Alasan PSSI tunjuk John Herdman jadi pelatih timnas Indonesia: Berpengalaman bawa tim ke Piala Dunia

Ringkasan Berita:

  • PSSI resmi tunjuk John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia, menandai era baru sepak bola nasional.
  • Herdman sukses membawa tim nasional putra dan putri lolos Piala Dunia, menjadi satu-satunya pelatih dengan prestasi ini.
  • Ia akan menangani Timnas senior dan U23 dengan kontrak 2+2 tahun, memulai tantangan di FIFA Match Day dan Piala AFF 2026.

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia dengan pertimbangan rekam jejaknya yang kuat di level internasional.

John Herdman yang diketahui pelatih asal Inggris itu dikenal sukses membawa Timnas Kanada tampil di Piala Dunia, baik melalui fondasi jangka panjang maupun mentalitas kompetitif tim.

Pengalaman John Herdman menangani tim nasional di fase kualifikasi hingga putaran final dinilai sesuai dengan target besar PSSI mengangkat prestasi Garuda di panggung dunia.

 

Persatuan sepak bola seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi memastikan penunjukkan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Hal tersebut diumumkan oleh akun resmi Timnas Indonesia dan situs resmi PSSI pada Sabtu (3/1/2026) sore WIB.

PSSI menggambarkan penunjukkan ini sebagai “dimulainya era baru sepak bola nasional” dengan seorang pelatih yang merupakan “arsitek berpengalaman membawa tim ke Piala Dunia”.

PSSI juga menyebut bahwa rekam jejak Herdman menjadi alasan utama penunjukkan dengan sang pelatih tercatat sebagai satu-satunya di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA.

Jabatan sebagai pelatih Timnas Indonesia akan menjadi pekerjaan permanen pertama bagi Herdman setelah ia mengundurkan diri dari kursi pelatih Toronto FC usai berakhirnya Liga Amerika Serikat musim 2024.

John Herdman menjadi pelatih ketiga asal Britania Raya yang menukangi Timnas Indonesia.

Sebelumnya, sudah ada dua nama yang pernah mengemban tugas serupa, yakni Peter Withe dari Inggris dan Simon McMenemy asal Skotlandia.

Tantangan pertama Herdman adalah rangkaian laga FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day 23–31 Maret 2026.

Kemudian ada agenda FIFA Match Day pada Juni serta Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juli 2026.

Setelah itu akan ada rangkaian pertandingan FIFA Matchday pada September, Oktober, dan November.

Herdman mendapatkan kontrak 2 plus 2 tahun oleh PSSI akan menangani timnas senior serta timnas U23 Indonesia.

Di lain sisi, media Kanada canadiansoccerdaily.com melaporkan bahwa Herdman menerima tawaran kontrak dari PSSI dengan nilai gaji sekitar 40.000 dolar Amerika Serikat per bulan.

Sosok John Herdman, Kandidat Terkuat Pelatih Timnas Indonesia, Jadi Penerus STY & Patrick Kluivert

Berdasarkan data Transfermarkt, Herdman lahir di Consett, County Durham, Inggris, pada 19 Juli 1975.

Ia tidak menempuh karier panjang sebagai pemain profesional dan sejak muda memilih jalur kepelatihan.

1. Bawa Timnas Putri Selandia Baru Lolos Piala Dunia

Perjalanan karier Herdman dimulai di Selandia Baru ketika usianya masih sekitar 30 tahun.

John Herdman dipercaya menangani tim kelompok umur sebelum kemudian promosi sebagai pelatih tim nasional putri Selandia Baru pada periode 2006–2011.

Selama lebih dari lima tahun, Herdman mencatatkan prestasi penting dengan membawa Selandia Baru lolos ke Piala Dunia Wanita FIFA 2007 dan 2011.

2. Antarkan Timnas Putri Kanada Raih Medali Perunggu

Kesuksesan di Selandia Baru membuka jalan John Herdman ke Kanada. Pada 2011, ia ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas putri Kanada.

Di bawah kepemimpinannya, Kanada berkembang menjadi kekuatan dunia dengan torehan dua medali perunggu Olimpiade pada London 2012 dan Rio de Janeiro 2016.

3. Loloskan Kanada ke Piala Dunia 2022

Pada 2018, Herdman mengambil langkah besar dengan beralih menangani timnas putra Kanada.

Keputusan tersebut berbuah manis ketika ia mengantar Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, penampilan pertama mereka setelah absen selama 36 tahun.

Catatan tersebut menjadikan Herdman sebagai salah satu pelatih yang mampu membawa tim putri dan putra dari satu negara tampil di Piala Dunia.

Di kawasan CONCACAF, ia dikenal sebagai arsitek kebangkitan sepak bola Kanada yang tampil disiplin dan kompetitif.

Situasi Terkini dan Ketertarikan dari Beberapa Negara

Setelah mengakhiri kiprahnya bersama tim nasional Kanada pada 2023, Herdman melanjutkan karier di level klub dengan menangani Toronto FC.

Namun, kerja sama itu hanya berlangsung hingga 2024 dan sejak saat itu ia berstatus tanpa klub.

Pelatih kelahiran Consett pada 19 Juli 1975 itu sempat dikaitkan dengan tim nasional Jamaika dan Honduras.

Namun, media Honduras, Diez, menyebut bahwa Herdman lebih memprioritaskan peluang melatih Indonesia.

“Manajer asal Inggris itu hampir kembali ke CONCACAF setelah negosiasi dengan Jamaika, menyusul pengunduran diri Steve McClaren,” tulis laporan yang dikutip dari Diez.

“Federasi Jamaika mempertimbangkannya untuk babak play-off antarbenua untuk Piala Dunia 2026, tetapi Herdman menolak tawaran tersebut, memprioritaskan Indonesia,” lanjut laporan itu.

(/Eri Ariyanto)(Kompas.com)

Jangan lewatkan berita-berita tak kalah menarik lainnya di Google News , Threads dan Facebook

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *