KediriNews.com – Pada 9 Desember 2025, sebuah acara unik yang mengundang perhatian masyarakat sekitar terjadi di Pendopo Kecamatan Ngasem. Sejumlah mahasiswa asing yang sedang menjalani program pertukaran internasional di Indonesia memperlihatkan antusiasme luar biasa dalam belajar dan memainkan gamelan, salah satu warisan budaya yang kaya akan makna dan nilai tradisional. Acara ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran bagi para mahasiswa, tetapi juga menjadi momen penuh keakraban antara warga setempat dan pengunjung asing.
Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi budaya melalui seni musik tradisional. Dalam sesi tersebut, para mahasiswa asing diberikan kesempatan untuk memahami sejarah dan filosofi gamelan. Mereka diajarkan cara memainkan alat musik seperti gong, kendang, dan bonang, serta mengikuti ritme yang serius namun penuh kehangatan. “Saya sangat senang bisa belajar langsung dari instruktur lokal. Ini pengalaman yang sangat berharga,” ujar salah satu peserta dari negara Jepang.
- Pembelajaran tentang Gamelan
- Para peserta diberikan penjelasan awal mengenai sejarah gamelan, termasuk perannya dalam kehidupan masyarakat Jawa.
- Diikuti dengan demonstrasi teknik dasar bermain gamelan oleh instruktur lokal.
-
Peserta kemudian diberi kesempatan untuk mencoba sendiri alat-alat musik tradisional tersebut.
-
Interaksi dengan Warga Setempat
- Selama sesi praktik, warga setempat turut serta dalam membimbing para mahasiswa asing.
- Interaksi ini tidak hanya berupa pembelajaran, tetapi juga dialog budaya yang saling menghargai.
-
Beberapa warga menyampaikan rasa bangga atas antusiasme mahasiswa asing dalam mengenal budaya lokal.
-
Kesimpulan dan Harapan
- Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan apresiasi dari semua peserta.
- Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan agar lebih banyak lagi generasi muda internasional yang tertarik mengenal seni musik tradisional Indonesia.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Acara, Suryadi, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap seni budaya Indonesia di kalangan mahasiswa asing. “Melalui gamelan, kita bisa menyampaikan pesan-pesan harmoni, kebersamaan, dan keragaman yang menjadi ciri khas budaya Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, para peserta juga menyampaikan apresiasi atas kesempatan mereka untuk belajar langsung dari instruktur lokal. “Ini pengalaman yang luar biasa. Saya merasa dekat dengan budaya Indonesia dan ingin belajar lebih lanjut,” tambah salah satu peserta asal Prancis.
Acara ini juga menjadi contoh nyata dari kolaborasi antara masyarakat lokal dan komunitas internasional. Dengan adanya interaksi yang hangat dan saling menghargai, diharapkan semakin banyak orang yang peduli terhadap pelestarian seni budaya Indonesia.

Hashtag:





