Digerebek warga mesum di toilet musala, pasangan remaja hebohkan Indrasari Martapura dinikahkan

– Warga Indrasari, Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan dibuat geram dengan aksi pasangan remaja yang ketahuan berbuat mesum di dalam toilet salah satu musala kawasan tersebut.

Pasangan remaja yakni wanita warga Sungai Arfat, Karang Intan berinisial F (17) dan laki-laki warga Pasar Jati S (20) itu ketahuan berbuat mesum di toilet musala pada Jumat (2/1/2026).

Dilansir melalui unggahan akun TikTok @hmd.ddly, kedua sejoli itu pun berujung dinikahkan warga setempat.

Dalam video yang beredar tampak sekitar 3 orang warga berusaha mendombrak pintu toilet.

Setelah menemukan dua pasangan itu berduaan di dalam toilet mushola, warga  langsung mengamankan dan meminta keterangan.

Keduanya digiring menuju bagian teras musala sembari tertunduk dan berusaha menyembunyikan wajah.

Terdengar kekesalan warga terhadap aksi nekat kedua pasangan yang berbuat mesum di rumah ibadah tersebut.

Tampak saat digrebek kemeja putih yang dikenakan wanita tersebut dalam kondisi kancing terbuka hingga memperlihatkan pakaian dalam berupa tanktop.

Wanita itu pun segera mengancing kembali pakaiannya saat diamankan warga.

Sementara laki-laki yang bersamanya terlihat mengenakan sarung dan kaus pendek.

Video penggrebekan terhadap dua pasangan itu akhirnya viral usai pertama kali diunggah akun TikTok hmd.ddly, video berdurasi sekitar 60 detik itu dilengkapi caption pasangan remaja diduga berzin4 di WC salah satu musala di Indrasari, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, pada Jumat (2/1/2026).

Warga pun meminta kedua pasangan muda tersebut untuk segera menghubungi kedua orangtuanya dan mendatangi lokasi kejadian.

Akhirnya kedua pasangan remaja yang melakukan perbuatan mesum di toilet musala itu pun berujung dinikahkan warga pada hari yang sama.

Dengan mengenakan pakaian koko putih serta sarung, remaja laki-laki tersebut melakukan ijab kabul dan turut disaksikan oleh warga lainnya.

Hukum Berzina

Ustadz Abdul Somad, dalam ceramahnya pernah menerangkan bagaimana hukum berzina di dalam islam.

Melansir kanal Youtube NTC-Company yang tayang pada 7 Januari 2019 silam, akun tersebut membagikan potongan video UAS tentang hukum berzinah dan cara bertaubatnya.

“Pezina laki-laki pezina perempuan, cambuk 100 kali kalau belum nikah. kalau yang sudah nikah tanam setengah tubuh di dalam tanah, lempar pakai batu sampai mati,” terang Ustadz Abdul Somad.

Apa yang disampaikan Ustadz Abdul Somad tersebut merujuk pada firman Allah SWT:

الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِّنْهُمَا مَائَةَ جَلْدَةٍ وَلاَتَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌ فِي دِينِ اللهِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلأَخِرِ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَآئِفَةٌ مِّنَ الْمُؤْمِنِينَ

Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman. (Q:S An Nur : 2)

Hal ini juga disebutkan dalam hadist Rasulullah Saw Seperti :

خُذُوا عَنِّي خُذُوا عَنِّي قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لَهُنَّ سَبِيلًا الْبِكْرُ بِالْبِكْرِ جَلْدُ مِائَةٍ وَنَفْيُ سَنَةٍ وَالثَّيِّبُ بِالثَّيِّبِ جَلْدُ مِائَةٍ وَالرَّجْمُ

Ambillah dariku, ambillah dariku. Sesungguhnya Allah telah memberi jalan yang lain kepada mereka, (2) yaitu orang yang belum menikah dengan orang yang belum menikah, dera 100 kali dan diasingkan setahun. Adapun orang yang sudah menikah dengan orang yang sudah menikah (hukumnya) dera 100 kali dan rajam.

“Tapi sekarang kita tak bisa menerapkan hukum itu sekarang, lantaran di Indonesia ada payung hukum sendiri,” terang UAS.

Karena hal tersebut pula, lanjut Ustadz Abdul Somad bagi yang terlanjur melakukannya mau tak mau harus melakukan mandi dan salat taubat.

“Tata cara mandinya sama seperti mandi wajib. Setelah mandi, shalat taubat 2 rakaat. Sholat seperti biasa. Ayat yang dibaca terserah,” tambahnya.

“Istigfar sebanyak-banyaknya. Datangi tuan guru minta bimbing mereka, infaq sedekah, sesali dosa di masa lalu. Jangan ulangi. Ada tabligh akbar, hadiri,” tutup Ustadz Abdul Somad. (/Danti Ayu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *