India Open 2026 – Putri KW seperti Digertak An Se-young Tuju Perempat Final usai Menang dengan Fisik Remuk

Putri Kusuma Wardani atau Putri KW harus harap-harap cemas saat langkahnya masih memiliki potensi untuk dijegal oleh An Se-young yang masih menggila di India Open 2026.

Sebagai satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putri, Putri KW dihadapkan dengan jalan terjal di pul atas India Open 2026 setidaknya hingga babak perempat final atau 8 besar.

Bagaimana tidak? Pemain peringkat ke-6 dunia itu masih bertahan di turnamen BWF Super 750 tersebut dengan ditemain teror dari ratu bulu tangkis dunia An Se-young di jalur yang sama.

Pemain ranking 1 dunia itu kembali menunjukkan kegilaannya di lapangan untuk selangkah lagi bisa berhadapan dengan Putri KW jika jalan keduanya sama-sama lancar.

An Se-young memijak babak kedua usai menjalani pertandingan dengan baik melawan wakil Jepang, Nozomi Okuhara pada Selasa (14/1/2026) kemarin.

Bertempat di India Gandhi Sports Complex, New Delhi, juara Olimpiade Paris 2024 itu menang dua gim langsung atas Okuhara dengan skor 21-17, 21-9 dalam 41 menit.

Kemenangan atas pemain nomor 1 dunia itu membawa An akan menantang wakil Taiwan Huang yu-Hsun di babak kedua sebelum menjaga asa bersua Putri KW yang juga harus menang.

Walau menorehkan kemenangan dengan skor mencolok, An mengakui bahwa pertandingan melawan Okuhara berjalan tidak mudah baginya untuk dilalui.

Dia menyebut kondisi fisiknya yang sudah berada di titik batas dengan rasa lelah yang acap kali menghantuinya saat menunjukkan aksi di lapangan.

Meski dengan fisik yang remuk, An bersyukur masih bisa mengukir kemenangan penting ini guna melanjutkan langkah ke babak 16 besar India Open 2026.

Dalam kesempatan yang sama, tunggal putri berusia 23 tahun tersebut menegaskan komitmennya untuk menjadi juara di turnamen ini.

An sendiri masih memegang kendali dominasi di pentas persaingan tunggal putri dunia setelah pada pekan kemarin dia juara di turnamen BWF Super 1000 Malaysia Open 2026.

“Tubuh saya sedikit lelah, tapi saya sangat senang bisa menang lagi,” kata An, dilansir dari laman resmi BWFBadminton.

“Saya hanya fokus pada permainan saya sendiri dan ingin melakukan yang terbaik setiap hari, itulah kekuatan saya.”

“Saya ingin menang lagi dan menjadi juara,” tuturnya menambahkan.

Ungkapan An tersebut secara tidak langsung menjadi sebuah gertakan sekaligus alarm peringatan bagi Putri KW yang memiliki potensi menjadi lawan di perempat final.

Putri sendiri menjalani babak kedua hari ini dengan melawan wakil Denmark, Line Hojmark Kjaersfeldt dengan modal keunggulan head-to-head 3-2.

Kerja keras dan permainan disiplin harus ditunjukkan Putri jika nantinya dia benar-benar melawan An pada babak perempat final jika ingin terus melaju.

Pasalnya, pemain berusia 23 tahun itu belum sekalipun mampu mengalahkan An Se-young dari total 7 pertemuan yang sudah tercipta.

Sementara itu, dikalahkan An dalam dua pekan beruntun setelah sebelumnya di Malaysia Open 2026 menjadi hal yang sulit diterima oleh Okuhara.

Kendati demikian, hasil ini menjadi sebuah pembelajaran dan tolok ukur bagi Okuhara dalam menetapkan target dan apa yang ingin dia raih pada musim ini.

“Saya belum menetapkan target konkret dalam hal hasil (pada tahun 2026),” kata Okuhara menjelaskan.

“Saat ini saya sedang dalam fase pengujian, fokus untuk mengembalikan performa saya ke level sebelumnya terlebih dahulu, dan kemudian mencari tahu ke mana saya bisa melangkah selanjutnya,” imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *