Harga emas hari ini 3 Januari 2026 berpotensi lanjut menguat, cek harga Antam, UBS, dan Galeri24

– Harga emas hari ini, Sabtu 3 Januari 2026, apakah bergerak naik atau justru turun?

Pergerakan harga emas dari berbagai merek seperti Antam, UBS, dan Galeri24 dapat dipantau melalui Pegadaian maupun sejumlah platform jual beli emas lain yang menunjukkan adanya dinamika harga terbaru.

Sepanjang 2025, harga emas telah melesat lebih dari 30 persen dan menempatkannya sebagai salah satu aset dengan performa paling menonjol di pasar komoditas global.

Kenaikan signifikan tersebut didorong oleh meningkatnya keyakinan pelaku pasar bahwa bank sentral Amerika Serikat, The Fed, akan segera memangkas suku bunga acuannya.

Bagi investor yang berminat menanamkan dana pada emas, khususnya logam mulia di pasar domestik, perlu diperhatikan adanya perbedaan harga antara produk UBS, Antam, dan Galeri24.

Data harga ini dihimpun dari berbagai sumber, termasuk Pegadaian dan platform digital seperti Indogold. Berikut rangkuman harga emas batangan, tabungan emas, serta perbandingan harga antar merek UBS, Galeri24, dan Antam.

Daftar Harga Emas Batangan Pegadaian Terbaru (Sabtu 3 Januari 2026)

Galeri24 | Antam | UBS

0,5 gram Rp 1.331.000 | – | Rp 1.387.000

1 gram Rp 2.537.000 | – | Rp 2.567.000

2 gram Rp 4.999.000 | – | Rp 5.095.000

5 gram Rp 12.406.000 | – | Rp 12.590.000

10 gram Rp 24.745.000 | – | Rp 25.045.000

25 gram Rp 61.710.000 | – | Rp 62.491.000

50 gram Rp 123.321.000 | – | Rp 124.725.000

100 gram Rp 246.520.000 | – | Rp 249.350.000

250 gram Rp 614.786.000 | – | Rp 623.191.000

500 gram Rp 1.229.572.000 | – | Rp 1.244.919.000

1.000 gram Rp 2.459.143.000 | – | –

Update Harga Emas Antam Hari Ini

Harga emas Antam pada Sabtu, 3 Januari 2026, tercatat sebagai berikut:

0,5 gram: Rp1.302.000

1 gram: Rp2.504.000

2 gram: Rp4.948.000

3 gram: Rp7.397.000

5 gram: Rp12.295.000

10 gram: Rp24.535.000

25 gram: Rp61.212.000

50 gram: Rp122.345.000

100 gram: Rp244.612.000

250 gram: Rp611.265.000

500 gram: Rp1.222.320.000

1.000 gram (1 kg): Rp2.444.600.000

Rincian Biaya Cetak Emas Fisik Pegadaian

No | Denominasi | Galeri24 | Antam | UBS | UBS Disney | Lotus Archi

1 | 1 Gram | 90.000 | 115.000 | 100.000 | – | 180.000

2 | 2 Gram | 120.000 | 170.000 | 135.000 | 135.000 | –

3 | 5 Gram | 220.000 | 340.000 | 275.000 | 275.000 | 275.000

4 | 10 Gram | 335.000 | 630.000 | 400.000 | 400.000 | 400.000

5 | 25 Gram | 750.000 | 1.450.000 | 1.000.000 | – | –

6 | 50 Gram | 1.250.000 | 2.800.000 | 1.500.000 | – | –

7 | 100 Gram | 2.500.000 | 5.500.000 | 3.000.000 | – | –

8 | 250 Gram | 4.500.000 | 9.000.000 | 5.000.000 | – | –

9 | 500 Gram | 7.500.000 | 15.000.000 | 8.500.000 | – | –

10 | 1.000 Gram | 15.000.000 | 30.000.000 | – | – | –

Harga tersebut sudah mencakup biaya sertifikat dan belum termasuk pajak. Nilai akhir penerimaan barang akan menyesuaikan dengan kondisi fisik emas.

Pergerakan Harga Emas dalam Sepekan Terakhir

Tahun 2025 tercatat sebagai periode yang sangat dinamis bagi pasar emas dunia. Logam mulia yang selama ini identik dengan kestabilan justru menjadi cerminan ketidakpastian global dan tekanan ekonomi. Sepanjang tahun tersebut, emas mencetak rekor harga hingga sekitar 50 kali, sebuah pencapaian yang tergolong langka.

Pada penutupan perdagangan Rabu, 31 Desember 2025, harga emas berada di level US$ 4.310,19 per troy ons, melemah 0,83 persen dibandingkan hari sebelumnya. Pelemahan ini berlawanan dengan kinerja sehari sebelumnya yang masih mencatatkan penguatan sebesar 0,34 persen.

Meski terkoreksi di akhir perdagangan, emas tetap menutup 2025 di kisaran US$ 4.300 per troy ons. Angka tersebut jauh di atas posisi awal 2025 yang masih berada di sekitar US$ 2.600 per troy ons. Secara keseluruhan, harga emas melonjak sekitar US$ 1.700 per troy ons atau setara 64 persen sepanjang 2025, menjadi kenaikan tahunan tertinggi sejak 1979.

Harga emas hari ini, Sabtu 3 Januari 2026, mencerminkan kondisi pasar yang relatif fluktuatif dalam sepekan terakhir. Baik emas batangan maupun tabungan emas bergerak di rentang harga yang bervariasi dibandingkan hari sebelumnya.

Situasi ini dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk menambah portofolio, terutama jika dorongan sentimen global kembali menguat dalam waktu dekat.***

Pos terkait