Baru-baru ini, sebuah video yang beredar di media sosial memicu heboh di kalangan warga Kediri. Dalam video tersebut, tampak sosok yang diduga sebagai Nyi Roro Kidul muncul di sekitar Sungai Brantas. Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata penampakan tersebut hanya hasil dari editan digital.
Video yang viral menunjukkan sosok wanita dengan pakaian hijau dan mahkota yang terlihat seperti gambaran legenda Nyi Roro Kidul. Penonton video mengira bahwa sosok tersebut benar-benar muncul di alam nyata. Namun, setelah dilakukan investigasi oleh para ahli teknologi dan jurnalis, diketahui bahwa video tersebut diubah menggunakan aplikasi editing untuk menciptakan ilusi visual.

Masyarakat awalnya merasa kaget dan tak percaya, karena mitos tentang Nyi Roro Kidul sangat melekat dalam budaya Jawa. Nyi Roro Kidul dikenal sebagai ratu laut selatan yang memiliki kekuatan magis dan sering dikaitkan dengan ritual atau peristiwa mistis. Namun, para ahli memastikan bahwa tidak ada bukti konkret yang mendukung kebenaran penampakan tersebut.
Menurut narasumber dari komunitas teknologi, video tersebut dibuat dengan menggunakan efek visual yang canggih. “Ini adalah contoh bagaimana teknologi bisa digunakan untuk menciptakan ilusi yang sangat realistis,” ujar salah satu ahli editing.

Selain itu, beberapa tokoh masyarakat dan pemuka agama juga memberikan tanggapan. Mereka menegaskan bahwa mitos dan legenda harus dipahami secara simbolis, bukan sebagai fakta sejarah. “Kita harus tetap menjaga nilai-nilai budaya tanpa terjebak pada spekulasi atau hoaks,” kata salah satu tokoh masyarakat.
Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya. “Mari kita gunakan akal sehat dan selalu verifikasi informasi sebelum menyebarkan ke media sosial,” pesan mereka.
Dengan adanya kasus ini, diharapkan masyarakat lebih waspada terhadap berita-berita yang menyebar di internet. Meskipun mitos dan legenda memiliki makna filosofis, penting untuk membedakan antara kenyataan dan imajinasi.





