KediriNews.com – Di tengah gemerlap kota dan kehidupan sehari-hari, sebuah fenomena kuliner baru muncul di Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri. Pada tanggal 6 Desember 2025, bakpia khas Kediri dengan rasa keju lumer menjadi sorotan utama. Makanan tradisional yang biasanya dikenal sebagai oleh-oleh khas Yogyakarta ini kini menemukan tempatnya di wilayah Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Gampengrejo.
“Bakpia keju lumer ini sangat lembut dan memiliki cita rasa yang unik. Banyak orang membelinya untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh atau sekadar mencicipi,” ujar Siti Aminah, salah satu penjual bakpia di pasar lokal setempat. Ia menambahkan bahwa permintaan terhadap produk ini meningkat drastis dalam beberapa bulan terakhir.
- Sejarah dan Perkembangan Bakpia di Kediri
Bakpia, yang awalnya berasal dari Tionghoa, telah mengalami evolusi pesat di Indonesia. Meskipun lebih dikenal sebagai oleh-oleh khas Yogyakarta, bakpia juga mulai berkembang di berbagai daerah, termasuk Kediri. Dalam beberapa tahun terakhir, pengrajin lokal mulai menciptakan varian baru, seperti bakpia rasa keju lumer, yang menarik perhatian konsumen.
Menurut data dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri, jumlah pengrajin bakpia di Kecamatan Gampengrejo meningkat sekitar 30% dalam dua tahun terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa bakpia tidak hanya menjadi oleh-oleh, tetapi juga menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan bagi masyarakat setempat.
- Keunikan Bakpia Rasa Keju Lumer
Bakpia rasa keju lumer merupakan inovasi yang menggabungkan rasa tradisional dengan modern. Kulit bakpia yang tipis dan lembut dibaluti isian keju yang meleleh saat dimakan. Proses pembuatannya melibatkan bahan-bahan berkualitas tinggi, seperti keju cheddar asli dan tepung terigu premium, sehingga hasil akhirnya memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang kaya.
“Kami menggunakan keju segar yang diproses secara higienis agar tidak ada bahan pengawet. Ini membuat bakpia kami tahan lama dan aman dikonsumsi,” jelas Arifin, seorang pengrajin bakpia di Gampengrejo.
- Pengaruh Budaya dan Wisata
Perkembangan bakpia di Kediri tidak hanya terjadi di sisi produksi, tetapi juga dalam hal promosi dan pemasaran. Banyak pengrajin mulai memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan produk mereka kepada kalangan lebih luas. Selain itu, banyak wisatawan yang datang ke Kediri tidak hanya untuk menikmati keindahan alam dan budaya, tetapi juga untuk mencicipi bakpia khas daerah ini.
Di Kecamatan Gampengrejo, para pengrajin bakpia juga mulai mengadakan acara pameran produk, seperti “Festival Bakpia Kediri” yang digelar setiap tahun. Acara ini menjadi ajang promosi yang efektif dan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan nilai budaya lokal.
- Potensi Ekonomi dan Pengembangan Usaha
Dengan popularitas bakpia keju lumer yang meningkat, banyak warga Kecamatan Gampengrejo mulai menjadikannya sebagai usaha sampingan. Beberapa di antaranya bahkan membuka toko khusus bakpia, baik secara offline maupun online.
“Awalnya saya hanya membuat bakpia untuk keluarga, tapi sekarang banyak orang yang memesan. Saya juga mulai menjualnya melalui platform e-commerce,” ujar Dian, seorang ibu rumah tangga yang sukses menjalani usaha bakpia.
- Tantangan dan Harapan
Meski prospek usaha bakpia cukup menjanjikan, para pengrajin masih menghadapi beberapa tantangan, seperti persaingan dari produk serupa dan keterbatasan modal. Namun, dengan dukungan pemerintah dan komunitas lokal, harapan besar terbuka untuk pengembangan usaha ini.
Masyarakat setempat berharap agar bakpia keju lumer dapat menjadi ikon kuliner Kediri yang dikenal di seluruh Indonesia. Dengan inovasi dan kerja sama yang baik, bakpia bisa menjadi salah satu aset budaya dan ekonomi yang penting bagi daerah ini.
#BakpiaKediri #BakpiaKejuLumer #Gampengrejo #KulinerKediri #OlehOlehKhas
