Niat membela diri, Nana kini justru digugat pelaku pembobol rumah

– Aktris dan idol Nana After School digugat oleh pelaku pembobolan rumahnya yang terjadi pada November 2025.

Pada tanggal 2 Januari KST, agensi Nana, Sublime Entertainment, mengeluarkan pernyataan yang menginformasikan kepada publik bahwa pelaku telah mengajukan gugatan terhadap Nana, meskipun ia sendiri sedang dalam penyelidikan atas aktivitas kriminalnya.

Pria tersebut, yang diidentifikasi sebagai “A” (berusia 30-an), dituduh menerobos masuk ke rumah sang aktris dengan senjata, mengancamnya dan ibunya, serta melukai keduanya.

Nana dan ibunya akhirnya berhasil menaklukkan pelaku, yang berujung pada penangkapannya.

Selama penyelidikan, “A” dilaporkan mengklaim bahwa dia tidak tahu rumah yang dia bobol itu milik seorang selebriti.

Dia sekarang telah mengajukan pengaduan terhadap Nana, mengklaim bahwa tindakannya untuk menundukkannya merupakan percobaan pembunuhan.

“Pelaku, tanpa penyesalan, telah mengajukan gugatan terpisah terhadap aktris Nana, memanfaatkan fakta bahwa korban adalah seorang selebriti dan menyebabkan kerugian sekunder melalui tindakan tidak manusiawi,” kata agensi.

Agensi mengatakan akan mengambil tindakan hukum perdata dan pidana atas laporan itu.

Respons Nana

Setelah berita tentang gugatan itu tersebar, Nana menggunakan Instagram untuk berbagi pemikirannya tentang kasus tersebut dan rencananya ke depan.

“Saya sudah tahu sejak beberapa waktu lalu bahwa saya sedang digugat. Saya mengetahuinya saat saya sedang berjuang secara mental dan berusaha melewati masa-masa sulit secara emosional,” tulisnya.

Dia menjelaskan bahwa pengalaman itu, meskipun absurd tapi telah mengajarkan banyak hal kepadanya. Termasuk bahwa dia perlu lebih berhati-hati untuk melindungi dirinya sendiri.

“Melalui pengalaman ini, saya benar-benar merasakan banyak hal. Melihat diri saya berusaha keras untuk bertahan dan mengatasi semuanya, saya berpikir, saya benar-benar melewati ini dengan cara yang sehat,” tulisnya.

“Namun pada saat yang sama, pikiran lain terlintas di benakku. Mungkin kecenderunganku untuk melihat dunia dan orang-orang terlalu baik, keinginanku untuk percaya apa pun yang terjadi, sebenarnya bisa jadi keinginan yang berlebihan. Lalu aku bertanya-tanya, ‘Mengapa itu dianggap berlebihan?’ Ketika pikiran-pikiran itu muncul, aku merasakan keraguan dan kekosongan,” sambungnya.

Merasa bertarung dengan pemikirannya antara tetap memandang dan bersikap baik pada orang tapi dimanfaatkan atau berbuat sebaliknya, Nana pada akhirnya sampai pada satu kesimpulan untuk tetap menjadi dirinya sendiri tapi dengan memiliki batasan.

“Jadi, alih-alih menyangkal diri sendiri, saya memilih untuk mengakui dan menerima siapa diri saya,” tulisnya.

“Namun, untuk melindungi diri agar tidak terluka lagi, saya percaya saya perlu membiasakan diri untuk melihat segala sesuatu dengan lebih cermat dan bijaksana,” sambungnya.

Pesan Nana untuk penggemarnya

Nana juga menulis pesan untuk penggemar yang khawatir pada kondisinya.

Meyakinkan para penggemarnya bahwa dia akan melewati gugatan tersebut tanpa terguncang.

“Aku tidak akan pingsan, dan aku akan memastikan untuk tidak terguncang. Aku akan menjaga diriku baik-baik, jadi tolong jangan terlalu khawatir. Aku juga minta maaf jika situasi ini menyebabkan kecemasan yang tidak perlu, meskipun itu bukan niatku,” tulisnya.

“Saya akan memastikan masalah ini diselesaikan dengan benar, jadi percayalah pada saya dan jangan khawatir,” tulis Nana.

Pembobolan rumah

Pada tanggal 15 November 2025 (KST), Departemen Kepolisian Guri mengumumkan bahwa mereka telah menangkap Pria A karena melakukan pembobolan rumah anggota After School di Guri, Provinsi Gyeonggi.

Seorang pria bernama A, berusia sekitar 30-an, dilaporkan memasuki kompleks vila mewah tempat Nana tinggal, sambil mengacungkan senjata dan mengancam para penghuni untuk meminta uang.

Saat kejadian perampokan, Nana dan ibunya berada di rumah

Yonhap News melaporkan bahwa keduanya berhasil menaklukkan pria tersebut setelah terjadi perkelahian fisik dan segera menghubungi polisi.

Ketika polisi tiba di lokasi kejadian, Pria A ditemukan dalam keadaan terluka dan telah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *