Kebiasaan di toilet yang ternyata bikin saluran mampet

Toilet merupakan fasilitas modern yang dirancang khusus untuk membuang limbah manusia. Namun, fungsinya sering disalahartikan sebagai tempat pembuangan berbagai jenis sampah rumah tangga.

Padahal, kebiasaan tersebut bisa berujung pada saluran air tersumbat, pencemaran lingkungan, hingga kerusakan sistem perpipaan.

Ukuran pipa toilet umumnya hanya sekitar empat inci pada bagian terlebar. Artinya, benda-benda kecil yang terlihat sepele sekalipun dapat memicu gangguan serius pada instalasi pipa.

Jika sudah terjadi penyumbatan, biaya perbaikannya tidak murah, hingga jutaan rupiah untuk jasa tukang ledeng hingga kerusakan akibat toilet meluap.

Agar terhindar dari masalah tersebut, penting untuk mengetahui benda apa saja yang tidak boleh dibuang ke dalam toilet dilansir dari Better Homes and Gardens.

1. Tisu basah

Tisu basah sejatinya tidak mudah hancur seperti tisu toilet. Akibatnya, tisu basah mudah tersangkut di saluran pembuangan dan menjadi penyebab toilet mampet. Solusinya, sediakan tempat sampah tertutup di kamar mandi untuk membuang tisu jenis ini.

2. Handuk kertas dan tisu wajah

Handuk kertas dan tisu wajah dirancang untuk menyerap cairan, bukan untuk larut dalam air. Berbeda dengan tisu toilet yang mudah terurai, dua produk ini justru berpotensi menyumbat pipa jika dibuang ke kloset.

3. Penggunaan tisu toilet berlebihan

Meski boleh dibuang ke toilet, penggunaan tisu toilet yang terlalu banyak sekaligus dapat menimbulkan masalah. Gumpalan tisu sulit terurai dan bisa menyumbat pipa, terutama pada saluran yang sempit.

4. Kapas dan produk berbahan kapas

Bola kapas, kapas pembersih, maupun kapas bulat tidak akan hancur dalam air. Sebaliknya, benda-benda ini cenderung menggumpal dan menempel di dalam pipa, sehingga berisiko menimbulkan penyumbatan.

5. Produk menstruasi

Pembalut, tampon, dan produk menstruasi lainnya dirancang untuk menyerap cairan dan mengembang. Ketika dibuang ke toilet, ukurannya bisa membesar dan menyumbat saluran pembuangan, bahkan menyebabkan toilet meluap. Produk ini sebaiknya selalu dibuang ke tempat sampah.

6. Benang gigi

Benang gigi umumnya terbuat dari nilon yang tidak dapat terurai dalam air. Jika dibuang ke toilet, benang gigi dapat melilit benda lain dan membentuk gumpalan besar di dalam pipa.

7. Rambut

Rambut memang terlihat kecil dan ringan, tetapi jika terus dibuang ke toilet, ia bisa menempel di dinding pipa dan menumpuk seiring waktu. Kondisi ini kerap menjadi awal terjadinya penyumbatan serius.

8. Puntung rokok

Selain sulit terurai, puntung rokok mengandung zat kimia berbahaya yang dapat mencemari sistem air. Tak jarang, puntung rokok juga tidak ikut tersiram sempurna dan mengganggu pengguna berikutnya sehingga jadi penyebab toilet meluap.

9. Lemak, minyak, dan sisa minyak goreng

Lemak dan minyak mungkin terlihat cair saat dibuang, tetapi seiring waktu dapat mengeras dan menempel di dinding pipa. Lapisan ini akan menghambat aliran air dan menjadi penyebab toilet mampet.

10. Kotoran kucing

Kotoran kucing tidak boleh dibuang ke toilet karena dapat membawa parasit berbahaya ke dalam sistem air. Selain itu, kotoran tersebut menyerap air dan berpotensi menyumbat pipa.

11. Plester Luka

Beberapa plester luka terbuat dari plastik yang tidak dapat terurai secara hayati, yang dapat mencemari sistem air jika dibuang ke toilet dan jadi penyebab toilet tidak lancar alirannya.

Perekatnya yang lengket juga dapat menempel pada benda lain, sehingga menyebabkan penyumbatan yang lebih besar. Hindari masalah ini dengan membuang plester luka ke tempat sampah.

Pos terkait