Pencarian 1 korban kapal tenggelam di Labuan Bajo ditambah 2 hari, tim fokus di area bangkai kapal

Ringkasan Berita:

  • Tim SAR Gabungan memperpanjang pencarian satu WNA Spanyol dua hari, mulai Kamis (8/1/2025).
  • Sebanyak 168 Personil unsur gabungan dikerahkan.
  • Jenazah pelatih klub bola Spanyol, Martin Carreras Fernando dan dua anaknya lebih dulu ditemukan paska tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo, NTT.

 

Setelah jasad tiga warga negara asing (WNA) Spanyol ditemukan, waktu pencarian korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Nusa Tenggara Timur (NTT) diperpanjang.

Sebelumnya, satu korban yang merupakan putra dari pelatih klub bola Spanyol Martin Carreras Fernando ditemukan di pesisir Pantai Pede, Pulau Komodo, Selasa (6/1/2026) sore.

Dengan penemuan satu jenazah tersebut, total ada tiga korban kecelakaan KM Putri Sakinah yang terjadi pada 26 Desember 2025 lalu.

Martin Carreras Fernando dan tiga anaknya diketahui menjadi korban kapal tenggelam kapal wisata KM Putri Sakinah di Labuan Bajo. 

Sampai saat ini, tersisa satu korban masih dalam pencarian di sekitar bangkai kapal yang berada di pesisir Pantai Pede. 

Tim SAR Gabungan pun memperpanjang pencarian satu WNA Spanyol dua hari, yakni pada Kamis-Jumat (8-9/1/2025)

“Perpanjangan Operasi SAR hingga 2 hari mulai tanggal 08-09 Januari 2026, perpanjangan ini dilaksanakan dengan adanya penemuan korban ketiga kemarin (06/01) serta surat permintaan perpanjangan operasi SAR dari Kedubes Spanyol,” kata Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, Rabu (7/1/2026) malam.

Dikutip dari TribunFlores.com, Tim SAR Gabungan telah berangkat kembali ke lokasi pencarian sesuai rencana operasi hari ini, Kamis, sejak pukul 06.30 Wita.

Adapun fokus pencarian korban, yakni di sekitar lokasi penemuan bangkai Km Putri Sakinah.

168 Personel Tim Gabungan Dikerahkan

Sebanyak 168 Personil unsur gabungan dikerahkan. Mulai dari Basarnas, TNI-Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai TNK Komodo, P3KOM, Grahawisri, BPBD Manggarai Barat hingga komunitas dive labuan bajo.

Selain itu, petugas mengerahkan 18 Alut utama untuk menyisir pulau-pulau di labuan bajo.

Kedutaan Besar Spanyol Sampaikan Apresiasi

Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia mengapresiasi keseriusan Pemerintah Indonesia atas kerja keras Basarnas dalam mencari warga Spanyol yang hilang di selat Padar, yakni pelatih Valencia B dan anaknya.

Surat tersebut dikeluarkan pada Rabu (7/1/2026). 

“Kedutaan Besar Spanyol ingin menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas tanggapan dan komitmen yang ditunjukkan oleh pihak berwenang Indonesia menyusul insiden tragis yang terjadi pada tanggal 26 Desember, di mana empat warga negara Spanyol kehilangan nyawa akibat kecelakaan kapal.”

“Kami ingin secara khusus menyoroti banyak upaya yang dilakukan oleh lembaga-lembaga Indonesia, serta tingkat koordinasi dan kerja sama di antara semua pihak berwenang yang terlibat,” isi surat tersebut. 

Tim SAR gabungan masih berupaya mencari satu warga Spanyol yang hilang. Korban tenggelamnya Km Putri Sakinah di Selat Padar, Jumat 26 Desember 2025 lalu. 

Sejauh ini, Tim SAR telah menemukan satu jenazah warga negara Spanyol, yaitu Fernando Martin Carreras dan dua orang anaknya. 

Fernando adalah pelatih tim B sepak bola perempuan Valencia CF akibat Kapal wisata KM. Putri Sakina tenggelam di perairan Pulau Padar di Labuan Bajo, NTT, Jumat (26/12) malam.

Kapal ini mengangkut 11 penumpang, yang terdiri empat ABK dan tujuh penumpang.

Dari tujuh penumpang ada enam warga negara Spanyol dan satu pemandu wisata WNI. Insiden ini menelan tiga korban jiwa, dan satu masih dalam pencarian.  

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunflores.com dengan judul 1 WNA Spanyol Belum Ditemukan, Pencarian Korban KM Putri Sakinah Ditambah 2 Hari Lagi

(/Suci Bangun DS, Tribunflores.com, Arnol Welianto, Petrus Chrisantus Gonzales)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *