BUS SATRIA GRATIS! Angkutan Sekolah Beroperasi di Kecamatan Kota pada Senin, 1 Desember 2025!

0

KediriNews.com – Pemerintah Kota Kediri resmi meluncurkan Bus Satria, sebuah angkutan umum gratis yang akan beroperasi mulai Senin, 1 Desember 2025. Program ini merupakan inisiatif terbaru dalam upaya meningkatkan akses transportasi bagi masyarakat dan memperkuat kualitas layanan angkutan umum di kota tersebut.

“Bus Satria adalah bagian dari komitmen kami untuk menyediakan transportasi yang ramah lingkungan, efisien, dan dapat diakses oleh semua kalangan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Didik Catur. “Dengan adanya Bus Satria, kami berharap dapat mengurangi kemacetan lalu lintas serta memberikan alternatif transportasi yang lebih nyaman.”

Bus Satria sebelumnya digunakan sebagai angkutan sekolah, tetapi kini fungsinya diperluas untuk melayani masyarakat umum. Bus ini akan beroperasi di rute yang melewati pusat perdagangan, pasar, stasiun, mall, dan pusat pemerintahan. Titik pemberangkatan utama berada di Terminal Tamanan, salah satu terminal terdekat dengan bandara yang akan dibangun di Kota Kediri.

“Kami melakukan uji coba rute untuk memastikan ketepatan waktu tiba di setiap halte,” tambah Didik. “Kami menggunakan tiga bus selama uji coba, dan hasilnya akan menjadi dasar operasional resmi nanti.”

Selain itu, Bus Satria juga akan berperan dalam mendukung pengembangan infrastruktur bandara di Kediri. Dishub Kota Kediri telah berkomunikasi dengan DAMRI untuk menyiapkan kerja sama angkutan darat menuju bandara. “Terminal Tamanan adalah terminal yang paling dekat dengan bandara, jadi kami harap penumpang bisa transit di sini sebelum melanjutkan perjalanan ke kota lain,” ujarnya.

Fungsi dan Jadwal Operasional Bus Satria

Bus Satria memiliki kapasitas hingga 35 penumpang, baik duduk maupun berdiri. Fungsi utamanya tetap menjemput dan mengantar pelajar sekolah dasar dan menengah, namun setelah jam pelajaran usai, bus akan kembali melayani masyarakat umum.

  1. Jadwal Antar-Jemput Pelajar:
  2. Mulai pukul 05.00 pagi hingga pukul 15.00 sore.
  3. Setelah pelajar pulang, bus akan kembali melayani masyarakat umum hingga pukul 17.00.

  4. Rute Utama:

  5. Terminal Tamanan → Pasar → Stasiun → Mall → Pusat Pemerintahan.
  6. Rute ini dirancang agar bisa mencakup berbagai fasilitas umum dan sentra aktivitas masyarakat.

  7. Kapasitas Penumpang:

  8. Mampu mengangkut hingga 35 orang per bus.
  9. Dilengkapi dengan fasilitas kenyamanan seperti tempat duduk dan sistem AC.

Filosofi Nama ‘Satria’

Nama Bus Satria bukan hanya sekadar nama, tetapi juga memiliki makna filosofis. Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menjelaskan bahwa Satria merupakan akronim dari Sarana Transportasi Kediri Bahagia.

“Filosofi Satria mengandung semangat untuk memberi manfaat dan melayani dengan gagah berani serta tanpa pamrih,” kata Wali Kota. “Harapan kami, Bus Satria tidak hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga simbol perubahan positif dalam kehidupan masyarakat.”

Program ini juga merupakan respons terhadap kebutuhan transportasi yang semakin meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan mobilitas masyarakat. Sebelumnya, sarana transportasi umum seperti mikrolet sempat mengalami penurunan jumlah karena berbagai faktor, termasuk kurangnya pemeliharaan dan pengelolaan yang optimal.

Dukungan dari Stakeholder

Pemerintah Kota Kediri bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran operasional Bus Satria. Salah satunya adalah Polres Kediri, yang turut mengapresiasi inisiatif ini. Wakapolres Kediri Kompol Yoyok Dwi Purnomo menyampaikan bahwa program ini akan membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di jam-jam sibuk.

“Bus Satria bisa menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan, terutama di area perkotaan. Selain itu, program ini juga berkontribusi pada keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.

Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi dan sosial. Dengan akses transportasi yang lebih mudah, masyarakat bisa lebih leluasa melakukan berbagai aktivitas, termasuk belanja, bekerja, atau mengunjungi tempat ibadah.

Kesimpulan

Bus Satria adalah langkah penting dalam membangun sistem transportasi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Kota Kediri. Dengan beroperasinya angkutan gratis ini, pemerintah berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat akan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau. Diharapkan, Bus Satria tidak hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga menjadi simbol kemajuan dan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.



Bus Satria Beroperasi di Rute Kota Kediri

Bus Satria Mengangkut Pelajar di Kota Kediri

BusSatria #AngkutanGratis #TransportasiKotaKediri #PemkotKediri #SatriaBahagia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *