KediriNews.com – Pada 8 Desember 2025, sebuah kecelakaan lalu lintas yang menimpa truk pengangkut durian terjadi di Kecamatan Kunjang, Jawa Timur. Kejadian ini tidak hanya menyebabkan truk terguling, tetapi juga memicu aksi warga yang berebut muatan durian yang berserakan di jalan. Dalam peristiwa ini, warga tidak hanya mengambil buah-buahan, tetapi juga barang-barang lainnya dari kendaraan yang sedang dalam kondisi kritis.
Dari sumber berita lokal, kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat truk yang membawa puluhan kuintal durian melaju dari arah utara menuju selatan. Saat melewati tikungan tajam di dekat pasar tradisional, truk tersebut tiba-tiba oleng dan terguling ke sisi jalan. Muatan durian yang terbuka langsung tumpah ke jalanan, menciptakan suasana heboh di lokasi kejadian.
“Awalnya, saya mendengar suara keras dari arah jalan. Saya keluar rumah dan melihat truk besar sudah terguling. Di sekitarnya banyak orang berkerumun, tapi bukan untuk membantu, malah berlarian mengambil durian,” kata salah satu warga setempat, Rudi, kepada awak media.

Sementara itu, sopir truk yang terlibat kecelakaan diketahui mengalami luka ringan dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, kondisi fisiknya sangat lemas, sehingga ia tidak bisa mengambil tindakan apapun ketika warga mulai mengambil barang bawaannya. Beberapa saksi mata menyebutkan bahwa jumlah durian yang hilang mencapai ribuan buah, serta uang tunai dan dokumen penting seperti surat izin mengemudi (SIM) dan STNK.

Menurut informasi dari polisi setempat, kejadian ini menjadi perhatian serius karena tindakan penjarahan yang dilakukan oleh masyarakat. Kapolsek Kunjang, AKP Bambang Prasetyo, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan terhadap insiden tersebut.
“Kami masih menyelidiki penyebab kecelakaan, namun yang jelas, aksi warga yang mengambil barang korban adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Kami akan memproses hukum pelaku jika terbukti melakukan penjarahan,” ujarnya.
Tidak hanya itu, kejadian ini juga menimbulkan reaksi dari netizen. Banyak warganet yang mengecam tindakan warga yang tidak memiliki empati terhadap korban kecelakaan. Mereka menilai bahwa aksi ini bisa membuat situasi semakin memburuk, terutama bagi para korban yang sedang dalam kondisi kritis.
“Semoga Allah memberi hidayah kepada mereka yang mengambil barang korban. Harusnya, kita saling membantu, bukan justru merugikan sesama,” tulis seorang netizen di kolom komentar video viral tentang kejadian ini.
Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang tidak bertanggung jawab. Mereka juga meminta warga yang telah mengambil barang dari truk terguling untuk segera mengembalikannya.
“Jika ada yang mengambil barang korban, kami harap segera mengembalikannya. Jangan sampai kejadian ini menjadi kebiasaan yang merugikan orang lain,” tambah AKP Bambang.
Insiden ini kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya kesadaran hukum dan sikap empati dalam menghadapi musibah. Selain itu, kecelakaan yang terjadi juga menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran berkendara dan pengawasan terhadap kondisi kendaraan agar tidak terjadi lagi di masa depan.
Hashtag Terkait:





