Kabupaten Kediri, Jawa Timur, resmi memulai proses perbaikan jalan rusak di Kecamatan Papar pada hari ini, 18 Desember 2025. Proyek ini menjadi bagian dari program prioritas Bupati Hanindhito Himawan Pramana dalam meningkatkan infrastruktur wilayah kabupaten.
Proses perbaikan jalan yang dimulai hari ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat berbagai faktor seperti cuaca ekstrem dan beban lalu lintas. Dalam beberapa tahun terakhir, Pemkab Kediri lebih fokus pada perbaikan jalan desa, namun kini prioritas beralih ke jalan kabupaten guna mencegah kerusakan semakin parah.
“Kita di 3 sampai 4 tahun terakhir, lebih banyak memperbaiki jalan desa. Hal itu, pasti sedikit banyak berdampak pada jalan kabupaten,” ujar Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, saat memberikan instruksi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri.

Berdasarkan data dari DPUPR Kabupaten Kediri, tingkat kemantapan jalan kabupaten sebelumnya mencapai 91 hingga 92 persen, namun kini turun menjadi 87 persen karena fokus yang lebih besar pada perbaikan jalan desa. Untuk mengatasi hal ini, pihak dinas telah melakukan pemeliharaan berkala di 14 lokasi, rehabilitasi di 7 lokasi, serta pelebaran jalan di 2 lokasi.
Selain itu, DPUPR juga akan melanjutkan pembangunan jalan Margomulyo-Kelud setelah libur Lebaran. “Kita juga akan melakukan pembangunan jalan (kabupaten) Margomulyo-Kelud, kemungkinan setelah lebaran,” ujar Kepala DPUPR Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama.

Bupati Hanindhito juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, termasuk para ketua RT dan RW. Peningkatan tunjangan bagi RT dan RW mulai September 2024 lalu menjadi salah satu bentuk apresiasi atas peran mereka sebagai garda depan pelayanan masyarakat.
“Dengan kenaikan tunjangan, saya harap kinerja RT dan RW bisa meningkat, sehingga dapat membantu pemerintah dalam menjalankan visi misi daerah,” tambah Mas Dhito.
Proses perbaikan jalan di Papar Kediri tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan akses transportasi, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya proyek ini, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih lancar, serta mempercepat pengembangan infrastruktur yang lebih luas di wilayah tersebut.
Dalam waktu dekat, pemerintah daerah akan terus memantau progres pekerjaan dan memastikan bahwa semua target penyelesaian dapat tercapai sesuai rencana.





