Aktivis Virdian Aurellio kena teror mengancam nyawa, kaca VW Polo miliknya sengaja dipecah OTK

Aktivis Virdian Aurellio Kena Teror Mengancam Nyawa, Kaca VW Polo Miliknya Sengaja Dipecah OTK

Aktivis Virdian Aurellio Kena Teror Mengancam Nyawa, Kaca VW Polo Miliknya Sengaja Dipecah OTK

Teror pecah kaca dan ancaman nyawa dialami Aktivis dan influencer, Virdian Aurellio Hartono, kaca pintu VW Polo dipecah orang tak dikenal

/ Peristiwa

Irsyaad W January 3rd, 12:30 PM January 3rd, 12:30 PM

– Aktivis dan influencer, Virdian Aurellio Hartono kena teror mengancam nyawa.

Kaca pintu kanan depan VW Polo miliknya sengaja dipecah orang tak dikenal (OTK) di Jakarta Barat, (22/12/25) lalu.

Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @virdian_aurellio, Ia menyebut kaca mobilnya dipecah dengan batu oleh OTK pada dini hari.

“Tepatnya Senin minggu lalu dini hari di Jakarta Barat, mobil gue kacanya dipecahkan oleh sekelompok orang tidak dikenal. Tiga motor, satu mobil,” kata Virdian dalam video tersebut, dikutip, (2/1/26).

Dalam video tersebut, terlihat kaca pintu sisi kanan depan dalam kondisi pecah dan berserakan.

Sebuah batu yang diduga digunakan untuk memecahkan kaca tersebut juga ditemukan di dekat VW Polo putih tersebut.

Tak hanya itu, rumah Virdian juga disebut didatangi oleh dua orang tidak dikenal.

Kedua orang itu sempat bertanya kepada satpam wilayah setempat mengenai keberadaan Virdian.

Awalnya, Virdian enggak mengungkap teror tersebut ke publik karena masih fokus menyalurkan bantuan bagi korban bencana di Sumatera.

“Tapi kenapa selama ini gue memilih diam? Karena gue enggak pengen masalah yang menimpa gue secara personal ini jadi mendistraksi fokus dan misi kemanusiaan kita untuk pemulihan Aceh dan Sumatera,” ucap dia.

Namun, Ia akhirnya memutuskan untuk mengunggah video tersebut ke media sosial karena adanya rangkaian teror kepada beberapa figur publik dan aktivis lainnya selama sepekan terakhir.

“Tapi melihat serangkaian teror yang terjadi kepada sahabat-sahabat gue, konten kreator, aktivis yang lain, ini perlu dibicarakan. Bahwa siapapun yang melakukan teror ini adalah pengecut,” ucap Virdian.

Ia menduga teror tersebut menyasar dirinya dan sejumlah aktivis lain karena mengkritik pemerintah dalam menangani bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera.

Padahal, kata Virdian, masih ada jutaan warga terdampak bencana yang membutuhkan bantuan untuk bertahan hidup di posko-posko pengungsian hingga hari ini.

“Mereka tidak senang melihat pemerintah, swasta, relawan, LSM, masyarakat kompak untuk pemulihan Aceh dan Sumatera,” sambung dia.

Virdian pun mengajak para aktivis dan relawan agar tidak mengalihkan perhatian ke tindakan teror ini dan tetap berfokus menjalankan misi kemanusiaan di Sumatera.

“Jangan sampai tindakan pengecut dan juga pemecah belah ini mengganggu misi-misi kemanusiaan kita. Kita lagi kompak, kita lagi jadi bangsa yang besar dan harus terus begitu,” ucap Virdian.

“Semoga misi-misi kemanusiaan kita segera tuntas, Aceh segera pulih, Indonesia juga lekas bangkit kembali. Terima kasih semuanya,” imbuh dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan, polisi akan mendalami perusakan terhadap VW Polo milik Virdian.

“Kami akan segera lakukan pengecekan dan pendalaman,” kata Arfan saat dikonfirmasi, (2/1/26) kemarin disitat dari Kompas.com.

Copyright 2026

Related Article

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *