Ringkasan Berita:
- Brigjen Awal Chairuddin dan Brigjen Arif Budiman merupakan dua perwira tinggi Polri yang pernah mengemban tugas strategis sebagai ajudan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla.
- Jusuf Kalla sendiri dua kali menjabat Wakil Presiden, yakni mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono pada periode 2004–2009 dan mendampingi Joko Widodo pada periode 2014–2019.
- Brigjen Awal Chairuddin menjabat ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Maret 2017 hingga Desember 2018 saat masih berpangkat Kombes Pol.
– Sosok Brigjen Awal Chairuddin dan Brigjen Arif Budiman.
Keduanya merupakan eks ajudan Jusuf Kalla
Jusuf Kalla dua kali menjabat Wakil Presiden.
Yaitu mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono periode 2004 – 2009.
Kedua mendampingi Jokowi periode 2014 – 2019.
Awal Chaeruddin menjadi ajudan Jusuf Kalla saat masih berpangkat Kombes.
Ia dua tahun mendampingi Jusuf Kalla.
Setelah itu, ia dipromosi naik jenderal bintang satu sekitar tahun 2018.
Sementara Brigjen Arif Budiman menjabat sebagai ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada tahun 2019.
Ia menjabat posisi tersebut hingga masa jabatan Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden berakhir pada Oktober 2019.
Setelah masa tugasnya sebagai ajudan Wapres berakhir, ia kemudian mendapatkan promosi jabatan dan pangkat menjadi Kapolresta Samarinda dengan pangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol).
Saat ini, ia telah menyandang pangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol).
Sosok dua eks ajudan Jusuf Kalla:
Brigjen Awal Chairuddin
Brigjen Awal Chairuddin adalah Jenderal Asal Makassar.
Ia lahir di Makassar 3 Desember 1971 (54 tahun).
Awal Chairuddin adalah alumnus Akpol angkatan 1994.
Awal orang pertama di angkatannya yang menjabat Brigadir Jenderal.
Jabatan jenderal bintang satu diperoleh awal pada 21 Desember 2018 lalu.
Di angkatannya, Awal Chairuddin didaulat menjabat Ketua Alumni Akpol 1994
Saat ini Awal Chairuddin menjabat Analis Kebijakan Utama Bidang Pidana Bareskrim Polri.
Awal Chairuddin pernah menjadi ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Maret 2017 hingga Desember 2018 lalu.
Awal Chairuddin merupakah putra salah seorang pendidik yang cukup terkenal namanya di Kota Makassar, Chairuddin Burhan.
Chairuddin Burhan adalah Kepala LAN RI Sulsel 1968-1961 dan Hatma Tamma.
Ayah Awal juga Pengajar di Fisip Unhas.
Sejak meniti karir di Polri tahun 1994 lalu talenta Awal Chairuddin sudah terlihat.
Beberapa jabatan strategis yang dipegangnya tidak terlalu lama dia jalani.
Awal Chairuddin memulai karier sebagai Pama korbrimob.
Setelah lulus PTIK berdinas keliling di Polda Jawa Barat sampai dengan berpangkat kompol.
Sespimmen diselesaikan Desember 2008 dan langsung berdinas di Polda Metro Jaya sampai menjabat sekpri Wakapolri April 2011 lalu.
Selanjutnya jabat Kapolres Subang sampai dengan Desember 2013.
Januari 2015 mendapat promosi jabatan Kombes Pol sebagai Kaden C biro paminal, sukses mengemban tugas penegak disiplin.
Awal dipercaya menjabat Kapolres Bekasi dan Kapolres Jakarta Utara, Polda Metro Jaya.
Tepat pada Maret 2017, Awal dipercaya menjadi ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Tahun 2018 dia mendapat promosi jabatan Brigjen Pol sebagai Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri.
Meski pun pangkatnya kemudian disalip sejumlah rekannya di Akpol 1994, Awal tetap dipercaya sebagai ketua alumni Tunggal Panaluan, sebutan batalyon Akpol 1994.
Brigjen Arif Budiman
Brigjen Arif Budiman juga pernah menjadi ajudan Wakil Presiden ke-12 Jusuf Kalla.
Semenjak itu, kariernya terus cemerlang hingga berhasil pecah bintang menjadi Brigjen.
Brigjen Arif Budiman lahir di Jakarta pada tanggal 5 Januari 1974.
Arif Budiman adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1997.
Di Akpol. Arif satu angkatan dengan Irjen Pol Nazly Harahap.
Sederet pendidikan kepolisian yang pernah diembannya antara lain adalah PTIK (2005), Sespimmen (2013, dan Sespimti (2022).
Karier Brigjen Arif sudah malang melintang di dalam kepolisian tanah air.
Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diembannya.
Ia tercatat pernah menjabat sebagai Kapolsek Metro Cilincing Polres Metro Jakarta Utara Polda Metro Jaya (2008), Kapolsek Metro Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Polda Metro Jaya (2010), dan Kanit II Subdit II/Fismondep Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (2011).
Selain itu, Brigjen Arif juga pernah menduduki posisi sebagai Wakapolres KPPP Tanjung Priok Polda Metro Jaya (2012, Pamen Polda Metro Jaya (Dik Sespimmen) (2013), dan Pamen Bareskrim Polri (2013).
Karier Arif Budiman makin moncer setelah ia menjabat sebagai Kanit IV Subdit III Dittipideksus Bareskrim Polri (2013).
Pada tahun 2015, Brigjen Arif dipercaya untuk menjabat sebagai Kapolres Garut.
Satu tahun kemudian, ia dipercaya untuk menjadi Kapolres Cianjur.
Setelah itu, Arif ditunjuk untuk menjabat sebagai Wakapolresta Depok Polda Metro Jaya pada tahun 2017.
Pada tahun 2019, Arif diamanahkan untuk menjadi Ajudan Wakil Presiden RI.
Tak berselang lama, ia diangkat menjadi Kapolresta Samarinda Polda Kaltim.
Kemudian, jenderal asal Jakarta itu dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri.
Barulah di tahun 2023 Brigjen Arif Budiman diutus untuk mengisi kursi jabatan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri.





