– Sebuah video viral di media sosial, kukang Kalimantan tersengat listrik di wilayah Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Video kukang Kalimantan tersengat listrik tersebut diunggah di Instagram @info_kukar, Minggu (11/1/2026).
Warga sekitar menyadari adanya pergerakan di atas kabel listrik.
Dalam video tersebut, kamera ponsel warga menyorot ke arah tiang listrik yang berdiri di pinggir jalan yang cukup gelap.
Di atas sana, seekor kukang Kalimantan terlihat sedang merayap perlahan, melintasi kabel yang memiliki tegangan tinggi—sebuah istilah untuk aliran listrik dengan voltase yang sangat besar dan mematikan jika tersentuh tanpa alat pelindung.
Hanya dalam hitungan detik, tubuh mungil primata tersebut menyentuh titik tertentu pada kabel, muncul kilatan cahaya terang yang menyilaukan mata, diikuti oleh percikan api yang membumbung tinggi layaknya sebuah ledakan kecil.
Akibat ledakan tersebut, disebutkan dalam informasi unggahan aliran listrik di wilayah Loa Duri Ilir dan sekitarnya dilaporkan langsung padam.
Pasca tersengat, kukang Kalimantan tersebut terjatuh dari ketinggian kabel ke arah semak-semak di bawahnya.
Warga yang berada di lokasi tidak tinggal diam.
Mereka segera mendekati titik jatuhnya hewan tersebut menggunakan bantuan cahaya dari lampu ponsel.
Di balik rimbunnya tanaman paku-pakuan dan dedaunan hijau di bawah tiang yang bertulis nomor 97, mereka menemukan sang Kukang dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.
Dalam video tersebut, terlihat seorang pria berbaju biru dengan sigap mengangkat tubuh Kukang tersebut.
“Hidup kah?” tanya seorang warga dengan nada penuh kekhawatiran.
“Hidup itu,” jawab warga lainnya.
Pria berbaju biru tersebut kemudian membawa Kukang itu ke area jalan semen yang lebih terbuka agar kondisinya bisa diperiksa lebih jelas.
Saat diletakkan di atas jalan, kukang yang memiliki bulu berwarna krem kecokelatan itu tampak meringkuk lemas dengan mata bulat yang redup.
Warga yang mengerubungi hewan itu tampak sangat sadar akan status langka satwa ini.
“Kasihan, dilindungi lho ini,” ucap salah satu warga dengan nada prihatin.
Dalam kondisi lemas, ada warga yang mengusulkan, “Kasih air, kasih air,” berharap cairan bisa membantu memulihkan kesadaran sang Kukang.
Meskipun ditemukan dalam kondisi lemas dan trauma akibat tegangan tinggi, berkat kesigapan warga Loa Duri Ilir, Kukang tersebut berhasil diselamatkan.
Lihat video lengkapnya KLIK DI SINI
Mengenal Lebih Dekat Sang “Malu-Malu” dari Kalimantan
Hewan yang tersengat listrik tersebut diidentifikasi sebagai Kukang Kalimantan (Nycticebus borneanus).
Secara biologis, Kukang adalah jenis primata nocturnal, yang berarti mereka adalah hewan yang aktif sepenuhnya pada malam hari untuk mencari makan dan beraktivitas, sementara siang harinya dihabiskan untuk tidur.
Mereka memiliki gerakan yang sangat lambat dan hati-hati, yang dalam bahasa Inggris sering disebut Slow Loris.
Sayangnya, kelambatan gerak mereka menjadi bumerang saat mereka harus berhadapan dengan infrastruktur manusia seperti kabel listrik.
Kukang seringkali menganggap kabel listrik sebagai dahan pohon atau akar gantung yang bisa digunakan untuk berpindah tempat di tengah hutan yang sudah terfragmentasi atau terpotong-potong oleh pembangunan jalan dan pemukiman.
Kukang Kalimantan adalah satwa endemik, artinya satwa ini hanya dapat ditemukan di pulau Kalimantan dan tidak ada di belahan dunia mana pun secara alami.
Statusnya saat ini masuk dalam kategori langka dan sangat dilindungi oleh undang-undang di Indonesia.
Ancaman utama bagi mereka bukan hanya tersengat listrik, tetapi juga perdagangan satwa liar dan hilangnya habitat hutan primer yang menjadi rumah mereka.
