KediriNews.com – Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) yang menjadi kandang baru klub sepak bola lokal, Persik Kediri, terus berjalan dengan pesat. Di tengah progres pembangunan, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan bahwa stadion megah ini akan selesai pada tahun 2027. Namun, pada 2025, pihak pemerintah kabupaten telah menyiapkan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk menyelesaikan zona A dan Rp3 miliar untuk pembangunan akses jalan penunjang.
“Tahun 2025 ini kita anggarkan Rp 10 miliar untuk menyelesaikan zona A dan Rp3 miliar untuk pembangunan jalan,” ujar Mas Dhito dalam keterangan tertulis, Kamis (3/7/2025). Zona A merupakan bagian vital karena menjadi ruang bagi para pemain, termasuk ruang ganti, pintu masuk utama, serta instalasi sistem mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP).
Progres Pembangunan yang Menjanjikan
Secara keseluruhan, progres pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati saat ini telah mencapai sekitar 30 persen. Pekerjaan yang dilakukan mencakup struktur bangunan baik bagian dalam maupun luar stadion. Seluruh proses pembangunan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kediri.
Mas Dhito menyatakan bahwa setiap tahun pembangunan stadion terus berjalan. Pada 2026, pemerintah mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp71 miliar untuk melanjutkan pembangunan, sedangkan pada 2027 diperkirakan dana yang dibutuhkan mencapai Rp89 miliar. Fokus pekerjaan pada 2026 akan berupa pemasangan atap stadion, instalasi sistem MEP, serta pengembangan kawasan atau site development. Sementara itu, pada 2027, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan single seat, penyempurnaan sistem MEP, dan site development.
“Saya memastikan pembangunan stadion ini akan selesai pada tahun 2027,” tegas Mas Dhito, seperti dikutip dari jatimnow.com.
Perencanaan Infrastruktur Pendukung
Selain fokus pada pembangunan inti stadion, pemerintah juga memberikan perhatian besar terhadap infrastruktur pendukung. Salah satunya adalah pembangunan akses jalan di depan stadion dengan lebar 7 meter ditambah bahu jalan masing-masing 1 meter. Jalan ini nantinya akan ditembuskan dengan akses jalan provinsi.
Pembebasan lahan dengan panjang 675 meter untuk menembus jalan provinsi ini telah dilakukan pada 2024 lalu. “Tahun kemarin kita telah membebaskan lahan (akses tembus Jalan Provinsi) dengan anggaran Rp 13 miliar,” tambahnya.
Visi Masa Depan
Dengan hadirnya Stadion Gelora Daha Jayati, Bupati Kediri berharap agar stadion ini dapat menjadi episentrum baru di wilayah Kediri. Konsep stadion yang mengusung sport, business, dan entertainment diharapkan mampu meningkatkan prestasi olahraga di daerah tersebut.
Mas Dhito juga menegaskan bahwa stadion ini tidak hanya digunakan untuk pertandingan sepak bola, tetapi juga bisa menjadi tempat penyelenggaraan acara lain tanpa merusak rumput lapangan. Hal ini menunjukkan bahwa stadion akan dirancang secara fleksibel dan ramah lingkungan.
Sinergi dengan Komunitas Sepak Bola
Pembangunan stadion ini juga didukung oleh komunitas suporter Persik dan manajemen klub. Dalam beberapa kali kunjungan, pihak suporter dan manajemen memberikan masukan penting terkait desain dan fasilitas yang dibutuhkan.
Ketua Aliansi Suporter Persik, Bagoest Hoetomo, menyampaikan bahwa ajakan Bupati Kediri untuk meninjau stadion bersama merupakan wujud keterbukaan dalam menerima masukan. “Berarti Mas Bup juga ingin mendengarkan semuanya,” katanya.
Dengan sinergi yang tercipta antara pemerintah, klub, dan suporter, diharapkan stadion baru ini dapat menjadi saksi bisu dari perkembangan sepak bola Kediri. Nantinya, penonton akan menikmati fasilitas seperti single seat yang membuat pengalaman menonton lebih nyaman.
Penutup
Progres pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati terus berjalan sesuai rencana. Dengan target selesai pada tahun 2027, stadion ini akan menjadi salah satu ikon olahraga di Kediri. Dengan fasilitas modern dan infrastruktur yang lengkap, stadion ini diharapkan mampu meningkatkan prestasi olahraga lokal, khususnya Persik dan Persedikab.
Dari segi konsep, stadion ini tidak hanya menjadi tempat pertandingan, tetapi juga pusat kegiatan olahraga dan hiburan. Dengan demikian, Stadion Gelora Daha Jayati akan menjadi bagian penting dalam mengembangkan potensi olahraga di wilayah Kediri.
