BALIHO ROBOH! Menutup Jalan Raya Kecamatan Ngadiluwih pada Sore, 8 Desember 2025!
KediriNews.com – Pada sore hari, 8 Desember 2025, sebuah baliho besar yang dipasang di sepanjang Jalan Raya Kecamatan Ngadiluwih mengalami roboh dan menutupi badan jalan. Kejadian ini menimbulkan kemacetan lalu lintas di lokasi kejadian. Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa ini terjadi setelah hujan deras yang disertai angin kencang mengguncang wilayah tersebut.
“Sejak pukul 16.30 WIB, kami menerima laporan dari warga bahwa baliho yang berada di dekat pertigaan Jalan Raya Ngadiluwih tiba-tiba roboh,” ujar Kepala Seksi Pengendalian dan Pemeliharaan Jalan Dinas Perhubungan Kabupaten Ngadiluwih, Budi Santoso. Ia menambahkan, “Baliho tersebut sangat besar dan menutupi sebagian jalan, sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas.”
Penyebab Terjadinya Robohnya Baliho
Menurut laporan sementara, baliho roboh diduga akibat cuaca ekstrem yang melanda daerah tersebut. Hujan deras dan angin kencang yang terjadi sebelum kejadian memicu kerentanan struktur baliho. Dalam beberapa hari terakhir, wilayah Ngadiluwih memang dilaporkan sering dilanda hujan dengan intensitas tinggi, yang berpotensi mengganggu infrastruktur luar ruang seperti baliho.
“Kami sedang melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui apakah ada faktor ketidakterjagaan dalam pemasangan baliho tersebut,” ujar Budi Santoso. “Namun, secara umum, kondisi cuaca ekstrem menjadi penyebab utama.”
Tindakan Darurat dan Penanganan
Setelah kejadian, petugas dari Dinas Perhubungan dan Polsek Ngadiluwih langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan mengatur lalu lintas. Proses evakuasi baliho yang roboh juga dilakukan dengan melibatkan warga sekitar dan tenaga kerja manual.
- Petugas mengamankan area kejadian.
- Lalu lintas di sekitar lokasi diatur agar tidak terjadi kemacetan parah.
- Warga dan petugas bersama-sama membersihkan baliho yang roboh.

Dampak terhadap Masyarakat
Kemacetan yang terjadi di lokasi kejadian menyebabkan gangguan bagi para pengguna jalan. Beberapa kendaraan harus melambat atau bahkan berhenti sementara untuk melewati area yang tertutup baliho.
“Saya terpaksa memutar balik karena jalan sempit dan baliho yang menutupi jalur,” kata Suryadi, seorang pengemudi mobil yang melintasi lokasi kejadian. “Saya harap segera bisa dibersihkan agar tidak mengganggu kegiatan sehari-hari.”
Pengingat untuk Pemilik Baliho
Kepala BPBD Kabupaten Ngadiluwih, Andi Prasetyo, mengimbau kepada pemilik baliho untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca dan memastikan struktur baliho tetap aman. “Jika kondisi baliho sudah tidak stabil, sebaiknya segera dicopot atau diperbaiki,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyarankan agar pemerintah setempat dan instansi terkait terus memantau kondisi infrastruktur luar ruang, terutama di daerah rawan cuaca ekstrem.
Kesimpulan
Peristiwa baliho roboh di Jalan Raya Kecamatan Ngadiluwih pada sore hari, 8 Desember 2025, menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap infrastruktur luar ruang, terutama di masa musim hujan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat dan pemerintah untuk lebih proaktif dalam menghadapi cuaca ekstrem.
