MANAJEMEN Persib Bandung mengecam keras ancaman pembunuhan yang ditujukan kepada keluarga gelandang Persib Thom Haye setelah laga melawan Persija Jakarta pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Ahad, 11 Januari 2026.
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar menegaskan ancaman tersebut tidak dapat dibenarkan dalam konteks apa pun. Menurut dia, sepak bola seharusnya menjadi ajang sportivitas, bukan kekerasan, apalagi hingga menyeret keluarga pemain.
“Di mana pun tidak ada yang dibenarkan mengancam seperti itu, apalagi membawa-bawa keluarga dan ancaman pembunuhan. Ini sangat kami sesalkan. Sepak bola itu olahraga, tidak boleh ada ancaman-ancaman seperti ini,” kata Umuh di Bandung, Senin, 12 Januari 2026, seperti dikutip dari Antara.
Umuh memastikan Persib Bandung akan menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum. Ia menilai ancaman yang disampaikan melalui pesan pribadi dengan identitas tertentu akan mudah ditelusuri oleh kepolisian. “Yang mengancam ini pasti akan kena sanksi hukum. Ada nomor dan jejaknya, itu gampang dilacak. Kami serahkan kepada pihak berwajib,” ujarnya.
Manajemen Persib juga menyatakan memberikan dukungan penuh kepada Thom Haye dan keluarganya agar tetap tenang menghadapi situasi tersebut. “Saya juga pesan ke Thom Haye untuk tenang saja. Tidak ada yang perlu ditakutkan. Orang yang mengancam itu justru yang akan berhadapan dengan hukum,” kata Umuh.
Sebelumnya, Thom Haye mengungkapkan melalui akun Instagram pribadinya bahwa keluarganya menerima ancaman pembunuhan setelah Persib mengalahkan Persija 1-0. Ia menyebut ancaman tersebut melampaui batas profesionalisme dalam sepak bola.
“Saya bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional, tetapi saya dengan hormat meminta kepada orang-orang yang mengirimkan ancaman kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti. Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu,” tulis Haye.
Pemain yang tampil penuh dalam laga tersebut itu juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan sepak bola yang aman dan sehat. “Mari kita membangun lingkungan sepak bola yang lebih baik—untuk para pemain, suporter, dan masa depan sepak bola Indonesia,” tulisnya.
Laga Persib kontra Persija sendiri berlangsung panas. Gol tunggal kemenangan Persib dicetak Beckham Putra pada menit kelima setelah memanfaatkan kesalahan antisipasi bek Persija Bruno Tubarao dalam menghalau umpan Berguinho. Beckham yang bebas di kotak penalti langsung melepaskan tembakan keras yang tak mampu dibendung kiper Persija Carlos Eduardo.
Situasi pertandingan kian memanas setelah Tubarao diganjar kartu merah pada menit ke-53 akibat menginjak Beckham. Meski unggul jumlah pemain, Persib gagal menambah gol. Skor 1-0 bertahan hingga akhir laga.
Tambahan tiga poin membuat Persib mengoleksi 38 poin, menggeser Borneo FC dari puncak klasemen, sekaligus memastikan status juara paruh musim Super League 2025/2026.
Meski bangga dengan kemenangan timnya, Haye menyayangkan masih maraknya perilaku tidak saling menghormati dalam pertandingan. “Saya bangga dengan tim dan Bobotoh. Atmosfernya luar biasa,” kata pemain yang telah mencatatkan satu gol dan empat assist musim ini. “Namun saya juga sedih karena terlalu banyak pertandingan ternodai oleh perilaku tidak saling menghormati dan pelanggaran yang tidak perlu.”
Ia menegaskan rasa saling menghormati menjadi kunci penting bagi perkembangan sepak bola Indonesia. “Ketika kita mencoba membicarakan hal ini, justru ada yang ingin memperkeruh suasana. Padahal saling menghormati itu sangat penting,” ujarnya.
Pada putaran kedua yang akan dimulai dua pekan mendatang, Persib dijadwalkan menjamu PSBS Biak pada 25 Januari, sementara Persija akan lebih dulu menjamu Madura United dua hari sebelumnya.
