KediriNews.com – Pada hari Jumat, 9 Desember 2025, kelompok tani di Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, menggelar upacara sujud syukur setelah menerima bantuan traktor dari pemerintah. Acara ini menjadi momen penting bagi para petani yang sebelumnya kesulitan dalam proses pengolahan lahan pertanian.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan traktor ini. Dengan alat ini, kami bisa menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan efisien,” ujar Ketua Kelompok Tani Sujud Syukur, Budi Santoso, seperti dikutip dari laporan KediriNews.com.
Bantuan traktor ini merupakan bagian dari program bantuan pertanian yang digelontorkan oleh Kementerian Pertanian melalui anggaran Rp10 triliun. Anggaran tersebut dialokasikan untuk pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti traktor, rice transplanter, dan pompa air. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi di sektor pertanian.
Peningkatan Produktivitas Berkat Mekanisasi
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah fokus pada mekanisasi pertanian sebagai upaya meningkatkan hasil panen. Salah satu alat yang paling diminati adalah traktor, yang membantu mempercepat proses pengolahan tanah dan pengangkutan hasil panen.
Menurut Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Andi Nur Alam Syah, penggunaan traktor dapat memangkas kehilangan hasil panen hingga 3–5 persen, jauh lebih baik dibanding metode manual. “Itu jauh lebih cepat dibandingkan cara tradisional yang bisa memakan waktu hingga dua sampai tiga hari,” jelasnya.
Selain itu, bantuan traktor juga membantu mengurangi beban kerja fisik para petani. Dengan alat ini, mereka tidak perlu lagi melakukan pekerjaan manual yang melelahkan, sehingga dapat fokus pada pengelolaan tanaman secara optimal.
Proses Pengajuan Bantuan Alsintan
Meski bantuan traktor ini disambut antusias, tidak semua petani mengetahui cara mendapatkan bantuan tersebut. Menurut informasi dari Kementerian Pertanian, proses pengajuan bantuan alsintan dilakukan melalui dinas pertanian kabupaten/kota.
Berikut langkah-langkah pengajuan bantuan alsintan:
- Petani atau kelompok tani membuat proposal pengajuan bantuan alat dan mesin pertanian.
- Proposal diserahkan kepada dinas pertanian kabupaten/kota dengan datang langsung ke kantor.
- Petugas mengecek kelengkapan proposal dan dokumen pendukung, seperti identitas anggota kelompok tani.
- Jika proposal/dokumen belum lengkap, maka proposal dikembalikan untuk dilengkapi.
- Jika lengkap, proposal diteruskan ke Kementan.
- Kelompok tani yang mendapatkan bantuan akan melakukan serah terima dan menandatangani dokumen pertanggung jawaban.
Peringatan Terkait Hoaks Bantuan Alsintan
Meski bantuan alsintan resmi diberikan oleh pemerintah, masyarakat perlu waspada terhadap hoaks yang beredar. Beberapa waktu lalu, sebuah akun Facebook mengklaim bahwa ada tautan untuk mendapatkan bantuan alsintan 2025, termasuk traktor. Namun, penelusuran Kompas.com menunjukkan bahwa tautan tersebut palsu dan merupakan modus pencurian data pribadi.
Kementerian Pertanian menegaskan bahwa pengajuan bantuan harus dilakukan melalui jalur resmi, bukan melalui situs-situs yang tidak jelas. Para petani diminta untuk tidak memasukkan data pribadi ke situs yang mencurigakan agar terhindar dari penipuan.
Momen Sujud Syukur di Kayen Kidul
Acara sujud syukur di Kecamatan Kayen Kidul dihadiri oleh ratusan petani, tokoh masyarakat, serta perwakilan dinas pertanian setempat. Acara ini berlangsung khidmat, dengan doa-doa dan harapan agar bantuan traktor dapat memberikan manfaat nyata bagi para petani.
“Kami berharap bantuan ini bisa menjadi awal dari perubahan positif di sektor pertanian. Semoga dengan traktor ini, hasil panen kami semakin meningkat,” tambah Budi Santoso.

Harapan untuk Masa Depan Pertanian
Dengan bantuan traktor, para petani di Kayen Kidul kini memiliki harapan baru untuk meningkatkan produksi pertanian. Selain itu, acara ini juga menjadi momentum untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya inovasi dan teknologi dalam sektor pertanian.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, Suryo Wibowo, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para petani. “Kami berharap bantuan ini bisa menjadi awal dari perubahan positif di sektor pertanian. Semoga dengan traktor ini, hasil panen kami semakin meningkat,” katanya.
Hashtag Terkait:





