KediriNews.com – Pempek Palembang kembali menjadi sorotan, kali ini dalam sebuah acara khusus yang akan digelar di Kecamatan Kota pada 10 April 2025. Acara ini tidak hanya menyajikan pempek tradisional, tetapi juga menampilkan cuko asam pedas segar yang menjadi salah satu ciri khas dari makanan khas Sumatera Selatan ini. Dalam acara tersebut, para pengunjung akan diberi kesempatan untuk mencicipi berbagai jenis pempek yang dibuat dengan bahan-bahan segar dan resep khas Palembang.
“Pempek Palembang memiliki cita rasa yang unik, terutama karena kombinasi antara adonan ikan dan sagu yang dipadukan dengan cuko asam pedas,” ujar salah satu pelaku usaha kuliner di Palembang. “Cuko ini tidak hanya memberi rasa asam dan pedas, tetapi juga menghidupkan selera makan kita.”
Sejarah dan Keunikan Pempek Palembang
Pempek merupakan makanan khas Palembang yang telah lama dikenal sebagai hidangan tradisional. Makanan ini terbuat dari daging ikan giling yang dicampur dengan tepung sagu dan bumbu lainnya, kemudian direbus hingga matang. Salah satu hal yang membedakan pempek dari makanan sejenis adalah kuah cuko yang kental dan pedas. Cuko biasanya terdiri dari bahan seperti gula merah, cabai rawit, air asam jawa, dan bawang putih, yang memberikan rasa asam, manis, dan pedas yang khas.
Menurut catatan sejarah, pempek pertama kali muncul di masa Kerajaan Sriwijaya. Awalnya, makanan ini disebut dengan nama kelesan, yang berasal dari proses pengolahan ikan dengan cara diketuk atau dikeles. Nama pempek mulai populer pada tahun 1920-an, setelah seorang pedagang Tionghoa menjual makanan ini dan diberi julukan “apek” oleh masyarakat setempat.
Jenis-Jenis Pempek yang Populer
Ada beberapa jenis pempek yang sering ditemui di Palembang, antara lain:
- Pempek Lenjer: Bentuknya panjang dan padat, dibuat dari campuran ikan dan sagu.
- Pempek Telor: Berisi telur mentah di dalamnya, memberikan rasa gurih dan lembut.
- Pempek Kapal Selam: Mirip dengan pempek telor, tetapi isiannya adalah satu butir telur utuh.
- Pempek Lenggang: Dipanggang menggunakan daun pisang, memiliki tekstur yang lebih keras dan gurih.
- Pempek Dos: Tidak menggunakan daging ikan, tetapi menggunakan tepung kanji dan udang kering.
Setiap jenis pempek memiliki keunikan tersendiri, dan rasanya sangat cocok dinikmati bersama cuko asam pedas segar.
Daftar Tempat Kuliner Pempek di Palembang
Di Palembang, banyak sekali kedai pempek yang terkenal dengan rasa autentik dan kualitas terbaik. Beberapa di antaranya adalah:
- Pempek Nony 168: Menyediakan berbagai jenis pempek, termasuk pempek lenjer, pempek kapal selam, dan pempek adaan.
- Pempek Beringin: Terkenal dengan pempek kulit beringin vakum dan pempek kapal selam.
- Kampung Pempek 26 Ilir: Lokasi yang ramai dengan berbagai pilihan pempek dan harga terjangkau.
- Pempek Ek Dempo 103: Menggunakan ikan belida sebagai bahan utama, membuat pempek yang lembut dan gurih.
Persiapan Acara Pempek 10 April 2025
Acara pempek yang akan digelar di Kecamatan Kota pada 10 April 2025 diharapkan bisa menjadi ajang promosi budaya lokal serta memperkenalkan kekayaan kuliner Palembang kepada masyarakat luas. Di sini, para pengunjung akan dapat melihat proses pembuatan pempek secara langsung, serta mencicipi berbagai varian pempek yang tersedia.
Selain itu, acara ini juga akan dilengkapi dengan demo masak oleh para koki lokal dan penjelasan tentang sejarah serta peran pempek dalam budaya Palembang. Semua ini bertujuan untuk melestarikan warisan kuliner yang sudah turun-temurun.
Kesimpulan
Pempek Palembang bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga simbol dari identitas budaya dan sejarah kota ini. Dengan adanya acara khusus pada 10 April 2025, diharapkan semakin banyak orang yang mengenal dan menghargai keunikan pempek serta cuko asam pedas segar yang menjadi ciri khasnya.
Jika Anda sedang berkunjung ke Palembang, jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba pempek di tempat-tempat ternama seperti yang disebutkan di atas. Rasa lembut dan gurih dari pempek, ditambah dengan cuko yang segar dan pedas, akan membuat Anda ingin kembali lagi.





