Kediri, 16 Desember 2025 – Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin, melakukan tinjauan langsung ke Terminal Tamanan pada hari ini, Jumat (16/12/2025), untuk memastikan kondisi dan kesiapan terminal dalam mendukung mobilitas warga Kota Kediri. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah kota untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi umum serta memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Terminal Tamanan, yang menjadi salah satu titik penting dalam sistem transportasi kota, telah menjadi pusat perhatian sejak beberapa waktu lalu. Dalam kunjungan tersebut, Qowimuddin didampingi oleh sejumlah pejabat terkait seperti Kepala Dinas Perhubungan, para pengusaha angkutan, dan perwakilan komunitas transportasi. Mereka berkeliling terminal untuk melihat langsung kondisi infrastruktur, fasilitas penumpang, serta proses operasional harian.
Peningkatan Kualitas Fasilitas
Dalam sambutannya, Qowimuddin menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kualitas fasilitas di Terminal Tamanan. “Kami ingin terminal ini tidak hanya menjadi tempat transit, tetapi juga menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi para pengguna jasa,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya sedang merancang perbaikan infrastruktur seperti penataan area parkir, penambahan tempat duduk, serta pembenahan jalur penumpang. Selain itu, pengadaan alat bantu bagi penyandang disabilitas juga menjadi prioritas agar aksesibilitas lebih maksimal.
Tinjauan Terhadap Operasional Angkutan Umum
Selain meninjau kondisi fisik terminal, Qowimuddin juga mengunjungi beberapa armada bus yang sedang bersiap beroperasi. Ia memastikan bahwa seluruh kendaraan dalam kondisi baik dan sesuai dengan standar keselamatan. “Kami juga akan memperketat pengawasan terhadap pengemudi dan petugas angkutan agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan ini, Qowimuddin juga menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama antara pemerintah kota dengan para pengusaha angkutan. “Tanpa dukungan mereka, program-program seperti Balik Gratis atau Bus Satria tidak akan bisa berjalan efektif,” katanya.
Program Transportasi Inklusif
Salah satu inisiatif yang mencerminkan komitmen pemerintah kota adalah Bus Satria, yang merupakan bus umum gratis yang telah dioperasikan sejak 2023. Bus ini tidak hanya digunakan sebagai transportasi umum, tetapi juga sebagai sarana pendukung bagi siswa-siswi yang membutuhkan akses ke sekolah.
“Bus Satria ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi yang tinggal di wilayah pinggiran kota. Kami berharap nantinya rute Bus Satria bisa diperluas agar lebih banyak warga yang bisa menikmati layanan ini,” ujar Qowimuddin.

Peran Terminal Tamanan dalam Mobilitas Warga
Terminal Tamanan tidak hanya menjadi pintu masuk dan keluar kota, tetapi juga menjadi titik kumpul bagi warga yang ingin bepergian ke berbagai daerah. Seiring dengan pertumbuhan populasi dan aktivitas ekonomi, kebutuhan akan transportasi yang andal semakin meningkat.
Qowimuddin menekankan bahwa pihaknya akan terus memastikan bahwa terminal ini tetap menjadi tempat yang nyaman dan efisien. “Kami juga sedang merencanakan penambahan armada bus serta pengembangan rute baru agar lebih banyak warga yang bisa menikmati layanan transportasi yang murah dan mudah,” ujarnya.
Komentar dari Pengguna Jasa
Sementara itu, para pengguna jasa di Terminal Tamanan menyambut positif langkah pemerintah kota. Salah satu penumpang, Rina, mengatakan bahwa ia merasa lebih nyaman setelah adanya peningkatan fasilitas. “Sebelumnya, saya sering merasa khawatir karena kondisi terminal yang kurang terawat. Sekarang sudah jauh lebih baik,” katanya.
Di sisi lain, seorang pengusaha angkutan, Budi, menyambut baik kebijakan pemerintah yang menekankan keselamatan dan kenyamanan. “Kami siap bekerja sama dengan pemerintah untuk menjaga kualitas layanan. Ini akan membantu kami meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap angkutan umum,” tambahnya.
Penutup
Dengan kunjungan ini, Qowimuddin menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi di Kota Kediri. Melalui peninjauan langsung dan dialog dengan berbagai pihak, pemerintah kota berupaya memastikan bahwa semua warga dapat menikmati transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau.
“Kami berharap dengan adanya peningkatan fasilitas dan pengawasan yang lebih ketat, masyarakat akan semakin percaya pada layanan transportasi umum,” tutup Qowimuddin.





