KediriNews.com – Pada tanggal 5 November 2025, masyarakat Kecamatan Kota mengalami kejadian tak terduga yang menyebabkan listrik padam selama sehari penuh. Peristiwa ini berawal dari ledakan trafo yang terjadi di area tersebut, sehingga memicu gangguan sistem kelistrikan secara keseluruhan. Akibatnya, warga terpaksa menjalani hari tanpa aliran listrik, termasuk dalam kegiatan sehari-hari dan aktivitas bisnis.
Sejumlah sumber lokal melaporkan bahwa ledakan trafo terjadi sekitar pukul 10.00 pagi. Saat itu, warga mulai merasakan perubahan mendadak dalam pasokan listrik. Beberapa orang yang sedang bekerja atau beraktivitas di luar rumah langsung menghubungi petugas PLN setempat untuk mengetahui penyebabnya. Namun, hingga siang hari, tidak ada respons resmi yang diberikan oleh pihak pengelola jaringan listrik.
“Kami belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut karena masih melakukan pemeriksaan awal,” ujar salah satu teknisi PLN kepada wartawan setempat. “Tapi kami sedang mempercepat proses perbaikan agar listrik bisa kembali menyala.”
Dalam situasi seperti ini, banyak warga yang harus beradaptasi dengan kondisi tanpa listrik. Pasar tradisional di sekitar kecamatan menjadi ramai, meskipun tidak semua pedagang bisa beroperasi. Banyak dari mereka yang memilih menggunakan sumber daya alternatif seperti generator atau lilin untuk tetap menjalankan usaha.
Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa ini juga memengaruhi layanan internet dan komunikasi. Jaringan seluler terganggu, sehingga membuat beberapa warga kesulitan mengakses informasi penting. Bahkan, layanan kesehatan di beberapa puskesmas juga terganggu karena ketergantungan pada aliran listrik.
Pemkot setempat langsung mengambil langkah darurat dengan mengimbau warga untuk tetap tenang dan menjaga ketertiban. Mereka juga menyiapkan bantuan logistik seperti air minum dan makanan ringan bagi warga yang terdampak. Selain itu, pihak kepolisian turut berjaga-jaga di sekitar area yang rawan kepadatan.
“Kami sedang berkoordinasi dengan PLN untuk segera memperbaiki kerusakan,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah (UMKM) Kecamatan Kota. “Sekali lagi, kami minta warga bersabar dan tidak panik.”
Berdasarkan pengamatan, kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat akan pentingnya persiapan menghadapi gangguan infrastruktur. Terlebih, kejadian serupa pernah terjadi di daerah lain, seperti di Bekasi, Jakarta, dan Aceh Tamiang. Di sana, ledakan trafo atau kerusakan akibat bencana alam juga menyebabkan pemadaman listrik yang cukup lama.
Beberapa ahli energi menyarankan agar masyarakat lebih waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar. Misalnya, jika ada tanda-tanda kerusakan pada trafo atau kabel listrik, segera laporkan ke pihak berwajib. Hal ini dapat membantu mencegah terjadinya insiden serupa di masa depan.
Selain itu, pemerintah dan PLN perlu meningkatkan pengawasan dan perawatan rutin terhadap infrastruktur kelistrikan. Dengan begitu, risiko kejadian serupa bisa diminimalkan, dan masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
