Ringkasan Berita:
- Jalur Golden Ticket UNAIR 2026 memberi kesempatan masuk langsung bagi calon mahasiswa berprestasi tanpa mengurangi kuota SNBP reguler.
- Tiga syarat utama untuk dapatkan Golden Ticket yakni eligible SNBP, memilih UNAIR sebagai pilihan pertama, dan sertifikat keikutsertaan AEE.
- Airlangga Education Expo (AEE) 2026 digelar 23-25 Januari, menjadi syarat wajib bagi peserta Golden Ticket, dapat diikuti onsite maupun online, dan bukti kehadiran dicatat melalui pemindaian QR.
– Universitas Airlangga (UNAIR) kembali membuka Jalur Golden Ticket 2026, salah satu jalur seleksi unggulan yang memberikan kemudahan bagi calon mahasiswa untuk diterima tanpa melalui ujian tulis.
Jalur ini dirancang khusus bagi siswa berprestasi dan berpotensi tinggi yang ingin melanjutkan pendidikan di UNAIR dengan lebih cepat dan praktis.
Bagi para calon mahasiswa yang mengincar jalur Golden Ticket UNAIR, pameran Airlangga Education Expo (AEE) 2026 menjadi momen yang tidak dapat terlewatkan.
Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UNAIR, Achmad Solihin, menegaskan bahwa AEE bukan hanya sekadar ajang pameran pendidikan, tetapi juga menjadi salah satu syarat wajib dalam seleksi proses jalur masuk Golden Ticket UNAIR.
“Kalau ingin tahu lebih dalam tentang Golden Ticket, datang ke AEE. Kita menyelenggarakan ini selama tiga hari, dan ini waktu yang sangat berharga bagi calon Ksatria Airlangga,” ujar Solihin, dikutip dari laman unair.ac.id, Senin (12/1/2026).
Adapun AEE 2026 dijadwalkan pada tanggal 23 – 25 Januari 2026.
Peserta AEE dibagi menjadi dua yakni Onsite dan Online.
Peserta onsite adalah peserta yang sudah memiliki tiket dan hadir secara langsung ke lokasi kegiatan pada hari pelaksanaan AEE 2026.
Sementara peserta online adalah peserta yang memiliki jenis tiket virtual dan mengikuti AEE 2026 secara daring melalui kanal YouTube Universitas Airlangga.
Kehadiran peserta pada acara ini dibuktikan dengan pemindaian kode QR sebagai tanda kehadiran selama kegiatan berlangsung.
Namun, mengingat tingginya antusiasme pendaftar, panitia membuka tambahan kuota sebanyak 400 peserta untuk masing-masing hari pelaksanaan.
Tiga Syarat Utama Dapatkan Golden Ticket
Solihin menjelaskan bahwa terdapat tiga syarat utama mendapatkan Golden Ticket UNAIR 2026, sebagai berikut:
- Pertama, calon mahasiswa harus eligible mengikuti SNBP.
- Kedua, pilihan pertama di SNBP adalah Universitas Airlangga.
- Ketiga, memiliki bukti sertifikat keikutsertaan dalam AEE.
Golden Ticket sendiri merupakan program tahunan UNAIR untuk menjaring calon mahasiswa berprestasi, baik secara akademik maupun non-akademik.
Prestasi yang dinilai tidak terbatas pada olimpiade, tetapi juga kepemimpinan (ketua osis), olahraga, hingga penghafal kitab suci dari semua agama yang mendapatkan pengakuan di Indonesia.
Menariknya, Golden Ticket tidak akan mengurangi kuota jalur reguler SNBP.
Justru, Golden Ticket akan menambah kuota penerimaan.
Artinya, mahasiswa yang diterima melalui Golden Ticket adalah tambahan di luar kuota reguler.
Untuk kuotanya sendiri, Solihin menegaskan bahwa tidak ada kuota tetap per fakultas.
“UNAIR hanya akan menerima peserta yang benar-benar dinilai layak. Jika prestasi dianggap belum mencukupi, Golden Ticket bisa saja tidak diberikan,” katanya.
Linearitas, Prestasi, dan Kredibilitas Sertifikat Jadi Penentu
Dalam proses seleksi, PPMB UNAIR menilai prestasi secara menyeluruh, mulai dari bobot prestasi, tingkat kejuaraan, peringkat juara, hingga linearitas dengan program studi yang dipilih.
“Semakin linier prestasi yang dimiliki dengan jurusan yang dipilih, bobotnya akan semakin tinggi. Juara internasional tentu lebih tinggi bobotnya daripada juara nasional atau provinsi,” jelas Solihin.
Ia mencontohkan bahwa prestasi yang tidak relevan dengan program studi tetap menjadi penilaian, namun bobotnya berbeda.
Oleh karena itu, pemilihan prestasi dan jurusan menjadi faktor penting dalam peluang Golden Ticket.
Selain itu, Solihin juga menekankan pentingnya kredibilitas sertifikat prestasi.
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap keikutsertaan lomba sudah cukup, padahal prestasi harus dibuktikan dengan capaian juara dan berasal dari penyelenggara yang kredibel.
“Sekarang banyak olimpiade yang sifatnya bisnis, apalagi yang online. Kredibilitas penyelenggaranya tentu kami pertanyakan,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa UNAIR tidak pernah bekerja sama dengan bimbingan belajar (bimbel) mana pun.
“Kalau ada olimpiade yang mengklaim UNAIR bekerja sama dengan bimbel, itu tidaklah benar,” ujarnya.
Solihin mengingatkan agar calon mahasiswa dapat lebih selektif dalam memilih ajang prestasi yang lampirkan agar peluang untuk mendapat Golden Ticket semakin besar.
Sebagai informasi, siswa yang ingin mendaftar Golden Ticket wajib hadir dan mengikuti AEE 2026.
Untuk mendapatkan informasi selengkapnya tentang AEE 2026, peserta bisa akses melalui https://eduexpo.unair.ac.id/.
Jadwal AEE 2026
Pendaftaran Peserta ONSITE : 12 Januari 2026 Pukul 09.00 WIB s.d 18 Januari 2026 Pukul 15.00 WIB
Konfirmasi Kehadiran ONSITE : 20 – 21 Januari 2026
Penukaran Tiket ONSITE :
- Hari ke-1: 22-23 Januari 2026
- Hari ke-2: 23-24 Januari 2026
- Hari ke-3: 24-25 Januari 2026
Pendaftaran Peserta ONLINE : 12 Januari 2026 Pukul 09.00 WIB s.d 25 Januari 2026 Pukul 13.00 WIB
Pelaksanaan AEE 2026 : 23 – 25 Januari 2026
Ketentuan:
- Pendaftaran peserta onsite dapat ditutup sewaktu-waktu jika kuota telah terpenuhi.
- Kuota peserta onsite pada tanggal 23-25 Januari 2026 masing-masing sebanyak 3.000 peserta.
- Peserta yang tidak memiliki tiket AEE 2026 tidak diperkenankan masuk ke lokasi kegiatan.
- Peserta yang tidak mendapatkan tiket onsite dapat mengikuti kegiatan secara online.
(/Latifah)





