KediriNews.com – Menjelang perayaan Natal pada 25 Desember 2025, aparat kepolisian di Kecamatan Kota khususnya di wilayah Jawa Timur melakukan pengamanan ketat di sejumlah gereja. Operasi yang diberi nama “Operasi Lilin Semeru” bertujuan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan menjaga keamanan jemaat selama ibadah. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan potensi gangguan kamtibmas.
“Kami memastikan seluruh rangkaian ibadah Natal berlangsung aman dan lancar. Ini adalah kewajiban kami sebagai aparat kepolisian untuk melindungi masyarakat dari segala potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kapolres Lamongan AKBP Bobby A Condroputra, seperti dikutip dalam laporan ANTARA.
Pengamanan mencakup pemeriksaan menggunakan metal detector dan anjing pelacak di area gereja. Selain itu, patroli rutin dilakukan oleh petugas di sekitar lokasi ibadah untuk mencegah gangguan keamanan. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama momen penting seperti Natal.
Strategi Pengamanan yang Dilakukan
- Pemeriksaan Metal Detector dan Anjing Pelacak: Petugas menemukan alat deteksi logam dan anjing pelacak untuk memastikan tidak ada benda-benda berbahaya yang dibawa masuk ke area gereja.
- Patroli Rutin: Personel kepolisian melakukan patroli di sekitar gereja untuk memantau situasi secara langsung.
- Koordinasi dengan Pengurus Gereja: Petugas bekerja sama dengan pengurus gereja untuk memastikan keselamatan jemaat selama ibadah.
- Penggunaan CCTV dan Detektor Logam: Pihak gereja diminta untuk memasang CCTV dan menggunakan detektor logam sebagai langkah antisipasi.
- Partisipasi Remaja Gereja: Dalam beberapa kasus, remaja gereja dilibatkan dalam pengamanan internal karena lebih memahami karakter jemaat.
Tindakan Preventif yang Dilakukan
Menurut Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, operasi pengamanan akan berlangsung selama 13 hari, mulai tanggal 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025. Pengamanan ini dilakukan dengan melibatkan TNI-Polri serta organisasi masyarakat keagamaan.
“Kami juga mengimbau agar pengunjung yang dicurigai dapat ditanyai untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tambah Bismo.
Selain itu, Forkopimda Kota Bogor juga telah memastikan keamanan gereja dengan melakukan sterilisasi dan menempatkan petugas. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan meninjau kesiapan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Kota Bogor, Kamis 11 Desember 2025.

Peran Masyarakat dalam Pengamanan
Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk aktif dalam menjaga keamanan. Dengan adanya partisipasi masyarakat, diharapkan situasi tetap kondusif dan tidak ada gangguan yang mengganggu ibadah umat Kristiani.
“Kami meminta kepada masyarakat untuk saling mengingatkan dan membantu aparat kepolisian dalam menjaga keamanan. Ini adalah bentuk toleransi dan kerjasama antar umat beragama,” ujar Kapolres.
Harapan untuk Natal yang Damai
Dengan pengamanan optimal tersebut, Kapolres berharap umat Kristiani di Lamongan dapat merayakan Natal dengan damai dan penuh sukacita. Pengamanan ini dilakukan agar jemaat dapat beribadah dengan khusyuk dan merasa nyaman.

Kesimpulan
Operasi Lilin Semeru menjadi bukti komitmen polisi dalam menjaga keamanan masyarakat, khususnya pada momen penting seperti Natal. Dengan berbagai strategi dan tindakan preventif, diharapkan perayaan Natal dapat berjalan aman dan lancar. Kerja sama antara aparat kepolisian, pengurus gereja, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana yang kondusif.





