Lazis Darul Hikam salurkan puluhan ribu bantuan untuk penyintas banjir di Sumatra

jabar., KOTA BANDUNG – Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga duka, kehilangan, dan tantangan panjang bagi masyarakat terdampak.

Dalam situas tersebut, Lazis Darul Hikam hadir sebagai lembaga filantropi yang berkomitmen mendampingi para penyintas melalui aksi kemanusiaan yang terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.

Selama periode 29 November hingga 29 Desember 2025, Lazis Darul Hikam menyalurkan berbagai bentuk bantuan darurat dan pemulihan kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan lapangan, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, layanan kesehatan, pendidikan darurat, serta pemulihan kehidupan sosial masyarakat.

Dalam respon kemanusiaan ini, Lazis Darul Hikam menyalurkan 4.445 penerima manfaat paket sembako, 30.978 paket makanan siap saji, serta 25.638 paket layanan dapur umum untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi di masa darurat.

Selain itu, disalurkan pula 16.990 paket perlengkapan darurat keluarga, 2.630 paket ibu dan anak, serta 100 paket hygiene kit guna menjaga kesehatan dan kebersihan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Pada aspek kesehatan dan lingkungan, Lazis Darul Hikam menghadirkan 1.600 paket layanan kesehatan serta dukungan sanitasi air bersih bagi 500 jiwa, sebagai upaya mencegah risiko penyakit pascabencana.

Bantuan juga mencakup pemberdayaan guru dan sekolah darurat sebanyak 11.533 paket, sebagai ikhtiar menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak di tengah keterbatasan.

Tak hanya itu, perhatian juga diberikan pada aspek keberlangsungan hidup masyarakat secara menyeluruh, termasuk penyaluran makanan hewan untuk membantu warga yang menggantungkan hidupnya pada ternak.

Adapun wilayah penyaluran bantuan meliputi Kecamatan Palembayan, IV Koto, Tanjung Raya, Malalak (Kabupaten Agam), Kecamatan Batipuh (Kabupaten Tanah Datar) di Sumatra Barat; Kecamatan Babalan, Tanjungpura, Hinai (Kabupaten Langkat), Kuala Simpang di Sumatra Utara; serta Kecamatan Kualasimpang, Kejuruan Muda, dan Rantau (Kabupaten Aceh Tamiang).

Sebagai bagian dari upaya pemulihan jangka menengah, Lazis Darul Hikam juga membangun sekolah darurat di Desa Bukit Tempurung, Kecamatan Kualasimpang, serta mendirikan dapur umum di Desa Benua Raja, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk belajar serta pusat pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat selama masa pemulihan.

Direktur Lazis Darul Hikam Hadi Gumilar menyampaikan bahwa respon ini merupakan amanah dari para donatur yang selama ini setia membersamai perjuangan kemanusiaan lembaga.

“Kami berupaya hadir tidak hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi untuk mendampingi dan memastikan masyarakat terdampak tidak berjalan sendiri melewati masa sulit, tetap memberikan semangat dan juga motivasi bagi warga, trauma healing bagi anak-anak. Terima kasih kepada seluruh SahabatKebaikan yang telah menguatkan langkah kemanusiaan ini,” ucap Hadi, dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).

Manfaat program dirasakan langsung oleh masyarakat. Nurhayati, warga Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, mengaku bantuan yang diterima sangat berarti bagi keluarganya.

“Saat banjir datang, kami kehilangan banyak hal. Bantuan dari teman-teman relawan Lazis Darul Hikam bukan hanya membantu kami bertahan, tapi juga memberi harapan untuk bangkit kembali,” kata Nurhayati.

Hal serupa disampaikan orang tua siswa sekaligus guru di wilayah Aceh Tamiang, Deci.

“Anak-anak sempat tidak bisa belajar. Karena seluruh fasilitas sekolah habis terendam banjir dan ruang kelas masih banyak lumpur tebal, banyak kondisi yang rusak di beberapa bangunan kelas dan ruangan lainnya. Dengan adanya sekolah darurat ini, mereka kembali punya semangat dan rutinitas belajar meskipun hanya menggunakan tenda dan beralaskan terpal,” ucap Deci.

Melalui aksi kemanusiaan ini, Lazis Darul Hikam menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat terdampak bencana, mengalirkan kebaikan, serta membangun harapan menuju pemulihan yang lebih bermartabat. (mcr27/jpnn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *