Pada tanggal 16 Desember 2025, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati atau yang akrab disapa Mbak Wali, mengumumkan kebijakan baru yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Salah satu langkah pentingnya adalah pemberian bantuan oksigen secara gratis kepada warga yang membutuhkan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam menghadapi kondisi cuaca dan polusi udara yang bisa memengaruhi kesehatan pernapasan.
Bantuan oksigen gratis ini diberikan melalui kerja sama dengan berbagai lembaga kesehatan dan organisasi sosial di Kota Kediri. Tujuannya adalah agar semua warga, terutama yang memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti asma, penyakit paru-paru obstruktif kronik (PPOK), dan pasien yang sedang menjalani pengobatan intensif, dapat mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik tanpa harus khawatir akan biaya.
Mbak Wali menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari visi “MAPAN” (Maju, Aman, Penuh Perhatian, Aman, dan Nyaman) yang menjadi dasar pembangunan Kota Kediri. “Kami ingin memastikan bahwa setiap warga memiliki akses layanan kesehatan yang layak dan terjangkau,” ujarnya dalam konferensi pers di Balai Kota Kediri.
Dalam acara tersebut, Mbak Wali juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat tentang kesehatan pernapasan. Ia mengajak warga untuk tidak ragu mengunjungi fasilitas kesehatan jika merasa ada gangguan pada sistem pernapasan. “Jangan tunggu sampai kondisi memburuk. Segera konsultasikan dengan dokter,” pesannya.
Selain itu, pemerintah Kota Kediri juga telah mempersiapkan sistem distribusi oksigen yang efisien. Dengan adanya jaringan puskesmas dan rumah sakit yang terintegrasi, warga akan mudah mengakses bantuan oksigen yang disediakan secara gratis. Tidak hanya itu, petugas kesehatan juga akan melakukan pendampingan dan edukasi kepada warga agar dapat menggunakan alat oksigen dengan benar.
Beberapa warga yang hadir dalam acara penyerahan bantuan oksigen mengungkapkan rasa terima kasih mereka. Mereka merasa bahwa tindakan ini sangat membantu dalam menjaga kesehatan keluarga mereka. “Saya sangat berterima kasih kepada Pak Wali dan pemerintah. Ini sangat bermanfaat bagi kami yang sering mengalami gangguan pernapasan,” ujar salah satu warga.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Sebelumnya, program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) juga telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat, seperti yang dialami oleh Dewi Ayu Kartika Ganesti, warga Kediri yang sempat menjalani operasi hemoroid dan mendapat seluruh biaya ditanggung oleh JKN.
Dengan adanya bantuan oksigen gratis, diharapkan warga Kediri dapat lebih nyaman dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terlebih dalam menghadapi situasi yang bisa memengaruhi kesehatan pernapasan. Mbak Wali berharap, kebijakan ini bisa menjadi awal dari banyak inovasi lain yang akan diambil untuk kesejahteraan masyarakat.
