KediriNews.com – Mas Dhito Sidak Pembangunan Jembatan Kediri, Temukan Material yang Tidak Sesuai Standar

Dalam upaya memastikan kualitas dan keamanan infrastruktur yang sedang dibangun, Bupati Kediri, M. Sam’an Suryo atau lebih dikenal dengan panggilan Mas Dhito melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek pembangunan jembatan di wilayah Kabupaten Kediri. Dalam sidak tersebut, Mas Dhito menemukan adanya material yang digunakan dalam konstruksi jembatan yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Sidak dilakukan pada hari Rabu (20/11/2024), di lokasi proyek jembatan yang tengah dalam tahap pengerjaan. Mas Dhito mengunjungi lokasi bersama tim dari Dinas PUPR Kabupaten Kediri serta perwakilan dari instansi terkait lainnya. Selama kunjungan, ia memeriksa langsung kondisi struktur jembatan, bahan-bahan konstruksi, serta proses pengerjaan secara keseluruhan.

Mas Dhito sidak pembangunan jembatan Kediri temukan material tidak sesuai standar

“Saya ingin memastikan bahwa semua pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan rencana teknis dan standar kualitas yang telah ditentukan,” ujar Mas Dhito kepada awak media setelah melakukan sidak. “Jika ada yang tidak sesuai, maka kita harus segera tindak lanjuti agar tidak membahayakan masyarakat.”

Dari hasil sidak tersebut, ditemukan beberapa jenis material yang digunakan dalam konstruksi jembatan yang dinilai tidak memenuhi spesifikasi. Hal ini mencakup bahan beton dan besi baja yang digunakan sebagai komponen utama struktur jembatan. Menurut laporan tim teknis, penggunaan material yang tidak sesuai standar dapat berdampak buruk terhadap kekuatan dan daya tahan jembatan dalam jangka panjang.

Mas Dhito menyatakan bahwa pihaknya akan segera mengambil langkah tegas terhadap pelaku kontraktor yang diduga melanggar aturan. Ia juga meminta agar instansi terkait segera melakukan audit terhadap seluruh proses pengerjaan proyek jembatan tersebut.

[IMAGE: Mas Dhito sidak pembangunan jembatan Kediri temukan material tidak sesuai standar]

“Ini bukan sekadar masalah teknis, tapi juga berkaitan dengan tanggung jawab terhadap keselamatan masyarakat. Kita tidak bisa membiarkan proyek yang tidak memenuhi standar berjalan begitu saja,” tambahnya.

Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah untuk meningkatkan aksesibilitas dan mempercepat perkembangan ekonomi di wilayah Kediri. Jembatan yang sedang dibangun ini diharapkan dapat menjadi jalur alternatif yang lebih efisien bagi para pengguna jalan, terutama dalam menghubungkan Kabupaten Kediri dengan wilayah sekitarnya.

Dalam waktu dekat, pihak Dinas PUPR Kabupaten Kediri akan menggelar rapat koordinasi dengan pihak kontraktor dan instansi terkait untuk membahas tindak lanjut dari temuan tersebut. Selain itu, pihaknya juga akan memperketat pengawasan terhadap seluruh proses pengerjaan proyek jembatan agar tidak terulang kembali.

Mas Dhito menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau proyek infrastruktur yang sedang berlangsung, baik itu jembatan maupun jalan raya, guna memastikan bahwa semua pekerjaan dilaksanakan dengan baik dan sesuai standar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *