KediriNews.com – Debit air terjun yang selama ini menjadi daya tarik utama wisatawan di Air Terjun Dolo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mengalami penurunan drastis pada Minggu, 7 Desember 2025. Akibatnya, sejumlah pengunjung merasa kecewa dan mengeluh karena kondisi alam yang biasanya menawarkan sensasi segar dan pemandangan memukau kini tampak jauh dari harapan.
Air Terjun Dolo, yang berada di lereng timur Gunung Wilis, memiliki ketinggian 125 meter dan terletak 1.800 meter di atas permukaan laut (mdpl). Tumpahan air terjun ini terbagi dalam tiga bagian, dengan bagian tertinggi sekitar 90 meter. Meski debit air tidak terlalu deras, suhu air yang dingin selama ini memberikan sensasi segar bagi para pengunjung. Namun, kondisi tersebut kini berubah drastis.
“Saya sudah beberapa kali datang ke sini, tapi baru kali ini melihat debit air terjun begitu rendah. Ini sangat mengecewakan,” ujar Rizky, salah satu wisatawan asal Kota Kediri yang datang bersama keluarga.

Pengelola wisata setempat menyebutkan bahwa penurunan debit air terjun ini dipengaruhi oleh curah hujan yang relatif rendah dalam beberapa bulan terakhir. “Sejak awal tahun 2025, curah hujan di wilayah ini cenderung lebih sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini berdampak langsung pada debit air terjun,” kata Suryadi, petugas pengelola Air Terjun Dolo.
Meski demikian, pihak pengelola tetap berupaya untuk menjaga kenyamanan pengunjung. Mereka telah melakukan beberapa langkah seperti memperbaiki jalur akses dan meningkatkan fasilitas pendukung lainnya. Akses menuju Air Terjun Dolo memang cukup menantang, namun perjalanan yang ditempuh sejauh 25 kilometer dari pusat Kota Kediri tetap menjadi tantangan tersendiri bagi banyak pengunjung.
- Akses Menuju Air Terjun Dolo
- Berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Kediri.
- Perjalanan bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih dua jam.
- Jalur menuju lokasi berupa jalan pegunungan yang berkelok-kelok.
-
Pemerintah Kabupaten Kediri telah melakukan peningkatan sarana jalan.
-
Fasilitas yang Tersedia
- Warung makan.
- Musholla.
- Area olahraga seperti jogging track dan hiking area.
-
Area perkemahan (camping ground) yang cocok untuk kegiatan luar ruangan.
-
Pengalaman Wisatawan
- Banyak pengunjung mengakui bahwa meskipun perjalanan melelahkan, keindahan alam Air Terjun Dolo membuat semua usaha terbayar.
- Pengunjung sering mengambil foto dan mengabadikan momen di sekitar air terjun.
Selain itu, beberapa pengunjung juga mengeluh tentang kurangnya informasi terkait kondisi debit air terjun. “Saya tidak tahu kalau debit air akan turun sampai seperti ini. Kalau ada pemberitahuan sebelumnya, mungkin saya tidak datang,” tambah Rizky.

Pihak pengelola Air Terjun Dolo berharap masyarakat dapat memahami kondisi alam yang tidak bisa sepenuhnya dikontrol. Mereka juga akan terus memantau kondisi debit air dan memberikan informasi secara berkala kepada pengunjung.
“Kami berharap wisatawan tetap bisa menikmati keindahan alam yang ada di sekitar Air Terjun Dolo, walaupun debit airnya sedang turun,” ujar Suryadi.
Dengan situasi seperti ini, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kebersihan dan tidak merusak lingkungan sekitar. Selain itu, mereka juga diminta untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku agar dapat menikmati pengalaman wisata yang aman dan nyaman.





