KediriNews.com – Pada tanggal 10 Desember 2025, masyarakat Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, menggelar acara olahraga yang menarik perhatian banyak pihak. Acara ini diberi nama “Calisthenics! Otot Kawat Balung Besi”, yang menjadi ajang bagi para peserta untuk menunjukkan kekuatan dan ketahanan fisik mereka melalui latihan bodyweight training. Acara ini diselenggarakan di Lapangan Desa Sumberjo, yang menjadi pusat kegiatan olahraga di wilayah tersebut.
“Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan calisthenics sebagai bentuk olahraga yang efektif dan bisa dilakukan kapan saja tanpa memerlukan alat berat,” ujar Ibu Siti Aminah, salah satu penyelenggara acara. Menurutnya, calisthenics tidak hanya membantu meningkatkan kebugaran tetapi juga memberikan manfaat psikologis seperti meningkatkan konsentrasi dan mengurangi stres.
Perkembangan Olahraga Calisthenics di Indonesia

Calisthenics, atau latihan dengan beban tubuh sendiri, telah menjadi tren global dalam beberapa tahun terakhir. Di Indonesia, olahraga ini semakin diminati oleh kalangan muda dan dewasa. Dalam acara ini, peserta dapat melakukan berbagai gerakan seperti push-up, pull-up, plank, serta l-sit. Tidak hanya itu, peserta juga diajarkan teknik-teknik dasar agar bisa melakukan gerakan lebih kompleks secara aman.
Menurut data dari Wiley Journal (2025), olahraga seperti calisthenics memiliki manfaat signifikan untuk kesehatan jantung, otot, dan sistem pernapasan. Selain itu, latihan ini juga meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan tubuh.
“Kami ingin masyarakat lebih sadar akan pentingnya olahraga secara mandiri dan tidak selalu bergantung pada fasilitas gym,” tambah Ibu Siti. “Dengan calisthenics, mereka bisa berlatih kapan saja dan di mana saja.”
Manfaat Olahraga Calisthenics
![]()
Calisthenics adalah jenis latihan yang menggunakan berat badan sebagai beban. Gerakan-gerakan yang dilakukan mencakup push-up, squat, plank, dan lainnya. Latihan ini sangat efektif untuk membangun kekuatan otot, meningkatkan daya tahan, dan meningkatkan fleksibilitas.
Menurut artikel Healthline (2025), calisthenics juga membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar kalori secara efisien. Ini membuat olahraga ini cocok untuk orang-orang yang ingin menurunkan berat badan tanpa harus pergi ke gym.
Selain itu, calisthenics juga baik untuk kesehatan mental. Sebuah studi dari Centers for Disease Control and Prevention (2025) menyebutkan bahwa aktivitas fisik seperti calisthenics dapat mengurangi gejala stres dan depresi. Hal ini karena olahraga memicu pelepasan endorfin yang memberikan rasa nyaman dan bahagia.
Tips Berlatih Calisthenics
Untuk pemula, berlatih calisthenics tidak harus dilakukan secara intensif. Berikut beberapa tips yang bisa diikuti:
- Mulai dari gerakan dasar seperti push-up, squat, dan plank.
- Lakukan pemanasan sebelum berlatih untuk menghindari cedera.
- Jaga pola makan agar tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup.
- Istirahat cukup setelah berlatih agar otot bisa pulih.
- Gunakan alat bantu seperti pull-up bar atau rings jika diperlukan.
“Kunci utama dalam berlatih calisthenics adalah konsistensi dan kesabaran,” kata Ibu Siti. “Jangan terburu-buru, fokus pada teknik dan progres yang kamu capai.”
Kesimpulan
Acara “Calisthenics! Otot Kawat Balung Besi” di Kecamatan Papar pada 10 Desember 2025 menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga yang sederhana namun efektif. Dengan berlatih calisthenics, masyarakat bisa menjaga kebugaran tanpa harus menghabiskan banyak uang. Selain itu, olahraga ini juga memberikan manfaat psikologis dan sosial, seperti meningkatkan kepercayaan diri dan membangun komunitas.
Melalui acara ini, diharapkan semakin banyak orang yang tertarik untuk mencoba calisthenics dan mengadopsinya sebagai gaya hidup sehat.





