Safa Marwah ungkap dampak namanya terseret skandal perselingkuhan Ridwan Kamil, sang selebgram akui malu akan hal ini

Safa Marwah ungkap dampak namanya terseret skandal perselingkuhan Ridwan Kamil. Sang selebgram akui malu akan hal ini.

Selebgram Safa Marwah diketahui ikut terseret dalam isu skandal perselingkuhan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Perempuan satu ini disebut-sebut menjadi salah satu orang yang jadi simpanan dari suami Atalia Praratya itu.

Hal ini berawal saat Lisa Mariana menyebut ada perempuan berinisial “S” diduga memiliki hubungan dekat dengan Ridwan Kamil. Banyak netizen yang kemudian berspekulasi bahwa orang tersebut merupakan Safa Marwa.

Setelah pemberitaan kian ramai, Safa akhirnya buka suara. Sahabat dari Dinar Candy ini kemudian menegaskan bahwa tuduhan yang ditujukan kepadanya itu merupakan kebohongan.

Adapun, dampak dari gosip tersebut begitu disayangkan oleh Safa Marwah. Selebgram satu ini mengaku malu kepada keluarganya lantaran kena cap sebagai perebut lelaki orang (pelakor).

“Dampaknya sih malu aja, apalagi sama keluarga gitu kan. Takutnya disangkanya betul,” ucap Safa, dikutip dari Tribunseleb.

“Apalagi kan kalau capnya pelakor apa segala macam di Indonesia udah jelek banget kan. Malunya itu sih, dampaknya malu sama keluarga,” sambungnya.

Meski begitu, Safa Marwah mengaku tak terlalu mendengarkan penilaian dari orang lain. Selain itu, dia mengatakan bahwa pekerjaannya ikut terkena imbas lantaran namanya terseret skandal Ridwan Kamil tersebut.

“Kalau sama teman apa netizen itu udah enggak peduli, karena kan ya enggak kenal juga gitu. Sempat aku kan kadang kerja live streaming ya. Live streaming kadang takutnya karena lagi ramai aku live, aku di-bully jadi enggak fokus ke jualan baju aku,” jelas Safa.

“Jadi takutnya nge-bully aku gitu. Jadi aku sempat ya keganggu juga sih ke pekerjaan ya,” bebernya.

Safa Marwah sendiri kemudian menceritakan bagaimana awalnya dia bisa dekat dengan Ridwan Kamil. Dia menjelaskan bahwa dirinya sempat beberapa kali bertemu mantan gubernur itu dalam sebuah acara resmi.

 

“Saya bertemu dengan Bapak Ridwan Kamil dari tahun 2001 sampai 2005 hanya tiga kali. Itu pun semuanya dalam acara resmi. Pertama, saat acara buka puasa bersama di Kota Bandung,” ungkapnya.

“Kedua, ketika menghadiri acara kampanye beliau pada Pilgub DKI. Saat itu saya menjadi bagian dari tim sukses, tepatnya tim sukses Bapak Ridwan Kamil,” lanjut Safa.

Safa menegaskan bahwa hubungannya dengan Ridwan Kamil tak bisa disebut dekat dan dia mengaku hanya sekedar mengenal. Menurutnya, seluruh pertemuan itu berlangsung dalam konteks formal dan terbuka.

“Kedekatan saya dengan Bapak Ridwan Kamil juga bukan berarti dekat sekali. Maksudnya, saya hanya sekadar mengenal dan pernah bertemu beberapa kali,” jelas Safa Marwah.

“Itu pun selalu dalam acara resmi, bukan pertemuan pribadi atau bertemu berdua seperti yang dibayangkan netizen,” sambungnya.

Dalam skandal perselingkuhan Ridwan Kamil ini, Safa kemudian sempat digadang-gadang akan diperiksa oleh Komisi Pembertantasan Korupsi (KPK). Hal ini masih berkesinambungan dengan kasus Ridwan Kamil yang diduga melakukan korupsi iklan Bank BJB.

Melansir dari Kompas.com, atas hal itu, Safa menegaskan bahwa dia tak merasa takut jika sampai dipanggil KPK. Hal ini karena dia menyebutkan bahwa dirinya memang tak pernah menerima apa pun dari Ridwan Kamil.

“Lisa (Mariana) ada komen di IG aku, ‘kamu enggak mau ngaku karena takut kena surat KPK ya?’ Silakan aja, bapak KPK nyuratin aku, dicek,” kata Safa Marwah.

“Enggak ada aku dikasih apa pun dari beliau, dan enggak ada hubungan apa pun dengan beliau,” ujarnya. (*)

Pos terkait