhasilan daerah dalam menghadirkan terobosan di bidang tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta inovasi tematik daerah.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyampaikan bahwa penghargaan IGA 2025 bukanlah titik akhir, melainkan menjadi pemacu semangat untuk terus memperkuat ekosistem inovasi daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi menjadi dorongan agar kami semakin cepat menghadirkan solusi bagi masyarakat melalui inovasi yang relevan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Berdasarkan data, pada tahun 2025, Pemkot Kediri menetapkan sebanyak 150 inovasi yang tersebar di berbagai perangkat daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja dan kualitas layanan kepada masyarakat. Inovasi-inovasi tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjawab isu-isu strategis pembangunan kota secara kreatif dan adaptif.

Beberapa inovasi yang mencolok antara lain:

  • Pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan publik.
  • Pengembangan program pemberdayaan masyarakat.
  • Penguatan kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam menjawab tantangan pembangunan.

Selain itu, Kota Kediri juga berhasil mempertahankan penghargaan Swasti Saba Padapa 2025, yang menunjukkan keberhasilannya dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan lingkungan kota. Penghargaan ini diterima secara simbolik oleh Pj. Sekretaris Daerah Kota Kediri, Ferry Djatmiko, dalam acara yang digelar di Ruang Kilisuci Balai Kota Kediri.

Kota Kediri Swasti Saba Padapa 2025

Penghargaan Swasti Saba Padapa 2025 menjadi bukti bahwa Kota Kediri telah berhasil mempertahankan performa kuat di hampir seluruh tatanan, termasuk Tatanan Perlindungan Sosial yang meraih nilai sempurna 100.

Ferry Djatmiko menyampaikan bahwa kerja lintas sektor yang solid menjadi kunci keberhasilan Kota Kediri dalam kembali meraih nilai tinggi dalam penilaian Kota Sehat tahun ini. Ia menegaskan bahwa program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) bukan sekadar pemenuhan indikator penilaian, tetapi bagian dari strategi pembangunan kota yang menyeluruh.

“KKS bukan hanya tentang memenuhi syarat penilaian. Ini adalah tentang bagaimana menghadirkan Kota Kediri yang bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk seluruh warga. Pembangunan kesehatan itu tidak pernah selesai,” tegasnya.

Kota Kediri Program Kota Sehat Swasti Saba Padapa

Dengan capaian-capaian ini, Kota Kediri semakin memperkuat posisinya sebagai kota yang progresif dan siap menjawab tantangan pembangunan masa kini. Dengan konsistensi dan inovasi yang terus berkembang, Kota Kediri tidak hanya menjadi contoh bagi daerah lain, tetapi juga membuktikan bahwa kota kecil bisa memiliki dampak besar dalam dunia pemerintahan dan pembangunan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *