KediriNews.com – Akhirnya Terjawab! Misteri Kerusakan Lokomotif KA di Kediri yang Bikin Penumpang Telantar

Kecelakaan mengerikan terjadi di perlintasan sebidang di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, yang menyebabkan kerusakan parah pada lokomotif Kereta Api (KA) Kertanegara. Insiden ini berdampak signifikan bagi penumpang dan awak kereta api, serta menimbulkan pertanyaan besar tentang keselamatan lalu lintas di area perlintasan tanpa palang pintu.

Pada Senin (10/3/2025) sekitar pukul 11.00 WIB, KA Kertanegara jurusan Malang-Purwokerto tertabrak truk bermuatan pupuk di Km 175+4 antara Stasiun Kras-Ngadiluwih. Truk bernomor polisi AG 8154 GD yang dikemudikan Dafiq Ainul Fatini (51) warga Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, melaju dari arah timur ke barat. Saat itu, kereta api sedang melintas di jalur yang sama, sehingga terjadi tabrakan hebat.

Menurut Kasat Lantas Polres Kediri AKP I Made Jata Wiranegara, kecelakaan terjadi meskipun pengemudi truk telah diingatkan oleh pengendara roda dua yang juga ingin melewati perlintasan tersebut. Namun, truk tetap melanjutkan perjalanan dan akhirnya menabrak lokomotif KA Kertanegara.

Akibat kejadian ini, masinis KA Kertanegara, Mas Arif Syaifudin (33), dan asisten masinis Muchammad Dhofir (36), mengalami luka-luka dan sedang dirawat di Rumah Sakit Arga Husada. Sementara sopir truk mengalami cedera berat dan dirawat di RS Gambiran. Bahkan, salah satu penumpang truk dilaporkan tewas dalam kejadian ini.

Pupuk berserakan setelah truk tertabrak kereta api di Kediri

Seorang penumpang, Didik Sulistyo, mengaku kaget dengan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat kejadian, ia sedang berada di gerbong restoran dan tiba-tiba terlempar akibat benturan keras. “Saya langsung keluar dan melihat banyak penumpang lain yang panik. Bau tak sedap tercium setelah kejadian,” katanya.

Didik juga menyebutkan bahwa lokomotif mengalami kerusakan parah, sementara badan truk terlempar sekitar 10 meter dari titik kejadian. Proses evakuasi terbilang sulit karena pupuk yang berhamburan memenuhi ruang kemudi lokomotif.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul menyayangkan insiden ini. Menurutnya, kecelakaan ini tidak hanya menyebabkan kerusakan pada sarana KA, tetapi juga mengganggu operasional perjalanan. Selain itu, kejadian ini juga menyebabkan luka-luka pada awak kereta api.

Kerusakan lokomotif KA Kertanegara setelah tertabrak truk di Kediri

Rokhmad mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang. Ia menyoroti kurangnya kedisiplinan pengguna jalan yang sering kali menerobos perlintasan tanpa memperhatikan keselamatan.

“Keselamatan berlalulintas di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab bersama. Bukan hanya tanggung jawab KAI dan pemerintah daerah, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

PT KAI Daop 7 Madiun kini sedang melakukan perbaikan pada lokomotif dan rel kereta api yang rusak. Diharapkan, perjalanan KA dapat kembali normal dalam waktu dekat. Namun, para penumpang masih menunggu lokomotif pengganti untuk melanjutkan perjalanan mereka.

Insiden ini menjadi peringatan penting tentang pentingnya kesadaran masyarakat akan keselamatan lalu lintas, khususnya di area perlintasan sebidang. Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, kejadian serupa diharapkan bisa diminimalisir di masa depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *