Sejarah uang dalam peradaban manusia cukup panjang. Alat tukar utama dalam transaksi jual-beli ini mengalami banyak transformasi sebelum menjadi bentuk kertas dan koin seperti sekarang lho detikers. Bahkan, di era super canggih ini pembayaran bisa dilakukan secara digital melalui gawai tanpa menggunakan uang dalam bentuk fisik.
Sejarah perkembangan uang di dunia terbagi ke dalam enam tahapan, yakni pra barter, barter, uang barang, uang pasca barang, uang logam, dan uang kertas. Berikut penjelasan lengkapnya:
-
Tahap Pra Barter
Pada tahap ini, manusia memenuhi kebutuhannya sendiri tanpa bergantung pada orang lain. Mereka berburu dan mengumpulkan bahan pangan sendiri. Tidak ada sistem pertukaran atau alat tukar yang digunakan. -
Tahap Barter
Di tahap barter, manusia mulai menyadari bahwa mereka membutuhkan orang lain dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal tersebut selaras dengan prinsip manusia sebagai makhluk sosial. Di masa ini, manusia saling tukar menukar barang sesuai kesepakatan untuk memenuhi kebutuhan hidup selama beberapa hari ke depan. -
Tahap Uang Barang
Semakin berkembang pemikiran manusia, mereka mulai mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan karena ketidakcocokan dalam transaksi barter. Oleh karenanya, manusia mulai menggunakan barang seperti kulit, kerang, kopi, garam, manik-manik, hingga hasil pertanian lainnya yang digunakan sebagai upah atau gaji bagi para pekerja. Barang-barang tersebut lantas dijadikan alat transaksi yang disepakati oleh masyarakat. -
Tahap Uang Pasca Barang
Uang barang memiliki kelemahan mudah rusak dan tidak tahan lama. Maka dari itu, mulailah manusia mencari barang yang memiliki ketahanan lebih lama, yakni besi. Salah satu contoh adalah uang mata panah yang digunakan oleh bangsa Olibia di Ukraina pada abad 7 Sebelum Masehi. Uang ini digunakan sebagai mata uang resmi di daerah yang dikenal dengan nama Great Scythia. -
Tahap Uang Logam
Pada abad ke-6 Sebelum Masehi, bangsa Lydia menciptakan uang logam pertama kali. Uang logam ini tercetak dari elektrum, campuran emas 75% dan perak 25% dengan gambar singa. Uang logam ini disebut Stater atau Standar dengan bentuk pejal. Selain bangsa Lydia, masyarakat Aztec dan Yunani juga membuat koin versinya sendiri. Yunani menjadi cikal bakal pembuatan uang koin yang dikenal hingga saat ini karena mereka membuatnya dengan bentuk menarik. -
Tahap Uang Kertas
Seiring berjalannya waktu, mulailah timbul kesulitan ketika jumlah uang logam semakin dibutuhkan padahal jumlah logam mulia sebagai bahan dasar uang sangat terbatas. Akhirnya, penggunaan uang logam sulit dilakukan untuk transaksi dalam jumlah besar. Dari situ diciptakanlah uang kertas. Cina dianggap sebagai bangsa yang pertama kali menemukannya, yaitu sekitar abad pertama Masehi pada masa Dinasti T’ang. Penemunya ialah Ts’ai Lun.
Kapan Uang Kertas Mulai Beredar di Indonesia?
Maklumat Presiden Republik Indonesia pada 3 Oktober 1945 menentukan jenis-jenis uang yang sementara berlaku sebagai alat pembayaran yang sah. Saat itu, Indonesia memiliki empat mata uang yang sah. Pengerjaan Oeang Republik Indonesia (ORI) dimulai pada Januari 1946. Melalui Keputusan Menteri Keuangan tanggal 29 Oktober 1946 ditetapkan berlakunya uang ORI secara sah mulai 30 Oktober 1946 pukul 00.00. Undang-Undang tanggal 1 Oktober 1946 menetapkan penerbitan ORI.
Itulah pembahasan mengenai sejarah uang kertas beserta informasi. Semoga dapat menambah wawasan detikers ya!
