KediriNews.com – Pada hari Jumat, 9 Desember 2025, Kantor Pos Kecamatan Wates di Kabupaten Kediri menjadi sorotan setelah antrean panjang terjadi akibat pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang diberikan oleh pemerintah. Masyarakat yang sebelumnya menunggu informasi mengenai cairnya bantuan ini langsung berbondong-bondong datang ke kantor pos, membuat suasana menjadi ramai dan memadat.
Menurut sumber lokal, ratusan warga mendaftar untuk mencairkan dana sebesar Rp600.000 yang dikabarkan akan diberikan sebagai bentuk dukungan bagi pekerja dengan penghasilan di bawah Rp3,5 juta. “Saya sudah menunggu sejak pagi hari, karena takut tidak bisa mendapatkan giliran,” ujar Siti Aminah, salah satu warga yang hadir di lokasi.
Antrean tersebut tidak hanya terjadi di depan pintu masuk, tetapi juga menjalar hingga ke area luar kantor pos. Petugas di lokasi mengatakan bahwa jumlah penerima BSU yang ingin mencairkan dana mencapai lebih dari 1.000 orang dalam satu hari. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program bantuan tersebut.
Proses Pencairan BSU di Kecamatan Wates
- Pendaftaran Awal
- Penerima BSU harus melakukan pendaftaran awal melalui laman resmi bsu.kemnaker.go.id.
-
Setelah berhasil mendaftar, penerima akan menerima notifikasi berupa QR Code yang dapat digunakan untuk proses pencairan.
-
Pengambilan Dana
- Penerima dapat memilih metode pencairan melalui Bank Himbara atau Kantor Pos.
-
Di Kantor Pos, petugas akan meminta NIK dan QR Code untuk memverifikasi identitas penerima.
-
Proses Pengambilan Uang
- Setelah verifikasi selesai, penerima akan menerima dana sebesar Rp600.000.
- Proses ini dilakukan secara cepat dan efisien, sehingga antrean tidak terlalu lama.
Peran Kantor Pos dalam Penyaluran BSU
Kantor Pos memiliki peran penting dalam distribusi BSU, terutama di daerah-daerah yang belum memiliki akses mudah ke bank. Dalam beberapa kasus, seperti yang terjadi di Kecamatan Wates, banyak warga memilih Kantor Pos sebagai tempat pencairan karena lebih dekat dan mudah diakses.
“Kami senang bisa membantu masyarakat dalam proses pencairan BSU. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai penyedia layanan publik,” ujar salah satu petugas Kantor Pos Wates kepada KediriNews.com.
Tanggapan dari Kemnaker
Meski antrean panjang terjadi, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah memberikan pernyataan bahwa pencairan BSU tahap kedua tidak akan dilakukan. Namun, hal ini tidak mengurangi antusiasme masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan tersebut.
Menurut data yang dirilis oleh Kemnaker, hingga Juli 2025, sebanyak 13.189.660 pekerja telah menerima BSU. Meskipun demikian, pencairan yang terjadi di Kecamatan Wates menunjukkan bahwa masih ada sebagian masyarakat yang belum menerima bantuan.
Rekomendasi bagi Penerima BSU
- Pastikan Anda telah mendaftar secara resmi melalui laman bsu.kemnaker.go.id.
- Jika menerima notifikasi “Anda telah ditetapkan sebagai penerima BSU”, segera lakukan verifikasi dan pencairan.
- Jangan percaya tautan palsu yang mengatasnamakan program BSU. Selalu gunakan link resmi dari Kemnaker.
Penutup
Kecamatan Wates menjadi contoh nyata betapa pentingnya program BSU bagi masyarakat pekerja. Meskipun pencairan tahap kedua tidak akan dilakukan, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Kantor Pos dan lembaga terkait terus berupaya agar semua penerima BSU dapat menerima bantuan sesuai ketentuan yang berlaku.





