Rekomendasi minuman es di Jogja, segar dan cocok untuk cuaca terik

Ringkasan Berita:

  • Cuaca Jogja yang kerap terasa terik membuat minuman es menjadi pilihan favorit sebagai pelepas dahaga terutama pada siang hari.
  • Beragam minuman es, baik tradisional maupun populer dari berbagai daerah mudah ditemukan di Jogja dengan cita rasa segar dan beragam isian.
  • Es dawet, es pisang ijo, es campur, es kelapa muda, dan es cincau menjadi contoh minuman yang menyegarkan, kaya rasa, serta cocok dinikmati saat suhu udara panas.

 

, YOGYA – Saat cuaca terik, minum es tentunya bisa mengobati rasa dahaga.

Nah, di Jogja, banyak pilihan es untuk mengobati rasa dahaga kalian saat cuaca terik.

Berbagai minuman es tersedia dengan cita rasa segar dan tampilan menarik.

Baik yang berasal dari resep tradisional maupun hasil kreasi modern. 

Berikut Tribun Jogja menghadirkan enam rekomendasi minuman es yang cocok dinikmati pada siang hari.

1. Es Dawet

Es dawet adalah minuman tradisional khas Indonesia yang terbuat dari cendol berbahan tepung beras atau tepung sagu.

Disajikan dengan santan, gula jawa cair, serta tambahan es batu.

Minuman ini dikenal dengan rasa manis dan gurih yang menyegarkan, sehingga banyak diminati saat cuaca panas.

Dawet juga hadir dengan berbagai varian yang berasal dari berbagai daerah.

Seperti dawet ayu khas Banjarnegara, dawet ireng khas Purworejo dan dawet jabung dari Ponorogo.

Di Jogja, es dawet mudah ditemukan di pasar tradisional maupun pedagang kaki lima.

Perpaduan tekstur cendol yang kenyal, santan yang gurih, dan manis gula jawa menjadikan es dawet sebagai salah satu minuman tradisional yang populer dan kerap dijadikan pelepas dahaga.

2. Es Pisang Ijo

Es pisang ijo adalah minuman khas Makassar yang sudah menyebar hampir ke seluruh wilayah Indonesia.

Es pisang ijo terbuat dari pisang matang yang dibalut adonan tepung berwarna hijau.

Kemudian disajikan dengan bubur sumsum, sirup manis, dan es batu.

Perpaduan tekstur lembut dari pisang dan bubur sumsum dengan rasa manis menjadikan minuman ini dikenal menyegarkan.

Di berbagai daerah, termasuk Jogja, es pisang ijo kerap dijumpai sebagai pilihan minuman pelepas dahaga saat cuaca panas.

Tampilan hijau yang khas menjadi ciri utama es pisang ijo, sekaligus membedakannya dari olahan pisang lainnya.

3. Es Campur

Es campur menawarkan perpaduan berbagai isian seperti buah, cincau, kelapa muda, dan sirup manis.

Perpaduan beragam tekstur dan rasa menjadikan es campur dikenal menyegarkan, terutama saat cuaca panas.

Di Jogja, es campur mudah ditemukan di kawasan pasar tradisional, tempat wisata hingga pusat kuliner. 

Variasi isian dapat berbeda di setiap tempat.

Namun ciri utama es campur tetap pada kombinasi rasa manis dan segar yang menjadikannya pilihan minuman pelepas dahaga.

4. Es Kelapa Muda

Es kelapa muda merupakan minuman segar yang dibuat dari air kelapa muda alami dan daging kelapa muda yang lembut lalu disajikan dengan es batu.

Selain disajikan secara sederhana, es kelapa muda juga sering dipadukan dengan air gula putih atau gula merah cair untuk menambah rasa manis.

Penggunaan air gula putih memberikan rasa manis yang ringan, sedangkan gula merah menghadirkan aroma dan cita rasa khas.

Perpaduan tersebut tetap menjaga kesegaran alami air kelapa, sehingga es kelapa muda banyak dipilih sebagai minuman pelepas dahaga saat cuaca panas.

Di Jogja, es kelapa muda banyak dijumpai di sepanjang jalan, kawasan wisata, hingga pusat kuliner. 

Es kelapa muda juga hampir selalu dijumpai di kawasan pantai dan menjadi minuman yang identik dengan suasana pantai. 

Kesegaran air kelapa muda yang disajikan dingin sangat cocok dinikmati sambil menikmati angin laut dan cuaca pantai yang terik.

5. Es Cincau

Es cincau adalah minuman tradisional yang dibuat dari cincau hitam atau cincau hijau yang dipotong kecil-kecil.

Cincau hijau dan cincau hitam sama-sama dibuat dari bahan alami berupa daun.

Cincau hijau berasal dari daun tanaman cincau yang diremas dan direndam hingga menghasilkan sari yang kemudian mengental secara alami.

Sementara itu, cincau hitam dibuat dari daun janggelan yang dikeringkan, lalu direbus hingga menghasilkan cairan kental berwarna gelap.

Proses tersebut menjadikan cincau sebagai bahan minuman tradisional yang dikenal alami dan menyegarkan. 

Tekstur cincau yang kenyal berpadu dengan rasa manis dari gula, menciptakan sensasi segar saat diminum di tengah cuaca panas.

Di berbagai daerah, termasuk Jogja, es cincau sering dilengkapi dengan santan atau susu untuk menambah rasa gurih dan lembut. 

(MG/Fatimah Zahra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *