Sosok Andi Muhammad Farid Ketua DPRD dilaporkan aniaya pejabat BKPSDM, lempar dan tendang korban

Ringkasan Berita:

  • Ketua DPRD Soppeng, Andi Muhammad Farid, diduga terlibat penganiayaan terhadap pejabat BKPSDM Soppeng.
  • Korban mengaku mengalami kekerasan fisik di ruang kerjanya dan telah melapor ke kepolisian.
  • Hingga kini, pihak terduga belum memberikan klarifikasi resmi atas tudingan tersebut.

 

Nama Andi Muhammad Farid, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Soppeng, menjadi sorotan publik setelah terseret dugaan kasus penganiayaan terhadap seorang pejabat daerah.

Sosoknya ramai diperbincangkan usai muncul laporan yang menyebut dirinya diduga melakukan kekerasan terhadap Rusman, Kepala Bidang Pengadaan dan Pemberhentian di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Soppeng.

Insiden tersebut disebut terjadi di kantor BKPSDM Soppeng yang beralamat di Jalan Pakkanrebete Nomor 90, Watansoppeng.

Lokasi kantor tersebut diketahui hanya berjarak sekitar 750 meter dari Kantor DPRD Soppeng.

Dugaan penganiayaan ini mencuat setelah beredar dua video pengakuan Rusman yang menyatakan dirinya mengalami tindak kekerasan secara langsung.

Dalam keterangannya, Rusman mengungkapkan peristiwa tersebut bermula saat Andi Muhammad Farid mendatangi ruang kerjanya.

“Dia masuk ke ruangan saya tanyakan soal administrasi pegawai. Saya dilempar kursi saat itu, bahkan sempat ditendang juga,” ujar Rusman.

Merasa dirugikan, Rusman mengaku telah menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Ia menyebut laporan yang dibuat berkaitan dengan dugaan penganiayaan dan ancaman.

“Saya sudah melapor ke Polres. Pengancaman dan penganiayaan,” paparnya.

Selain laporan resmi, Rusman juga menunjukkan bekas luka yang diduga akibat tindakan kekerasan tersebut.

Ia menegaskan bahwa pemeriksaan medis telah dilakukan sebagai bagian dari proses hukum.

“Sudah ada hasil visum,” singkatnya.

Sementara itu, pihak media telah berupaya menghubungi Andi Muhammad Farid untuk meminta klarifikasi terkait dugaan tersebut.

Upaya konfirmasi dilakukan melalui sambungan telepon dan pesan singkat WhatsApp.

Namun hingga berita ini diterbitkan, Ketua DPRD Soppeng tersebut belum memberikan tanggapan atau pernyataan resmi.

Begitupula dengan Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra, juga belum memberikan keterangan terkait dugaan penganiayaan dan pengancaman itu.

Sekedar diketahui, Andi Muhammad Farid, merupakan politisi muda di Soppeng.

Ia baru pertama kali maccaleg dan langsung terpilih.

Tak hanya itu, Andi Farid, juga langsung menduduki kursi Ketua DPRD Soppeng.

 

Profil Andi Muhammad Farid

Andi Muhammad Farid, S.Sos adalah salah satu politisi muda berbakat dari Partai Golkar yang mewakili Daerah Pemilihan I, Kecamatan Lalabata.

Sosoknya dikenal karismatik, ramah, dan bersahaj membuat namanya cukup familiar di kalangan masyarakat Soppeng.

Putra pasangan H. A. Kaswadi Razak, S.E. dan Hj. Nurjannah itu lahir di Soppeng pada 19 Mei 1998.

Kaswadi Razak adalah Bupati Soppeng periode 2016–2021 dan 2021–2024.

Ia menjabat untuk periode kedua sejak 26 Februari 2021 setelah dilantik Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar.

Perjalanan pendidikan Farid dimulai di SD Negeri 3 Lemba, lalu dilanjutkan ke SMP Nusantara.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah pertama, ia melanjutkan studi di Bosowa School Makassar.

Semangat belajarnya mengantarkannya menjadi mahasiswa di Universitas Hasanuddin dan berhasil meraih gelar Sarjana Sosial di bidang Sosiologi.

Selain aktif di dunia akademik, Andi Muhammad Farid juga aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan.

Beberapa di antaranya adalah BPC HIPMI Soppeng, DPD II AMPI Soppeng, IOF Pengcab Soppeng, dan AMPG Soppeng.

Pada Pemilu 2024, ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif untuk DPRD Kabupaten Soppeng dari Dapil I Kecamatan Lalabata.

Berkat kegigihannya, serta dukungan penuh dari keluarga dan masyarakat, ia terpilih dan kini menjabat sebagai Ketua DPRD Soppeng Periode 2024–2029.

Baginya, partisipasi aktif dan kerja sama antar elemen pemerintahan dan masyarakat adalah kunci untuk menjalankan tugas dan mewujudkan harapan bersama.

 Ia juga memiliki komitmen kuat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama aspirasi kaum muda yang menjadi bagian penting dari masa depan daerah.

BIODATA :

NAMA LENGKAP : H. A. MUHAMMAD FARID, S.Sos.

PARTAI : GOLKAR

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL I

TEMPAT / TANGGAL LAHIR : Soppeng, 19-05-1998

PENDIDIKAN TERAKHIR : S 1

LATAR BELAKANG SEBELUM DUNIA POLITIK :

KETUA AMPG

KETUA AMPI

KETUA HIPMI. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com

Pos terkait