KECELAKAAN PROYEK TOL! Truk Material Tabrakan di Kecamatan Banyakan pada 10 Desember 2025

0
Modifikasi-Truk-Sakera.JPG

KediriNews.com – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk material proyek Tol menggemparkan warga Kecamatan Banyakan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada hari Jumat (10/12/2025). Kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat truk yang sedang membawa material konstruksi menabrak kendaraan lain di jalan utama wilayah tersebut.

Menurut informasi awal yang diperoleh dari sumber lokal, truk tersebut diduga mengalami gangguan teknis hingga kehilangan kendali dan menabrak mobil pribadi serta sepeda motor yang sedang melintas. “Saya mendengar suara tabrakan keras dari arah depan. Saat itu saya sedang berada di dekat lokasi kejadian,” ujar salah satu warga setempat, Dedi Suryadi, kepada KediriNews.com.

Kronologi Kecelakaan

Berdasarkan keterangan petugas kepolisian, kecelakaan terjadi di jalur utama yang sedang dalam proses pengerjaan proyek pembangunan jalan tol. Truk yang mengangkut pasir dan batu bata diduga mengalami rem blong atau kehilangan kontrol akibat kondisi jalan yang licin dan kemungkinan kurangnya pengawasan terhadap kendaraan berat.

“Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi korban dan mengamankan kendaraan yang terlibat,” ujar Aiptu Arifin, anggota Satlantas Polres Nganjuk. Ia menambahkan, beberapa kendaraan rusak parah, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Tindakan Darurat dan Penyelidikan

Setelah kecelakaan terjadi, pihak kepolisian bersama tim medis segera tiba di lokasi untuk memberikan pertolongan pertama. Korban yang luka ringan dievakuasi ke Puskesmas terdekat, sementara kendaraan yang terlibat ditarik ke tempat aman agar tidak mengganggu lalu lintas.

Selain itu, pihak pengelola proyek Tol Nganjuk–Ponorogo juga turut merespons insiden ini. Mereka menyatakan akan memperketat pengawasan terhadap kendaraan-kendaraan yang melintasi area proyek, terutama kendaraan berat yang sering kali mengalami kelelahan atau kerusakan.

“Kami akan melakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan kendaraan dan memastikan bahwa semua alat transportasi memenuhi standar keselamatan,” kata Arman, perwakilan dari pihak kontraktor proyek.

Kesiapan Pengamanan Lalu Lintas di Area Proyek

Sebelumnya, pihak kepolisian dan dinas perhubungan telah melakukan langkah-langkah pencegahan kecelakaan di area proyek jalan tol. Seperti dijelaskan oleh Kompol Riki Fahmi Mubarok, Kasat Lantas Polresta Pati, kegiatan patroli rutin dilakukan untuk memastikan kondisi jalan dan rambu-rambu tetap dalam keadaan baik.

“Kami terus memantau area proyek karena rawan terhadap kecelakaan lalu lintas. Terutama di malam hari atau saat cuaca buruk,” ujarnya.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:

  1. Patroli rutin oleh petugas lalu lintas di titik-titik rawan.
  2. Pemeriksaan kelengkapan rambu lalu lintas, seperti lampu LED dan peringatan.
  3. Imbauan kepada pengemudi untuk menjaga kecepatan dan jarak aman.
  4. Koordinasi dengan kontraktor proyek untuk memastikan penanda proyek sesuai standar.

Dampak terhadap Masyarakat dan Proyek

Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi masyarakat sekitar bahwa area proyek jalan tol membutuhkan kewaspadaan ekstra. Banyak warga yang mengeluhkan ketidaknyamanan akibat lalu lintas yang sering terganggu, terutama di jam-jam sibuk.

“Kami berharap pihak proyek bisa lebih memperhatikan keselamatan masyarakat sekitar,” ujar Ibu Siti, seorang warga setempat.

Di sisi lain, proyek pembangunan jalan tol di Nganjuk masih terus berlangsung. Diharapkan, kejadian ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan lalu lintas, khususnya di daerah yang sedang dalam proses pembangunan infrastruktur.

Hashtag Terkait:

KECELAKAANPROYEKTOL #TrukMaterialTabrakan #Nganjuk #JalanTol #KeselamatanLaluLintas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *