KediriNews.com – Pada 1 Desember 2025, masyarakat di Kecamatan Kota kembali mengalami peningkatan kepercayaan terhadap layanan darurat yang disediakan oleh Satuan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) setempat. Layanan Darurat 112 menjadi salah satu pilar utama dalam memastikan keselamatan warga, terutama saat terjadi kejadian darurat seperti kebakaran, kecelakaan, atau bencana alam. Dengan respons cepat dan koordinasi yang baik antara berbagai instansi, layanan ini telah membuktikan kemampuannya dalam menangani situasi kritis.
Respons cepat dari Damkar di Kecamatan Kota tidak hanya berupa penanganan langsung di lokasi kejadian, tetapi juga melibatkan integrasi dengan Command Center 112 yang beroperasi 24 jam. Menurut Kepala Dinas Damkar setempat, “Kami telah meningkatkan kapasitas operasional kami, termasuk jumlah petugas, peralatan, dan sistem komunikasi untuk memastikan bahwa setiap laporan darurat dapat ditangani secara optimal.” Hal ini sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang meminta seluruh daerah memperkuat tugas dan fungsi Damkar.
- Peningkatan Kapasitas Operasional
- Jumlah petugas damkar ditingkatkan hingga 30% dibanding tahun sebelumnya.
- Pengadaan kendaraan pemadam kebakaran baru, termasuk mobil dengan fitur modern seperti sensor api dan sistem alarm otomatis.
-
Pelatihan berkala untuk meningkatkan kemampuan teknis dan tindakan darurat.
-
Integrasi dengan Sistem Komando Pusat
- Command Center 112 di Kecamatan Kota telah terhubung dengan sistem digital yang memungkinkan pengambilan data secara real-time.
- Petugas bisa langsung menerima laporan darurat dari warga tanpa harus melalui proses panjang.
-
Terdapat mekanisme pelacakan lokasi kejadian untuk mempercepat respons.
-
Edukasi dan Partisipasi Masyarakat
- Kegiatan sosialisasi dilakukan secara rutin, termasuk simulasi kebakaran dan pelatihan pertolongan pertama.
- Warga diajarkan cara menggunakan alat pemadam sederhana dan bagaimana menghubungi layanan darurat.
- Relawan pemadam kebakaran (Redkar) juga aktif dalam membantu memantau lingkungan sekitar.

Menurut data yang dirilis oleh Dinas Damkar Kecamatan Kota, pada bulan November 2025 tercatat sebanyak 127 laporan darurat yang ditangani, dengan rata-rata 4-5 laporan per hari. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, namun respons cepat dan efektif membuat angka kegagalan penanganan sangat rendah. “Kami bersyukur karena masyarakat semakin sadar akan pentingnya layanan darurat 112,” ujar Kepala Dinas Damkar.
Selain itu, pemerintah setempat juga memberikan prioritas anggaran yang cukup besar untuk pengembangan Damkar. Anggaran ini digunakan untuk pembelian peralatan baru, pelatihan petugas, serta pemeliharaan infrastruktur. “Dana yang dialokasikan adalah bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga keselamatan masyarakat,” tambahnya.

Dalam konteks yang lebih luas, kebijakan ini sejalan dengan arahan Mendagri yang menyatakan bahwa setiap daerah harus memperkuat tugas dan fungsi Damkar. Dengan adanya Surat Edaran Nomor 300.1.7/9757/SJ tentang Optimalisasi Tugas dan Fungsi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Indonesia, pemerintah pusat memastikan bahwa semua wilayah memiliki standar pelayanan yang sama.
Kepala Dinas Damkar Kecamatan Kota juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memanfaatkan layanan 112 jika diperlukan. “Layanan ini gratis, mudah diakses, dan beroperasi 24 jam. Kami harap masyarakat tidak ragu untuk menghubungi nomor tersebut saat ada kejadian darurat.”
Dengan peningkatan kualitas layanan dan partisipasi aktif masyarakat, Kecamatan Kota berhasil menunjukkan bahwa respons cepat dari Damkar bukan hanya sekadar slogan, tapi sebuah komitmen nyata untuk menjaga keselamatan warga.





