Zulhan Hanafiah terpilih jadi keuchik Jeulingke Banda Aceh, pelantikan dijadwalkan Februari 2026

Ringkasan Berita:

  • Pelantikan hasil Pilchiksung ulang Gampong Jeulingke dijadwalkan Februari 2026 bersamaan dengan keuchik terpilih lainnya di Banda Aceh.
  • Zulhan Hanafiah terpilih sebagai Keuchik Jeulingke dengan 911 suara, mengungguli empat kandidat lainnya pada pemilihan ulang 11 Januari 2026.
  • Meski sempat terjadi insiden perusakan kotak suara di TPS 2, pemungutan tetap berjalan setelah penggantian kotak dan perpanjangan waktu.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh 

, BANDA ACEH –Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Kota Banda Aceh, Tomi Mukhtar menyampaikan, pelantikan hasil Pemilihan ulang Keuchik Langsung (Pilchiksung) Gampong Jeulingke dijadwalkan pada Februari 2026 mendatang.

Pelantikan ini bersamaan dengan para keuchik lainnya yang terpilih dalam Pilchiksung serentak di wilayah Pemko Banda Aceh beberapa waktu lalu. “Pelantikan insya Allah dijadwalkan di bulan Februari,” ungkap Tomi saat dihubungi, Minggu (11/1/2026).

Pihaknya berharap, keuchik yang akan dilantik nanti mampu menjadi motor penggerak pembangunan di gampong. Para pimpinan desa terpilih, didorong memanfaatkan potensi gampong ke depannya.

“Perkuat kerja sama dengan perangkat desa, pemuda, tokoh masyarakat, serta dapat menyelaraskan program gampong dengan kebijakan pemerintah kota,” pintanya.

Jubir Pemko Banda itu menyampaikan, kolaborasi dan dan komunikasi yang baik akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan di suatu desa. “Kolaborasi dan komunikasi yang baik tentunya akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di gampong,” pungkasnya.

Zulhan Hanafiah Terpilih Jadi Keuchik Jeulingke

Zulhan Hanafiah terpilih menjadi Keuchik Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala usai memperoleh 911 suara dalam Pemilihan ulang Keuchik Langsung (Pilchiksung), yang dilaksanakan di halaman kantor kepala desa setempat, Minggu (11/1/2026).

Zulhan yang merupakan calon nomor urut 3, mengungguli kandidat lainnya yakni Khairuddin dengan perolehan 423 suara, Sudirman 323 suara, Syarifuddin Juned 180 suara, dan Janwar memperoleh 72 suara.

“Jumlah surat suara yang dinyatakan sah 1.909, dan tidak sah 3 suara, dari total sebanyak 3.958 daftar pemilih tetap (DPT),” kata Ketua Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) Gampong Jeulingke, Fajar Syukri saat dikonfirmasi Minggu sore.

Dari hasil tersebut, sebanyak 2.046 warga tidak menggunakan hak pilihnya. Sementara P2K Gampong Jeulingke menyiapkan 4.038 surat suara, sebanyak 1.912 di antaranya diberikan kepada calon pemilih yang disaksikan para calon keuchik beserta para saksinya, panitia tingkat kecamatan hingga kota.

Pilchiksung ulang Jeulingke kali ini juga sempat setempat diwarnai perusakan kotak suara. Salah seorang pemilih, diduga menuangkan cairan panas ke kotak suara salah seorang paslon yakni nomor urut 3, atas nama Zulhan Hanafiah di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 2 gampong setempat.

Kotak suara calon tersebut kemudian mengalami kerusakan, dan pemilihan ditunda sejak pukul 10.15 WIB hingga 11.00 WIB.

“Di TPS 2 ada kejadian, kotak suara nomor 3, ada salah satu pemilih yang memberikan cairan sehingga panas, jadi pemilihan di TPS 2 dihentikan sementara, kotaknya diganti,” ucap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Banda Aceh, Ritasari Pujiastuti saat membacakan berita acara.

Kondisi ini kemudian diputuskan, khusus TPS 2, perpanjangan waktu 45 menit. Sehingga bila TPS lain dimulai pada pukul 08.00 WIB dan selesai pukul 14.00 WIB, maka khusus TPS 2 selesai pukul 14.45 WIB.

Sementara kotak suara yang telah rusak, diamankan ke kantor keuchik setempat dengan penjagaan pihak kepolisian. “Kuncinya diserahkan ke Kapolsek, dan diganti dengan kotak ini dan dituangkan dalam berita acara karena tidak bisa digunakan,” jelas Rita.

Diberitakan sebelumnya, P2K Gampong Jeulingke mengadakan pemilihan ulang usai Pilchiksung Serentak pada 7 Desember 2025 lalu, jumlah pemilih yang hadir di Gampong Jeulingke tidak memenuhi kuorum 50 persen+1 dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Kepala DPMG Banda Aceh, Ritasari Pujiastuti menjelaskan, meski waktu pemilihan sudah diperpanjang selama tiga jam dan ditambah pemungutan suara lanjutan pada hari berikutnya, namun jumlah pemilih yang hadir hanya 1.951 orang dari jumlah DPT sebanyak 3.958 orang. “Untuk mencapai kuorum 50 persen plus satu, jumlah pemilih yang hadir minimal 1.980 orang,” jelas Rita dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026) lalu.

Menurutnya, sesuai Perwal kota Banda Aceh nomor 26 tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Pemilihan Keuchik Serentak, dalam hal pemungutan suara lanjutan tidak memenuhi kuorum maka pemilihan keuchik dinyatakan batal dan dilakukan pemilihan ulang.

Selanjutnya P2K melaporkan kepada TPG untuk diteruskan secara berjenjang kepada Panitia Pemilihan Kota untuk menetapkan jadwal pemilihan ulang melalui Keputusan Wali Kota. Hal ini tertuang dalam Surat Ketua Panitia Pemilihan Keuchik Kecamatan Syiah Kuala nomor 975 tahun 2025 tanggal 16 Desember 2025 perihal Berita Acara Pembatalan Pemilihan Keuchik Gampong Jeulingke.

“Selanjutnya ditetapkan jadwal pemilihan ulang Keuchik Jeulingke pada 11 Januari 2026 sesuai Keputusan Wali Kota Banda Aceh nomor 635 tahun 2025 tentang Penetapan Jadwal Pemilihan Ulang pada Pemilihan Keuchik 2025 di Gampong Jeulingke,” ujar Rita.

Adapun Pilchiksung Jeulingke diikuti oleh lima orang calon keuchik, yakni (sesuai nomor urut) Syarifuddin Juned, Khairuddin, Zulhan Hanafiah, Sudirman, dan Janwar. Tempat Pemungutan Suara (TPS) berjumlah 4 TPS dengan lokasi halaman kantor keuchik.

DPMG Banda Aceh itu juga mengimbau seluruh warga Gampong Jeulingke yang telah masuk ke dalam DPT, agar dapat menyampaikan hak pilihnya dengan sebaik mungkin. “Pada pemilihan ulang ini, apabila jumlah pemilih yang hadir juga tidak mencukupi kuorum, maka pemilihan tersebut tetap dianggap sah,” pungkasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *