PUSKESMAS RAWAT INAP! Fasilitas Lengkap 24 Jam di Kecamatan Ngancar pada 1 Desember 2025
KediriNews.com – Pada 1 Desember 2025, masyarakat Kecamatan Ngancar akan memiliki akses ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap dan memadai. Sebuah puskesmas rawat inap baru resmi beroperasi dengan layanan 24 jam, menawarkan berbagai fasilitas medis yang diperlukan oleh masyarakat setempat. Dengan peresmian ini, kebutuhan kesehatan warga di wilayah tersebut dapat terpenuhi secara lebih efektif.
“Puskesmas rawat inap di Kecamatan Ngancar merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Siti Aminah. “Fasilitas ini dirancang untuk memberikan layanan yang cepat dan berkualitas, terutama dalam situasi darurat.”
Fasilitas yang Tersedia
Puskesmas rawat inap di Kecamatan Ngancar dilengkapi dengan berbagai fasilitas medis yang mencakup:
- Instalasi Gawat Darurat (IGD) – Menyediakan layanan pertolongan pertama untuk pasien yang membutuhkan tindakan segera.
- Ruang Perawatan Inap – Dilengkapi dengan tempat tidur dan alat medis yang memadai untuk pasien yang memerlukan perawatan lebih lanjut.
- Laboratorium Terpadu – Mampu melakukan pemeriksaan darah dan urine secara mandiri.
- Klinik Khusus – Termasuk klinik gizi, konsultasi kesehatan mental, dan pengobatan penyakit kronis.
- Layanan 24 Jam – Puskesmas ini tetap buka selama 24 jam, termasuk hari libur nasional dan akhir pekan.
Kebijakan Operasional Puskesmas
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024, jam operasional puskesmas biasanya dibagi menjadi tiga kategori, yaitu:
- Hari Senin–Jumat: 07.30–14.00 atau 08.00–15.00
- Hari Sabtu: 08.00–12.00
- Minggu dan hari libur: Hanya layanan darurat
Namun, puskesmas rawat inap seperti yang ada di Kecamatan Ngancar memiliki jam kerja yang lebih fleksibel karena menyediakan layanan 24 jam. Hal ini penting untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat yang tidak bisa menunggu hingga hari kerja normal.

Manfaat bagi Masyarakat
Kehadiran puskesmas rawat inap di Kecamatan Ngancar diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat. Salah satu manfaat utamanya adalah mengurangi beban rumah sakit umum. Dengan adanya fasilitas yang cukup lengkap, pasien yang sebelumnya harus ke rumah sakit kini bisa ditangani di puskesmas.
“Selama ini, banyak warga yang harus datang ke rumah sakit karena tidak ada layanan yang memadai di tingkat kecamatan,” ujar dr. Siti Aminah. “Dengan hadirnya puskesmas rawat inap, kami harapkan masyarakat tidak lagi merasa kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan.”
Tantangan dan Solusi
Meskipun demikian, pengelolaan puskesmas rawat inap juga menghadapi tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia dan kebutuhan pendanaan yang lebih besar. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah daerah dan dinas kesehatan telah merencanakan pelatihan tambahan bagi tenaga medis serta alokasi anggaran yang lebih besar.
“Kami sedang berkoordinasi dengan pihak BPJS Kesehatan untuk memastikan bahwa layanan puskesmas ini dapat dibiayai secara optimal,” tambah dr. Siti Aminah.
Kesimpulan
Pengoperasian puskesmas rawat inap di Kecamatan Ngancar pada 1 Desember 2025 merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah tersebut. Dengan fasilitas lengkap dan layanan 24 jam, masyarakat kini memiliki akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan. Selain itu, puskesmas ini juga diharapkan menjadi model bagi puskesmas lain di wilayah Jawa Timur.
