Cegah Kasus Fiktif: Inspektorat Kota Kediri Lakukan Audit Lapangan Penerima Bansos Sembako

0
tips014-07.png

Pemerintah Kota Kediri terus memastikan bahwa penyaluran bantuan sosial (bansos) berjalan secara transparan dan tepat sasaran. Salah satu upaya yang dilakukan adalah audit lapangan oleh Inspektorat Kota Kediri terhadap penerima bansos sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH). Langkah ini bertujuan untuk mencegah adanya kasus fiktif atau penyimpangan dalam pendistribusian bantuan.

Inspektorat Kota Kediri melakukan pengawasan langsung ke lokasi penerima bansos, termasuk mengunjungi rumah-rumah warga yang diduga menerima bantuan. Hal ini dilakukan untuk memverifikasi data penerima bansos sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sehingga tidak ada warga yang tidak layak menerima bantuan.

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Paulus Luhur Budi P, menjelaskan bahwa penyaluran bansos sembako dan PKH Batch MA-A09 Tahun 2024 merupakan kegiatan rutin yang disalurkan melalui kantor pos setiap tiga bulan sekali dan melalui Himbara setiap dua bulan sekali. Untuk tahun ini, penyaluran di kantor pos dibagi menjadi dua bulan, karena program sembako telah dibagikan pada bulan Januari, dan selanjutnya akan dilanjutkan pada Februari dan Maret.

Audit lapangan yang dilakukan oleh Inspektorat Kota Kediri mencakup verifikasi data penerima bansos, proses distribusi, serta penggunaan bantuan yang diterima. Dengan demikian, diharapkan tidak ada penerima bansos yang tidak layak atau kasus fiktif yang terjadi.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk aktif dalam memberikan laporan jika mengetahui ada warga yang belum menerima bansos atau sebaliknya, warga yang mampu tetapi masih menerima bansos. Masyarakat dapat melaporkan hal tersebut melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos di Play Store atau langsung ke kelurahan.

Paulus menyebutkan bahwa syarat penerima bansos adalah keluarga tidak mampu yang masuk dalam DTKS. Untuk PKH, pengajuan harus memenuhi lima syarat, yaitu ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, dan disabilitas.

Salah satu penerima bansos, Yanti, dari Kelurahan Semampir, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah atas bantuan yang diberikan. Ia mengatakan bahwa proses pendistribusian bansos berjalan lancar berkat kerja sama petugas di lokasi.

Rencananya, Yanti akan memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga, terutama kebutuhan pangan di bulan Ramadan.

Penerima Bansos Sembako Kota Kediri Di Lokasi Audit Lapangan

Dengan adanya audit lapangan dan pengawasan ketat, pemerintah Kota Kediri berkomitmen untuk memastikan bahwa bantuan sosial benar-benar sampai kepada yang berhak. Ini juga menjadi langkah penting dalam mencegah potensi korupsi atau penyimpangan dalam sistem distribusi bansos.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *