Tunggal putra Jepang, Kodai Naraoka, memastikan nasib untuk menjadi lawan Jonatan Christie pada babak perempat final ajang Malaysia Open 2026 yang bergulir esok hari.
Babak kedua Malaysia Open 2026 hari ini, Kamis (8/1/2026) berjalan sengit untuk salah satu partai di tunggal putra saat Kodai Naraoka berjumpa Lu Guang Zu dari China.
Rentetan pukulan mematikan tersaji untuk memperebutkan satu tempat perempat final di turnamen BWF Super 1000 ini yang akhirnya didapatkan penerus Kento Momota itu usai melibas Lu.
Tampil di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Naraoka melumat pemain peringkat ke-16 dunia itu melalui drama tiga gim bertempo 90 menit dengan skor akhir 21-18, 16-21, 21-16.
Hasil manis dalam laga berdurasi panjang ini membuat Naraoka memperbaiki catatan pertemuannya dengan Lu di mana kini sama-sama meraih empat kemenangan.
Pemain peringkat ke-9 dunia itu juga menghadirkan alarm bagi China yang kini hanya menyisakan satu wakil saja untuk perempat final melalui Shi Yu Qi.
Sejak gim pertama, Naraoka sudah tampil mumpuni meski dia mendapatkan perlawanan yang cukup sengit dari Lu yang empat kali berhasil menyamai perolehan skornya.
Kesulitan baru mulai terlihat pada gim kedua, Naraoka acap kali kewalahan dalam membendung tekanan dari Lu yang berjalan lebih presisi dari sebelumnya.
Meski bisa menunjukkan upaya perlawanan hingga usai jeda interval, Naraoka tak kuasa mengejar Lu pada masa-masa krusial sebelum tumbang di gim ini.
Memasuki gim ketiga, jalan Naraoka menjadi lebih mudah meski di awal laga Lu mampu memaksanya berbagi angka hingga dua kali.
Setelah itu, permainan ulet Naraoka membuatnya sama sekali tidak tersentuh oleh Lu hingga pertandingan gim ketiga berakhir untuk kemenangannya.
Naraoka tak bisa sepenuhnya bereuforia menjelang babak perempat final karena dia akan menghadapi Jonatan Christie sebagai wakil tersisa Indonesia di ajang ini.
Pemain peringkat keempat dunia itu melangkah usai menunjukkan permainan yang matang saat bersua wakil tuan rumah Leong Jun Hao.
Jonatan menumbangkan Leong dalam tempo 55 menit melalui dua gim langsung dengan skor akhir 21-18, 21-11.
Di atas kertas, Jonatan memiliki modal apik menjelang berjumpa dengan Naraoka di babak delapan besar Malaysia Open 2026.
Bagaimana tidak? Pemain jebolan PB Tangkas itu memiliki rekor head-to-head yang baik dengan sudah mengalahkan Naraoka sebanyak 5 kali dari total 7 laga yang tercipta.
Jonatan menegaskan kesiapannya menghadapi Naraoka di perempat final dengan kondisi baik usai tampil pada ajang bikinan legenda bulu tangkis China Lin Dan bertajuk Kings Cup 2025.
“Ikut Kings Cup setelah World Tour Finals kemarin saya merasa positif karena walaupun turnamen tapi menganggap itu sebagai kayak sparring saja,” kata Jonatan.
“Justru bagus karena dapet sparring-nya pemain-pemain top juga, Antonsen, Alex Lanier, dan Jason Teh,” imbuhnya, melalui siaran PBSI yang diterima .
Dalam kesempatan yang sama, Jonatan merasa sangat menyikapi kiprahnya di turnamen ini meski fisiknya digempur jadwal padat BWF yang sudah berjalan sejak pertengahan tahun lalu.
“Mengatasi tekanan dengan selalu menikmati ketika melawan musuh yang memang bermain tuan rumah,” ucap Jonatan.
“Ya bagaimanapun juga pasti harusnya dia yang lebih tertekan, karena bermain di rumah sendiri dan konotasinya kan harus bermain bagus atau harus menang jadi justru malah saya bermain nothing to lose.”
“Saya bermain se-enjoy mungkin, se-menikmati mungkin.”
“Dengan agenda yang padat sejak dari pertengahan tahun lalu kayaknya kalau dari badan sih tidak terlalu masalah ya.”
“Yang lebih di concern-in lagi adalah dari pikirannya dari mentalnya karena kan mau nggak mau capek ya tapi memang konsekuensi karena pertandingan di BWF memang setelah Juni padat banget,” imbuhnya.





