KediriNews.com – Sejumlah lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Kediri akan segera berangkat ke Jepang untuk menjalani program magang yang berlangsung selama tiga hingga lima tahun. Rencana ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan peluang kerja yang lebih luas bagi lulusan SMK, khususnya di wilayah Kecamatan Kota. Jadwal keberangkatan rencananya akan dilaksanakan pada 10 Oktober 2025 mendatang.
Program magang ini tidak hanya menawarkan pengalaman kerja di luar negeri, tetapi juga memiliki konsep yang terstruktur dan dilengkapi dengan perlindungan hukum. Dalam bulan pertama, peserta akan mengikuti pelatihan adaptasi di training center Jepang. Selama tiga tahun pertama, peserta akan melakukan Jisshusei atau magang teknis dengan bimbingan dan perlindungan hukum yang jelas. “Program ini dirancang agar peserta dapat memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan mereka,” ujar salah satu perwakilan dari lembaga penyelenggara.
Selain itu, peserta magang akan mendapatkan bantuan biaya pelatihan tahap 1 serta pelatihan tentang keimanan dan etos kerja islami. Hal ini bertujuan untuk membantu peserta menjaga identitas Muslim mereka saat bekerja di Jepang. Peserta juga akan diberikan literasi keuangan syariah guna memastikan pengelolaan dana yang sesuai dengan prinsip agama. “Pemilihan peserta didasarkan pada hasil seleksi daerah dan kondisi ekonomi keluarga,” tambah sumber dari BAZNAS setempat.
Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan tunjangan Dana Usaha Mandiri senilai ¥500.000–¥900.000 (sekitar Rp50-90 juta). Tunjangan ini diberikan sebagai bentuk dukungan awal agar peserta dapat lebih fokus dalam menjalani magang. Selain itu, ketika kembali ke Indonesia, peserta akan mendapat bimbingan kewirausahaan dan job matching oleh BAZNAS atau Kemnaker. Program ini diharapkan mampu membuka peluang usaha dan kesempatan kerja bagi para peserta magang.

Berikut adalah beberapa poin penting mengenai program magang ke Jepang yang akan diikuti oleh lulusan SMK Kediri:
- Durasi Magang
-
Berlangsung selama 3 hingga 5 tahun, tergantung perusahaan tempat peserta magang bekerja.
-
Pelatihan Awal
-
Bulan pertama peserta akan mengikuti pelatihan adaptasi di training center Jepang.
-
Jisshusei (Magang Teknis)
-
Tahun pertama hingga ketiga, peserta akan menjalani magang teknis dengan perlindungan hukum Jepang.
-
Bantuan Biaya Pelatihan
-
Peserta akan mendapatkan bantuan biaya pelatihan tahap 1.
-
Pelatihan Keimanan dan Etos Kerja Islami
- Peserta akan diajarkan cara menjaga identitas Muslim di Jepang serta literasi keuangan syariah.

Setelah menjalani magang, peserta akan kembali ke Indonesia dan mendapatkan bimbingan kewirausahaan serta job matching. Dengan adanya program ini, diharapkan lulusan SMK Kediri dapat memiliki keterampilan yang lebih baik dan mampu bersaing di pasar kerja nasional maupun internasional. Selain itu, program ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kediri.
Hasil dari program ini diharapkan bisa menjadi contoh sukses bagi daerah lain, terutama dalam hal pemanfaatan peluang kerja di luar negeri. Pemerintah daerah dan lembaga terkait telah berkomitmen untuk terus mendukung program ini dengan menyediakan fasilitas dan bimbingan yang optimal bagi peserta magang.





