KediriNews.com – Pada 5 Desember 2025, masyarakat dan para peneliti sejarah kembali dihebohkan dengan penggalian kembali Situs Tondowongso di Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Proses ekskavasi ini menandai langkah penting dalam upaya mengungkap kembali warisan sejarah yang diyakini berkaitan dengan masa kejayaan Kerajaan Majapahit. Meski sebelumnya ekskavasi pada Agustus 2025 belum memberikan temuan signifikan, kini pihak arkeolog kembali memfokuskan perhatian pada situs tersebut.
Proses Ekskavasi dan Temuan Awal
Ekskavasi terbaru dilakukan oleh tim arkeolog dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dipimpin oleh Lintang Andamarati. Dalam wawancara dengan METARA pada 28 Agustus 2025, ia menjelaskan bahwa fokus utama bukan lagi penggalian mendalam, melainkan pengupasan struktur agar bentuk asli situs lebih tampak. “Utamanya untuk menunjukkan struktur Situs Tondowongso. Kalau ada wisatawan yang main kesini biar lebih mengetahui struktunya candi induknya,” jelas Lintang.
Selama proses ekskavasi, tim berhasil menemukan bata kuno dan beberapa fragmen gerabah. Salah satu temuan yang menarik adalah fragmen bata takikan – bata khusus yang berfungsi sebagai pengunci susunan bata. Selain itu, ditemukan dua batu andesit dengan kondisi berbeda. Satu ditemukan di dalam area candi induk pada kedalaman sekitar satu meter, sementara satu lainnya berbentuk kotak utuh di kedalaman sekitar 1,5 meter di sudut barat laut situs.
Potensi Pengembangan Situs Tondowongso
Meskipun hasil ekskavasi kali ini belum memberikan penemuan besar, tim arkeolog menilai situs ini masih memiliki potensi pengembangan. Bentuk candi induk mulai terlihat, dan dapat menjadi fokus penggalian berikutnya. “(Temuan) itu masih belum diidentifikasi, dan saat ini masih dalam proses dibersihkan,” terang Lintang.
Lintang menegaskan bahwa kini sudah terlihat bentuk dasar candi induk di Situs Tondowongso. Tahap selanjutnya bisa diarahkan pada penampakan struktur yang lebih lengkap. Ia menambahkan bahwa ekskavasi ini menandai langkah awal dalam upaya mengungkap kembali warisan sejarah di Situs Tondowongso, yang diyakini menyimpan nilai penting bagi kebudayaan Jawa Timur.

Pentingnya Situs Tondowongso dalam Sejarah
Situs Tondowongso diperkirakan merupakan bagian dari kompleks candi yang berhubungan dengan masa kerajaan Majapahit. Penemuan bata merah dan batu andesit menunjukkan bahwa wilayah ini pernah menjadi pusat aktivitas keagamaan atau pemerintahan. Namun, hingga saat ini, informasi tentang sejarah pasti situs ini masih terbatas. Oleh karena itu, ekskavasi yang dilakukan oleh tim arkeolog sangat penting untuk memperluas pemahaman kita tentang peradaban kuno di wilayah ini.
Langkah Berikutnya dan Harapan Masyarakat
Dengan rencana ekskavasi yang akan digelar pada 5 Desember 2025, masyarakat dan para ahli berharap dapat menemukan lebih banyak bukti sejarah yang relevan. Hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan minat wisata budaya di Kecamatan Gurah, khususnya bagi mereka yang tertarik dengan sejarah dan arkeologi.

Kesimpulan dan Tantangan Ke depan
Ekskavasi Situs Tondowongso tidak hanya menjadi langkah penting dalam pelestarian warisan budaya, tetapi juga menjadi ajang pembelajaran bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga dan melestarikan sejarah bangsa. Meskipun tantangan seperti keterbatasan dana dan teknologi masih ada, semangat para arkeolog dan dukungan masyarakat memberikan harapan besar untuk masa depan situs ini.
Hashtag Terkait:





