Mencari suasana healing yang tenang sekaligus sarat nilai sejarah bisa menjadi pilihan menarik saat merencanakan liburan ke Lombok.
Berada di wilayah Nusa Tenggara Barat, pulau ini tak hanya dikenal lewat pantainya, tetapi juga deretan destinasi budaya yang memikat.
Salah satu tempat wisata yang menyimpan jejak masa lalu adalah Taman Narmada, taman bersejarah yang hingga kini masih berdiri dan menjadi tujuan favorit wisatawan.
Taman Narmada dikenal sebagai tempat peristirahatan raja-raja pada masa Kerajaan Karangasem dan dibangun sejak tahun 1727.
Tak heran jika banyak wisatawan menyusun itinerary khusus untuk berkunjung ke Taman Narmada, terutama bagi mereka yang ingin menikmati wisata edukatif sekaligus rekreasi.
Berlokasi di Kabupaten Lombok Barat, taman ini dirancang sebagai miniatur keindahan lanskap Gunung Rinjani.
Suasana asri dengan pepohonan rindang dan kolam-kolam bersejarah membuat kawasan ini cocok untuk healing ringan.
Latar Gunung Rinjani juga menghadirkan udara sejuk yang menenangkan, jauh dari hiruk pikuk kota.
Berjalan menyusuri area taman seolah mengajak pengunjung menelusuri jejak kejayaan masa lalu Lombok.
Tak hanya menyuguhkan wisata sejarah, Taman Narmada juga dilengkapi wahana kekinian hingga kuliner khas daerah.
Bagi kamu yang belum memiliki panduan perjalanan, itinerary dari i bisa menjadi referensi liburan yang praktis dan informatif.
09.00 WITA — Tiba di Wisata Taman Narmada
Mulai perjalanan wisata dengan tiba di Taman Narmada pada pagi hari agar bisa menikmati kawasan taman dengan suasana yang masih sejuk.
Lokasi: Jalan Raya Mataram – Labuhan Lombok, Lembuak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
09.15 WITA — Registrasi Tiket Masuk
Sebelum menjelajah area taman, pengunjung perlu melakukan registrasi tiket masuk.
Informasi tiket:
- Tiket masuk wisatawan lokal: sekitar Rp 10.000/orang
- Tiket anak-anak: sekitar Rp 5.000/orang
- Parkir: mulai Rp 5.000
Catatan: Untuk wisatawan luar Lombok, terkadang diarahkan menggunakan jasa pemandu lokal dengan biaya tambahan secara fleksibel.
09.30 WITA — Jelajah Area Sejarah Taman Narmada
Pengunjung bisa melihat kolam pemandian para raja Selaparang, bangunan peninggalan kerajaan, serta pura yang berada di dalam kompleks taman.
Berjalan kaki menyusuri area taman cukup menguras energi karena luasnya kawasan, namun sebanding dengan pengalaman edukatif yang didapat.
Beberapa spot juga cocok dijadikan latar foto dengan nuansa klasik dan alami.
10.30 WITA — Wahana Flying Fox
Setelah puas berkeliling, saatnya mencoba wahana flying fox yang menjadi salah satu daya tarik kekinian di Taman Narmada.
Wahana ini memiliki lintasan cukup panjang dan aman digunakan, dengan batas berat badan maksimal sekitar 150 kilogram.
Aktivitas ini cocok bagi pengunjung yang ingin memacu adrenalin ringan di tengah suasana alam.
Harga flying fox berkisar Rp 30.000 per orang, sudah termasuk antar-jemput kembali ke titik awal menggunakan sepeda motor.
12.00 WITA — Wisata Kuliner Sate Bulayak
Usai beraktivitas, jangan lewatkan kuliner khas yang populer di kawasan Taman Narmada, yakni sate bulayak.
Berbeda dengan sate pada umumnya, sate bulayak disajikan dengan lontong khas yang dibungkus daun aren.
Cita rasanya gurih dengan bumbu khas Lombok yang kaya rempah, cocok dinikmati saat siang hari.
Estimasi makan: Rp 30.000/orang.
13.00 WITA — Air Awet Muda Taman Narmada
Salah satu daya tarik utama Taman Narmada adalah air awet muda yang bersumber langsung dari Gunung Rinjani.
Air ini dipercaya masyarakat setempat memiliki khasiat menyegarkan tubuh dan menjaga vitalitas.
Pengunjung diperbolehkan meminum langsung atau membasuh wajah, dengan mengikuti aturan adat yang berlaku.
Untuk membawa pulang air, biasanya dikenakan biaya tambahan dan pembelian botol khusus.
Catatan penting: Terdapat pantangan tertentu bagi pengunjung, seperti tidak diperkenankan datang dalam kondisi berduka atau bagi perempuan yang sedang datang bulan.
13.30 WITA — Spot Irigasi Peninggalan Belanda & Foto-foto
Sebelum meninggalkan kawasan wisata, sempatkan mengunjungi saluran irigasi peninggalan Belanda yang dibangun pada tahun 1935.
Spot ini memiliki panjang sekitar 300 meter dan menjadi lokasi favorit untuk berjalan santai sekaligus berfoto.
14.00 WITA — Perjalanan Pulang
Setelah selesai menyusuri Taman Narmada dan kulineran sate bulayak, kamu bisa pulang dengan membawa pengalaman liburan yang menyenangkan.
Tonton juga:
Rincian estimasi dalam itinerary Taman Narmada:
| Tiket Masuk | Rp 10.000 |
| Makan | Rp 30.000 |
| Parkir | Rp 5.000 |
| Bensin/BBM (PP) | Rp 20.000 |
| TOTAL | Rp 65.000 |
/nurulintaniar





