ASUS resmi memperkenalkan lini Workspace AI ASUS di CES 2026

CES identik dengan teknologi yang mencuri perhatian, tetapi ASUS di CES 2026 memilih pendekatan yang lebih membumi.

Melalui acara virtual “Always Incredible” dan visi “Ubiquitous AI. Incredible Possibilities”, ASUS menegaskan bahwa AI harus hadir sebagai alat kerja yang praktis: mempercepat tugas, merapikan alur kerja, dan tetap aman saat dipakai di lingkungan bisnis.

ASUS menempatkan Workspace AI sebagai salah satu sorotan utama. Fokusnya jelas: bagaimana AI bisa dipakai untuk produktivitas harian, bukan sekadar demo yang terlihat keren.

Workspace AI ASUS

ASUS memposisikan Workspace AI sebagai rangkaian solusi yang menggabungkan Cloud AI dan On-Premises AI. Kombinasi ini penting karena banyak organisasi tidak bisa sepenuhnya bergantung pada cloud publik, terutama ketika berurusan dengan data sensitif.

Di CES 2026, ASUS menampilkan Workspace AI sebagai ekosistem: ada platform AI untuk workflow, ada akselerator AI yang ringkas, dan ada mini PC yang dirancang untuk menjalankan AI secara lokal.

Salah satu produk kunci Workspace AI adalah ASUS MyExpert, platform AI all-in-one yang ditujukan untuk membantu profesional bekerja lebih cepat dan lebih rapi.

MyExpert membawa fitur-fitur yang dekat dengan kebutuhan kantor, seperti:

  • AI Chat untuk tanya-jawab cepat dan bantuan pencarian informasi
  • Knowledge Hub sebagai pusat pengetahuan internal
  • Tool produktivitas seperti AI Writer dan Mail Master
  • AI ExpertMeet untuk merangkum rapat dan menyusun daftar tindakan otomatis
  • File Search untuk pencarian file instan

ASUS juga menekankan aspek perlindungan data agar kolaborasi tetap aman, baik saat dipakai secara lokal maupun lewat cloud.

 

ASUS UGen300

ASUS juga memperkenalkan UGen300 USB AI Accelerator, perangkat plug-and-play yang dirancang untuk membuat perangkat apa pun lebih siap menjalankan tugas AI.

Perangkat ini ditenagai prosesor Hailo-10H dengan kemampuan akselerasi hingga 40 TOPS, serta dibekali memori khusus LPDDR4 8GB untuk membantu menangani pemrosesan AI tanpa membebani perangkat host.

Karena mengusung koneksi USB-C dan mendukung Windows, Linux, serta Android, UGen300 ditujukan untuk kebutuhan edge generative AI yang lebih fleksibel, termasuk untuk menjalankan beragam model seperti LLM/VLM, serta kompatibel dengan framework populer seperti TensorFlow, PyTorch, dan ONNX.

Dalam praktiknya, UGen300 menarik untuk organisasi yang ingin mulai mengadopsi AI secara bertahap, tanpa harus langsung mengganti perangkat kerja yang sudah ada.

ASUS NUC 16 Pro

Untuk kebutuhan komputasi yang lebih serius, ASUS menampilkan ASUS NUC 16 Pro Mini PC.

Produk ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat ringkas tetapi kuat untuk pengembangan AI, machine learning, dan analisis data.

NUC 16 Pro menggunakan prosesor Intel Core Ultra X9 Series 3 dan memori LPDDR5x, serta diklaim mampu menghadirkan performa hingga 180 TOPS di level platform.

 

ASUS juga menambahkan fitur AI SuperBuild agar pengguna dapat melatih dan menyesuaikan LLM secara lokal, sehingga beban kerja AI bisa berjalan lebih efisien sekaligus menjaga data sensitif tetap berada di lingkungan internal.

Dari sisi konektivitas, perangkat ini membawa WiFi 7, Bluetooth 6, dual LAN, dukungan dual SSD, serta fTPM 2.0, dan masih memberi ruang ekspansi dengan dukungan tampilan hingga quad 4K.

NUC 16 Pro menegaskan arah ASUS bahwa AI tidak harus selalu berjalan di cloud, terutama untuk kebutuhan yang menuntut kontrol data dan latensi rendah.

ExpertCenter PN55

ASUS juga menghadirkan ExpertCenter PN55, mini PC yang ditujukan untuk beban kerja intensif di perusahaan, kantor, dan industri.

Perangkat ini ditenagai prosesor AMD Ryzen AI 400 Series hingga 12 core/24 thread, dipadukan dengan grafis terintegrasi AMD Radeon 800M, serta NPU AMD XDNA2 dengan kemampuan hingga 55 TOPS.

ASUS mengemasnya dalam chassis ringkas 0,6 liter dengan desain bebas alat, sekaligus melengkapinya dengan konektivitas yang relevan untuk kebutuhan modern seperti dual LAN 2,5G, enam port USB, dan WiFi 7.

Untuk mendukung produktivitas multi-tasking, PN55 juga sanggup menjalankan hingga empat layar 4K secara bersamaan.

Dengan kombinasi performa AI dan bentuk yang ringkas, PN55 menargetkan pengguna yang butuh perangkat hemat ruang, tetapi tetap siap untuk workflow modern yang semakin bergantung pada AI.

Workspace AI ASUS di CES 2026 menunjukkan pergeseran yang menarik, dimana AI tidak hanya menjadi fitur, tetapi menjadi fondasi kerja modern.

 

Melalui MyExpert untuk workflow, UGen300 untuk akselerasi praktis, serta NUC 16 Pro dan ExpertCenter PN55 untuk komputasi lokal, ASUS menawarkan pilihan yang fleksibel sesuai kebutuhan organisasi.

Ke depan, tantangan terbesar bukan sekadar menghadirkan AI, melainkan memastikan AI benar-benar membantu kerja sehari-hari tanpa mengorbankan kontrol dan keamanan data.

(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *