jabar., BOGOR – Sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Barat dan Jabodetabek diprakirakan mengalami cuaca berawan dengan potensi hujan ringan hingga lebat sepanjang Minggu, 11 Januari 2026.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir serta peningkatan kecepatan angin, terutama dari menjelang siang hingga malam hari.
Berdasarkan keterangan resmi dari BMKG yang diterima , pada pagi hari (07.00–13.00 WIB), cuaca umumnya berawan.
Namun, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bogor, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, serta Kabupaten Kuningan.
Memasuki siang hingga sore hari (13.00–19.00 WIB), potensi hujan ringan hingga sedang diperkirakan meluas ke wilayah Kabupaten Indramayu, Kabupaten dan Kota Cirebon, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Garut, Kabupaten dan Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Cianjur, Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, serta Kabupaten dan Kota Sukabumi.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Ciamis, serta Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.
Pada malam hari (19.00–01.00 WIB), hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, serta Kabupaten dan Kota Cirebon.
Sedangkan pada dini hari (01.00–07.00 WIB), cuaca cenderung berawan dengan potensi hujan ringan di sebagian wilayah Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Sukabumi.
Secara umum, suhu udara di wilayah Jawa Barat berkisar antara 19 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara antara 55 hingga 97 persen.
Angin bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan sekitar 5 hingga 50 kilometer per jam.
Prakiraan Cuaca Jabodetabek
Untuk wilayah Jabodetabek, prakiraan cuaca periode Minggu, 11 Januari 2026 pukul 07.00 WIB hingga Senin, 12 Januari 2026 pukul 07.00 WIB menunjukkan kondisi cuaca didominasi berawan hingga berawan tebal.
Pada pagi hari, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Kabupaten Bekasi, Kabupaten dan Kota Tangerang, serta Kabupaten Bogor.
Potensi hujan ringan hingga sedang diperkirakan masih berlangsung pada siang hingga sore hari di hampir seluruh wilayah Jabodetabek.
Sementara itu, pada malam hari, hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kepulauan Seribu.
Pada dini hari, hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kepulauan Seribu, Kabupaten dan Kota Tangerang, serta Kabupaten Bekasi.
Suhu udara di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor diperkirakan berkisar antara 20 hingga 24 derajat Celsius, sedangkan wilayah Jabodetabek lainnya berada pada rentang 24 hingga 30 derajat Celsius.
Kelembapan udara berkisar antara 72 hingga 92 persen, dengan angin permukaan bertiup dari arah barat daya hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 35 kilometer per jam.
Peringatan Dini Cuaca
Masyarakat di Jawa Barat dan Jabodetabek diimbau untuk mewaspadai potensi peningkatan kecepatan angin serta hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga sore hari.
Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, Kabupaten dan Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Subang, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Cianjur, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, serta Kabupaten Pangandaran.
Warga diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari sumber resmi dan mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan, seperti genangan air, banjir lokal, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas transportasi. (mar7/jpnn)





