KediriNews.com – Sinergi PCNU dan Pemkot Kediri: Mbak Wali Dorong Pembangunan Kota yang Lebih Modern

Kediri, sebuah kota di Jawa Timur, terus berupaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan organisasi masyarakat keagamaan untuk mendorong pembangunan yang lebih modern. Salah satu inisiatif terbaru adalah sinergi antara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kediri dan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, yang dipimpin oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati atau dikenal sebagai Mbak Wali.

Sinergi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan progresif. Dalam beberapa bulan terakhir, Mbak Wali telah aktif mengajak berbagai elemen masyarakat, termasuk PCNU, untuk bekerja sama dalam menjalankan program-program inovatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga.

Salah satu contoh nyata dari kolaborasi ini adalah Program Lapor Mbak Wali 112, yang menjadi salah satu inovasi utama dalam pelayanan publik. Program ini telah berhasil menangani ribuan panggilan darurat dan pengaduan masyarakat sejak April hingga Oktober 2025. Menurut data yang dirilis oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kediri, layanan 112 menerima lebih dari 86 ribu panggilan, dengan 496 panggilan valid yang berhasil ditangani.

“Pemkot Kediri sangat mengapresiasi peran PCNU dalam membantu menjaga stabilitas sosial dan memastikan bahwa setiap inisiatif yang dilakukan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Pj Sekda Kota Kediri, Ferry Djatmiko, dalam acara Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Lapor Mbak Wali 112.

Monev Program Lapor Mbak Wali 112 di Balai Kota Kediri

Selain itu, Pemkot Kediri juga dinobatkan sebagai “Kota Sangat Inovatif” oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada tahun 2025. Penghargaan ini memberikan motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus mengembangkan inovasi-inovasi baru yang relevan dan berkelanjutan.

“Walaupun kami mendapatkan penghargaan, kami tidak berhenti. Kami ingin terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan bahwa setiap inovasi yang kami luncurkan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” kata Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama PCNU dalam rapat kerja

Dalam pertemuan-pertemuan rutin antara PCNU dan Pemkot Kediri, berbagai isu penting seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat dibahas secara intensif. PCNU, yang memiliki jaringan luas di kalangan masyarakat, berperan sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi dan mengumpulkan masukan dari masyarakat.

“Kami menyadari bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak bisa dilakukan sendirian. Kolaborasi dengan PCNU sangat penting untuk memastikan bahwa semua program yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambah Mbak Wali.

Melalui sinergi ini, Kediri semakin memperkuat posisinya sebagai kota yang progresif dan siap menghadapi tantangan pembangunan masa depan. Dengan dukungan dari PCNU dan komitmen pemerintah daerah, Kediri berpotensi menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dalam mewujudkan pembangunan yang lebih modern dan inklusif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *